Seleksi Ketua Kloter Haji Pamekasan Dinilai Bermasalah, Ini Kata Abdul Halim

- Wartawan

Kamis, 25 Desember 2025 - 14:49 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umrah Pamekasan, Abdul Halim.

Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umrah Pamekasan, Abdul Halim.

PAMEKASAN, Madura Hari Ini – Polemik dugaan adanya orang dalam (Ordal) di dalam seleksi Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) 1147 H/2026 M Kabupaten Pamekasan, dijawab langsung oleh kepala Kantor Kementerian Haji dan Umrah Pamekasan.

Sebelumnya, penentuan ketua kloter hingga pembimbing ibadah kloter haji di Pamekasan menuai sorotan tajam dari sejumlah peserta. Salah satu yang disorot yakni terkait peserta dengan nilai Computer Assisted Test (CAT) rendah tapi diloloskan, sedangkan peserta dengan nilai tinggi malah terbuang.

Keputusan meloloskan peserta dengan nilai CAT rendah itu disinyalir ada peran orang dalam (Ordal) yang membantunya. Sebab, salah satu pejabat internal berinisial BS dengan nilai rendah masih saja langgeng.

Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umrah Pamekasan, Abdul Halim mengatakan bahwa pihaknya tidak memiliki kewenangan dalam meloloskan peserta. Artinya tidak ada ordal dalam penentuannya.

“Jadi kami di kementerian haji dan umrah Kabupaten Pamekasan hanya melaksanakan tugas sebagai panitia untuk tes CAT dan administrasi,” ucapnya, Kamis (25/12/2025).

Abdul Halim menjelaskan bahwa tiap bagian itu dibagi kuotanya, bagi peserta PTKI baik negeri maupun swasta itu akan dikumpulkan atau saingannya dengan PTKI seluruh Jawa Timur, baik peserta ketua kloter maupun peserta pembimbing ibadah kloter, sedangkan peserta yang berasal dari kementerian agama atau kementerian haji kabupaten kuotanya kabupaten sehingga saingannya peserta yang berasal dari kabupaten.

BACA JUGA :  Rokok Ilegal Platinum Bold Produksi Pamekasan Beredar Luas, Bea Cukai Madura Akan Tindak Tegas

Lanjut Halim, untuk PP Arab Saudi itu persaingannya ditarik pada kuota Jawa Timur sehingga peserta bersaing untuk seluruh Jawa Timur.

“Semua ada 68 pendaftar, jadi ada ketua kloter dan pembimbing ketua kloter dari PTKI kemudian sama-sama saingannya PTKI. Kemudian ada PP arab saudi dan pembimbing ibada kloter, dan ketua kloter dari kabupaten,” jelasnya.

Selanjutnya, Halim menjelaskan bahwa terkait BS yang diloloskan dinilai tidak ada campur tangan ordal, sebab BS masuk kuota Kabupaten.

“Jadi kenapa BS (red. disebut orang internal) lulus meski nilainya lebih rendah, karena BS kuota kabupaten dan saingannya sama-sama kabupaten dan kebetulan kabupaten Pamekasan jatahnya ada tiga ketua kloter. Yang lulus enam tapi nanti diambil tiga,” terangnya.

BACA JUGA :  Pemotongan Bansos PKH di Tlanakan Pamekasan Terus Memanas! Kejari Panggil Kabid Dinsos

Halim memaparkan bahwa seleksi itu dilaksanakan dua kali yakni tingkat Kabupaten dan nantinya dikirim ke kanwil untuk dipilih sesuai dengan ketentuan Kanwil Kementerian Haji Jawa Timur.

“Jadi kami setelah melakukan penilaian baik dari administrasi kemudian dilanjutkan CAT. Nilainya itu direkap kemudian saya kirim seluruhnya ke kementerian haji dan umrah. Kemudian kanwil kementerian jawa timur melakukan pemanggilan bagi peserta yang lulus ke tahap dua, jadi yang menentukan lulus dan tidaknya itu kanwil,” pungkasnya.

Penulis : Redaksi

Berita Terkait

AKP Agus Tinggalkan Jabatan Kasatresnarkoba Polres Pamekasan, Digantikan AKP Suyanto
Disorot Dugaan Jual Beli Titik SPPG di Madura, Harta Slamet Ariyadi Turun Drastis Rp 10 Miliar Jadi Rp 6,1 Miliar
Achsanul Qosasi Hadiri HUT ke-14 Kabar Madura
Demo Mabes Polri, Desak Usut Dugaan Setoran Uang Pengamanan Rokok Ilegal ke Oknum Polisi Pamekasan
Forkot Desak KPK dan Kejagung Periksa Slamet Ariyadi DPR RI Dugaan Jual Beli Titik SPPG di Madura
Bidik Kapasitas Anggota, Bhayangkari Polres Pamekasan Ikuti Pelatihan Table Manner
Dalami Laporan Dugaan Suap dan Pungli Korwil BGN Pamekasan, Polisi Berpeluang Panggil Sejumlah Kepala Dapur MBG
Diterpa Isu Tak Sedap, Ternyata Master Gym Jadi Tempat Olahraga Profesional di Pamekasan

Berita Terkait

Rabu, 10 Juni 2026 - 17:23 WIB

AKP Agus Tinggalkan Jabatan Kasatresnarkoba Polres Pamekasan, Digantikan AKP Suyanto

Rabu, 10 Juni 2026 - 16:30 WIB

Disorot Dugaan Jual Beli Titik SPPG di Madura, Harta Slamet Ariyadi Turun Drastis Rp 10 Miliar Jadi Rp 6,1 Miliar

Rabu, 10 Juni 2026 - 11:46 WIB

Achsanul Qosasi Hadiri HUT ke-14 Kabar Madura

Selasa, 9 Juni 2026 - 19:11 WIB

Demo Mabes Polri, Desak Usut Dugaan Setoran Uang Pengamanan Rokok Ilegal ke Oknum Polisi Pamekasan

Selasa, 9 Juni 2026 - 14:25 WIB

Forkot Desak KPK dan Kejagung Periksa Slamet Ariyadi DPR RI Dugaan Jual Beli Titik SPPG di Madura

Berita Terbaru

Achsanul Qosasi Hadiri HUT ke-14 Kabar Madura.

Berita

Achsanul Qosasi Hadiri HUT ke-14 Kabar Madura

Rabu, 10 Jun 2026 - 11:46 WIB