PAMEKASAN, MADURA HARI INI – Harta kekayaan Bupati Pamekasan, Kholilurrahman, tercatat mengalami fluktuasi berdasarkan Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN).
Berdasarkan Laporan Harta Kekayaan Penyelenggaraan Negara (LHKPN) yang dilaporkan ke Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) RI, kekayaannya pernah tercatat sebesar Rp785 juta, meningkat hingga Rp3,89 miliar, dan kini berada di angka Rp3,14 miliar.
Kholilurrahman saat ini menjabat sebagai Bupati Pamekasan periode 2025–2030. Ia dilantik oleh Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa pada 19 Maret 2025 di Gedung Negara Grahadi, Surabaya.
ADVERTISEMENT
.
SCROLL TO RESUME CONTENT
Politikus tersebut bukan sosok baru dalam pemerintahan Kabupaten Pamekasan. Ia pernah menjabat sebagai Bupati Pamekasan pada periode 2008–2013.
Karier politiknya juga mencakup dua periode sebagai anggota DPRD Provinsi Jawa Timur, yakni pada 1999–2004 dan 2004–2008, serta menjadi anggota DPR RI periode 2014–2018 di Komisi VI.
Pada Pilkada Pamekasan 2024, Kholilurrahman kembali maju sebagai calon bupati dengan menggandeng Sukriyanto, politikus Partai Demokrat. Pasangan tersebut kemudian terpilih untuk memimpin Pamekasan pada periode 2025–2030.
Kekayaan Kholilurrahman Sempat Tercatat Rp785 Juta
Berdasarkan data LHKPN yang dicantumkan, nilai kekayaan Kholilurrahman mengalami perubahan dari tahun ke tahun.
Pada 18 Desember 2003, ketika masih berkiprah sebagai anggota DPRD Jawa Timur, harta kekayaannya tercatat sebesar Rp785 juta.
Beberapa tahun kemudian, tepatnya pada 24 Maret 2008, saat awal menjabat sebagai Bupati Pamekasan pada periode pertamanya, kekayaan Kholilurrahman dilaporkan mencapai Rp2.155.400.000 atau sekitar Rp2,15 miliar.
Nilai tersebut kembali meningkat dalam laporan bertanggal 15 Oktober 2015. Saat itu, kekayaannya tercatat sebesar Rp2.379.950.237 atau sekitar Rp2,37 miliar.
Sementara itu, dalam laporan bertanggal 8 Januari 2018, harta kekayaan Kholilurrahman tercatat sebesar Rp1,3 miliar.
Sempat Tembus Rp3,89 Miliar, Kini Rp3,14 Miliar
Lonjakan kekayaan terlihat dalam laporan bertanggal 24 Agustus 2024. Dalam laporan tersebut, harta kekayaan Kholilurrahman tercatat mencapai Rp3.891.540.953 atau sekitar Rp3,89 miliar.
Namun, dalam data terbaru yang menjadi acuan pemberitaan ini, kekayaannya tercatat sebesar Rp3.140.403.256 atau sekitar Rp3,14 miliar.
Dengan demikian, jika dibandingkan dengan angka Rp3,89 miliar pada laporan 2024, nilai kekayaan yang tercantum dalam data terbaru tersebut turun sekitar Rp751,1 juta.
Perubahan angka kekayaan dalam LHKPN dapat dipengaruhi oleh berbagai faktor, termasuk perubahan aset, kewajiban, maupun komponen harta yang dilaporkan.(Ali)











