Gawat! IRT Ini Akan Laporkan Istri Kedua Kades di Pamekasan Gegara Sindir Lewat Status WhatsApp

- Wartawan

Senin, 6 Oktober 2025 - 21:49 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi.

Ilustrasi.

PAMEKASAN, MADURA HARI INI. Seorang ibu rumah tangga (IRT) berinisial M, berencana melaporkan E, yang disebut-sebut sebagai istri kedua salah satu kepala desa (Kades) di Pamekasan.

M mengaku namanya telah dicemarkan lewat status WhatsApp (WA) yang dibuat oleh E.

“Saya tidak terima, karena status yang dibuat itu seolah-olah menyindir dan menjelekkan saya di depan umum,” ungkap M kepada awak media, Senin (6/10/2025).

ADVERTISEMENT

ads.

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menurut informasi yang dihimpun, E dikenal sebagai pemilik salon & SPA yang juga melayani jasa home service. Sementara M merupakan salah satu pelanggan E sejak beberapa tahun lalu.

BACA JUGA :  Weleh-weleh! Ketua DPRD Pamekasan Jadi Mafia Rokok Ilegal Be Fly Bold

Hubungan keduanya sempat berjalan baik hingga belakangan muncul konflik yang dipicu unggahan di media sosial.

Masalah bermula ketika M mengunggah status WA yang memperlihatkan dirinya tengah mengantar seseorang ke rumah sakit. Tak lama berselang, E diduga menye-creenshot status tersebut dan mengunggah ulang di akun WA miliknya disertai tulisan bernada sindiran:

“Semoga aja sadar… Gak sibuk kepo lagi ngorek ketenangan orang, sekarang Allah buat dia sibuk sama penyakitnya sendiri,” unggahan itu diduga kuat ditujukan kepada M.

Merasa tersindir, M pun mencoba mengonfirmasi langsung lewat pesan pribadi kepada E. Awalnya masih dibalas, namun tak lama kemudian akun E tampak tidak aktif.

BACA JUGA :  Gawat! Proyek Abal-Abal, FARA Seret BPKPD Pamekasan ke Pusaran Aksi Demonstrasi

M yang geram akhirnya mendatangi rumah E di Kelurahan Kowel, Pamekasan, dan adu mulut tak terhindarkan.

“Saya hanya ingin dia minta maaf secara terbuka dan membuat video klarifikasi bersama suaminya (Kades) di semua media sosialnya,” tegas M.

Namun, hingga kini permintaan itu belum dipenuhi oleh E.

BACA JUGA :  Pemecatan Sepihak 10 Perangkat Desa di Kandungdung Sampang Bikin Ricuh, Camat Kabur!

Sementara, belum diketahui pasti jawaban dari E yang dituduh mencemarkan nama baik M yang akan melaporkan kasus tersebut ke ranah hukum bila tidak ada pemerintaan maaf secara terbuka bersama dengan kades tersebut.

Penulis : Al

Berita Terkait

Dalami Laporan Dugaan Suap dan Pungli Korwil BGN Pamekasan, Polisi Berpeluang Panggil Sejumlah Kepala Dapur MBG
Diterpa Isu Tak Sedap, Ternyata Master Gym Jadi Tempat Olahraga Profesional di Pamekasan
Gawat! Proyek Abal-Abal, FARA Seret BPKPD Pamekasan ke Pusaran Aksi Demonstrasi
Dicecar Puluhan Pertanyaan Dugaan Pungli dan Suap, Korwil BGN Pamekasan Diperiksa 10 Jam
Bandel Tak Mau Urus IPAL, 27 Dapur MBG di Sampang Resmi Ditutup
Usulan SKM Kelas 3 Khusus Madura dari Pengusaha Rokok Tuai Polemik, Dinilai Labrak Prinsip Keadilan
Dua Hari Menuju Pemeriksaan, Korwil BGN Pamekasan Siap Beri Keterangan ke Polisi
Ragukan Status Operator, Polres Pamekasan Didesak Naikkan Perkara Kasus PAW Kades Gugul

Berita Terkait

Minggu, 7 Juni 2026 - 13:42 WIB

Dalami Laporan Dugaan Suap dan Pungli Korwil BGN Pamekasan, Polisi Berpeluang Panggil Sejumlah Kepala Dapur MBG

Sabtu, 6 Juni 2026 - 15:41 WIB

Diterpa Isu Tak Sedap, Ternyata Master Gym Jadi Tempat Olahraga Profesional di Pamekasan

Sabtu, 6 Juni 2026 - 14:58 WIB

Gawat! Proyek Abal-Abal, FARA Seret BPKPD Pamekasan ke Pusaran Aksi Demonstrasi

Sabtu, 6 Juni 2026 - 09:57 WIB

Dicecar Puluhan Pertanyaan Dugaan Pungli dan Suap, Korwil BGN Pamekasan Diperiksa 10 Jam

Kamis, 4 Juni 2026 - 16:19 WIB

Usulan SKM Kelas 3 Khusus Madura dari Pengusaha Rokok Tuai Polemik, Dinilai Labrak Prinsip Keadilan

Berita Terbaru