Forkot Demo Soroti Dugaan Kejanggalan Anggaran di Kantor Bapperida Pamekasan, Ini 3 Poin yang Dipersoalkan!

- Wartawan

Selasa, 27 Januari 2026 - 13:44 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Forum Kota (Forkot) Pamekasan menggelar aksi demonstrasi di Kantor Badan Perencanaan Pembangunan, Riset, dan Inovasi Daerah (Bapperida) Kabupaten Pamekasan, Selasa (27/1/2026). Namun dalam aksi tersebut, massa tidak ditemui langsung oleh Kepala Bapperida Pamekasan.

Forum Kota (Forkot) Pamekasan menggelar aksi demonstrasi di Kantor Badan Perencanaan Pembangunan, Riset, dan Inovasi Daerah (Bapperida) Kabupaten Pamekasan, Selasa (27/1/2026). Namun dalam aksi tersebut, massa tidak ditemui langsung oleh Kepala Bapperida Pamekasan.

PAMEKASAN, Madura Hari Ini– Forum Kota (Forkot) Pamekasan menggelar aksi demonstrasi di Kantor Badan Perencanaan Pembangunan, Riset, dan Inovasi Daerah (Bapperida) Kabupaten Pamekasan, Selasa (27/1/2026). Namun dalam aksi tersebut, massa tidak ditemui langsung oleh Kepala Bapperida Pamekasan.

Dalam aksinya, Ketua Forkot Samsul Arifin atau disapa Gerad menyampaikan tiga persoalan utama yang dinilai bermasalah. Pertama, perubahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Tahun 2025 yang disebut hanya menguntungkan Bupati Pamekasan. Kedua, kegiatan renovasi kantor pada Tahun Anggaran 2024. Ketiga, pengadaan barang dan jasa Tahun 2024 yang diduga sarat kejanggalan.

BACA JUGA :  Seleksi Ketua Kloter Haji Pamekasan Dinilai Bermasalah, Ini Kata Abdul Halim

Forkot menegaskan bahwa Bapperida memiliki peran strategis dalam membantu bupati, khususnya dalam penyusunan, pengendalian, monitoring, serta evaluasi perencanaan pembangunan daerah. Tugas tersebut mencakup perumusan kebijakan dan koordinasi lintas Organisasi Perangkat Daerah (OPD).

ADVERTISEMENT

ads.

SCROLL TO RESUME CONTENT

Namun demikian, Forkot menilai kebijakan yang dijalankan Bapperida justru diduga banyak melanggar ketentuan dalam Perubahan Anggaran Keuangan (PAK) APBD 2025.

Dugaan kejanggalan tersebut, menurut Forkot, terlihat dari sejumlah kegiatan yang beraroma proyek fisik di beberapa OPD, seperti Dinas Pendidikan, Dinas Pertanian, serta Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (DPRKP).

BACA JUGA :  Sejumlah Warga di Sampang Keluhkan Penyaluran Bantuan, Kenapa?

Forkot juga menduga tim anggaran Bapperida telah memanfaatkan peran strategisnya dengan menyisipkan kode kegiatan di sejumlah dinas. Praktik tersebut dinilai berpotensi mengarah pada dugaan pembagian anggaran yang tidak transparan dan sarat kepentingan.

“Pembagian anggaran ini kami duga kuat dijadikan alat kepentingan kelompok tertentu, termasuk kepentingan DPRD dan kepala daerah,” tegas Gerad dalam aksi tersebut.

Forkot meminta agar aparat penegak hukum dan lembaga pengawas segera turun tangan untuk mengusut dugaan penyimpangan anggaran tersebut.

BACA JUGA :  Pelaku pembacokan di Pamekasan Berhasil Diamankan, Ternyata ini Motifnya

Mereka juga menuntut Bapperida Pamekasan membuka secara transparan seluruh proses perencanaan dan penganggaran daerah.

Kasubag Baperida Pamekasan yang menemui massa aksi Forkot, Faros menyampaikan bahwa pihaknya akan menyampaikan aspirasi pendemo tersebut ke atasannya. Sebab Kepala Bapperida Pamekasan masih memiliki agenda Dinas di luar kota.

“Saya tidak punya wewenang merespon terhadap tuntutan, karena bukan wewenang saya, tapi saya sampaikan nanti ke atasan,” ujarnya, singkat.

Berita Terkait

BMM Kritik Kepemimpinan Bupati Pamekasan Lewat Acara Seminar “Poligami Anggaran dan Etika”
Menkop Kukuhkan KITMAS Pamekasan Sebagai Koperasi Tembakau Pertama di Indonesia
PWI Pamekasan Semarakkan Puncak HPN 2026 dengan Talkshow Pentahelix
SPPG Garuda Jaya Abadi Pamekasan Luruskan Menu MBG yang Disorot Tak Sesuai Standar
Kang Ojol, Becak hingga Jukir di Sumenep Bahagia Terima Sembako dari Yayasan BIP
Subhanallah, Yayasan BIP Santuni Ribuan Anak Yatim di Sumenep
Ini Syarat Pengambilan Motor yang Terjaring Razia Polres Pamekasan
Tipidkor Polres Pamekasan Disorot, Kasus Perusakan Lahan Tak Kunjung Naik Tahap Penyidikan

Berita Terkait

Rabu, 25 Februari 2026 - 14:27 WIB

BMM Kritik Kepemimpinan Bupati Pamekasan Lewat Acara Seminar “Poligami Anggaran dan Etika”

Minggu, 22 Februari 2026 - 02:12 WIB

Menkop Kukuhkan KITMAS Pamekasan Sebagai Koperasi Tembakau Pertama di Indonesia

Rabu, 18 Februari 2026 - 08:24 WIB

PWI Pamekasan Semarakkan Puncak HPN 2026 dengan Talkshow Pentahelix

Selasa, 17 Februari 2026 - 22:36 WIB

SPPG Garuda Jaya Abadi Pamekasan Luruskan Menu MBG yang Disorot Tak Sesuai Standar

Senin, 16 Februari 2026 - 12:49 WIB

Kang Ojol, Becak hingga Jukir di Sumenep Bahagia Terima Sembako dari Yayasan BIP

Berita Terbaru

Wabendum Bidang Politik & Demokrasi Badko HMI Jawa Timur (Hasbullah).

Karya

Menjaga Amanat Konstitusi di Tengah Gejolak Global

Senin, 2 Mar 2026 - 19:16 WIB