Hari Jadi Pamekasan ke-496, Founder Bashra BIP Dorong Pelestarian Budaya Lokal

- Wartawan

Selasa, 3 November 2026 - 18:12 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Hari Jadi Pamekasan ke-496, Founder Bashra BIP Dukung Pelestarian Budaya Lokal

Hari Jadi Pamekasan ke-496, Founder Bashra BIP Dukung Pelestarian Budaya Lokal

PAMEKASAN, MADURA HARI INI – Founder Bashra BIP (Bani Insan Peduli), H. Ali Zainal Abidin atau yang akrab disapa Bang Ali, mengajak masyarakat Pamekasan untuk menjaga persatuan, memperkuat persaudaraan, dan meningkatkan kepedulian sosial.

Pesan tersebut disampaikannya dalam kegiatan Malam Kemilau Madura (Pesona Budaya Pamekasan) di Alun-Alun Monumen Arek Lancor, Kabupaten Pamekasan, Senin (3/11/2026).

Kegiatan tersebut merupakan bagian dari rangkaian peringatan Hari Jadi ke-496 Kabupaten Pamekasan.

ADVERTISEMENT

ads.

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dalam sambutannya, Bang Ali mengingatkan masyarakat agar tidak mudah terpecah belah akibat perbedaan. Menurut dia, persatuan dan persaudaraan menjadi modal penting dalam mewujudkan kehidupan masyarakat yang harmonis serta mendukung pembangunan daerah.

Untuk memperkuat pesannya, ia mengutip Al-Qur’an Surah Ali Imran ayat 103:

BACA JUGA :  Ganggu Bisnis, Ternyata Ini Alasan Bos HM Sampoerna Minta Masyarakat Stop Beli Rokok Ilegal

وَاعْتَصِمُوْا بِحَبْلِ اللّٰهِ جَمِيْعًا وَّلَا تَفَرَّقُوْا ۖ
Wa’tashimū bihablillāhi jamī’an wa lā tafarraqū.

Artinya: “Dan berpegang teguhlah kamu semuanya pada tali (agama) Allah dan janganlah kamu bercerai-berai.”

Bang Ali menyampaikan bahwa pesan dalam ayat tersebut perlu diterapkan dalam kehidupan sehari-hari, tidak sebatas dibaca atau diucapkan. Ia menilai, menjaga persatuan membutuhkan ketulusan, sikap saling menghormati, serta kesediaan untuk menjaga hubungan baik di tengah perbedaan.

Ia juga menekankan bahwa persaudaraan tidak cukup diwujudkan melalui pertemuan, jabat tangan, ataupun saling menyapa.

Lebih dari itu, persaudaraan perlu ditunjukkan melalui kepedulian dan tindakan nyata, terutama ketika ada sesama yang membutuhkan bantuan.

Menurut Bang Ali, kemajuan daerah tidak hanya dapat dilihat dari pembangunan infrastruktur maupun penyelenggaraan kegiatan besar. Kerukunan, solidaritas, dan kepedulian sosial masyarakat juga merupakan bagian penting dalam membangun daerah.

BACA JUGA :  Kepsek MTsN 3 Pamekasan Sambut Hangat Legislator Hj. Ansari

Dalam kesempatan tersebut, ia turut menyampaikan apresiasi dan doa kepada Bupati Pamekasan beserta Wakil Bupati Pamekasan. Ia berharap Kabupaten Pamekasan semakin berkembang, kesejahteraan masyarakat meningkat, serta persatuan antarelemen masyarakat tetap terjaga.

Selain menyampaikan pesan tentang persatuan, Bang Ali juga menunjukkan dukungannya terhadap pelestarian budaya lokal. Secara pribadi, ia memberikan hadiah sebesar Rp10 juta kepada kelompok Musik Daul Pamekasan yang diwakili grup Semut Ireng.

Pemberian tersebut merupakan bentuk apresiasi terhadap para pelaku seni yang turut menjaga dan memperkenalkan kesenian tradisional Madura.

Bang Ali menilai, budaya lokal merupakan bagian dari identitas masyarakat yang perlu dilestarikan. Dukungan terhadap para pelaku seni, menurut dia, menjadi salah satu upaya untuk menjaga keberlangsungan tradisi agar tetap dikenal oleh generasi mendatang.

BACA JUGA :  Pelarian Terduga Pelaku Investasi Seblak Moms Iphiie Berakhir, Polres Pamekasan Berhasil Meringkus

Malam Kemilau Madura menjadi salah satu rangkaian kegiatan peringatan Hari Jadi Kabupaten Pamekasan yang menghadirkan seni dan tradisi lokal sebagai bagian dari upaya memperkenalkan kekayaan budaya daerah.

Menutup sambutannya, Bang Ali menyampaikan permohonan maaf kepada para tamu undangan dan masyarakat Pamekasan apabila terdapat perkataan maupun sikap yang kurang berkenan.

Ia berharap semangat kebersamaan tidak hanya hadir dalam momentum perayaan hari jadi, tetapi juga terus diwujudkan dalam kehidupan sehari-hari melalui sikap saling menghormati, membantu, dan menjaga persaudaraan.

Menurut dia, pembangunan daerah perlu berjalan seiring dengan penguatan hubungan sosial dan kepedulian antarsesama agar tercipta masyarakat Pamekasan yang rukun, sejahtera, dan bermartabat.

Berita Terkait

Kasus Dugaan Jual Beli Jabatan Mengatasnamakan Bupati Pamekasan Menggantung
Tak Ditemui Kepala Bea Cukai Jatim I, GAPM-LIRA-GMB Buka Posko dan Siapkan Langkah Hukum
Usai Penetapan Tersangka, Polres Pamekasan Pasang Plang dan Sita Lahan TKD di Desa Majungan
Kejari Periksa Eks Pj Bupati Sampang Soal Kasus Dugaan Korupsi Proyek SMP
Jurnalis Independen Pamekasan Siap Kawal Tambang Ilegal di Pamekasan, Berikut 6 Rekomendasi
Kuasa Hukum Pelapor Percayakan Penanganan Kasus Pengancaman di Plakpak ke Polres Pamekasan
Polisikan Dugaan Jual Beli Jabatan Pemkab Pamekasan, Banyak Pejabat Disebut Bayar ke Orang Dekat Bupati
BAPER Demo Bupati Pamekasan, Kasus Dugaan Jual Beli Jabatan Ratusan Juta

Berita Terkait

Rabu, 4 November 2026 - 22:30 WIB

Kasus Dugaan Jual Beli Jabatan Mengatasnamakan Bupati Pamekasan Menggantung

Selasa, 3 November 2026 - 19:18 WIB

Tak Ditemui Kepala Bea Cukai Jatim I, GAPM-LIRA-GMB Buka Posko dan Siapkan Langkah Hukum

Selasa, 3 November 2026 - 18:12 WIB

Hari Jadi Pamekasan ke-496, Founder Bashra BIP Dorong Pelestarian Budaya Lokal

Minggu, 1 November 2026 - 07:43 WIB

Kejari Periksa Eks Pj Bupati Sampang Soal Kasus Dugaan Korupsi Proyek SMP

Minggu, 1 November 2026 - 07:00 WIB

Jurnalis Independen Pamekasan Siap Kawal Tambang Ilegal di Pamekasan, Berikut 6 Rekomendasi

Berita Terbaru

Bupati Pamekasan Jadikan Hari Jadi ke-496 Momentum Percepatan Pembangunan

Politik dan Pemerintahan

Bupati Pamekasan Jadikan Hari Jadi ke-496 Momentum Percepatan Pembangunan

Selasa, 3 Nov 2026 - 19:23 WIB