Pasca Putusan PN Pamekasan, Bangunan Toko yang Berdiri di Tanah Milik Siti Sri Faidah Dibongkar

- Wartawan

Jumat, 16 Januari 2026 - 13:34 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pemilik sah atas sebidang tanah bersama warga Kecamatan Batumarmar, Kabupaten Pamekasan, didampingi kuasa hukum dari Hans Law Firm, melakukan pembongkaran bangunan toko yang berdiri di atas tanah milik Siti Sri Faidah. Tanah tersebut sebelumnya diduga digunakan secara ilegal oleh terpida Sitti Suprapti.

Pemilik sah atas sebidang tanah bersama warga Kecamatan Batumarmar, Kabupaten Pamekasan, didampingi kuasa hukum dari Hans Law Firm, melakukan pembongkaran bangunan toko yang berdiri di atas tanah milik Siti Sri Faidah. Tanah tersebut sebelumnya diduga digunakan secara ilegal oleh terpida Sitti Suprapti.

PAMEKASAN, Madura Hari Ini— Pemilik sah atas sebidang tanah bersama warga Kecamatan Batumarmar, Kabupaten Pamekasan, didampingi kuasa hukum dari Hans Law Firm, melakukan pembongkaran bangunan toko yang berdiri di atas tanah milik Siti Sri Faidah. Tanah tersebut sebelumnya diduga digunakan secara ilegal oleh terpidana Sitti Suprapti.

Pembongkaran dilakukan di lokasi tanah yang berada di Dusun Asem Manis II, Desa/Kelurahan Larangan Tokol, Kecamatan Tlanakan, Kabupaten Pamekasan, sebagai tindak lanjut atas putusan pengadilan yang telah berkekuatan hukum tetap.

Kuasa hukum Siti Sri Faidah, Taufiq Hidayat, menjelaskan bahwa tindakan pembongkaran tersebut telah disesuaikan dengan Putusan Pengadilan Negeri (PN) Pamekasan Nomor 13/Pid.C/2025/PN.

Dalam amar putusannya, majelis hakim menyatakan terpidana Sitti Suprapti terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah melakukan tindak pidana menggunakan tanah tanpa izin dari pihak yang berhak atau kuasanya.

“Sebagai pemilik sah atas tanah tersebut, klien kami berhak melakukan pembongkaran terhadap bangunan yang didirikan tanpa izin oleh terdakwa dan/atau terpidana Sitti Suprapti,” ujar Taufiq kepada wartawan.

Ia menambahkan, sebelum pembongkaran dilakukan, pihaknya telah menempuh upaya persuasif dengan melayangkan surat somasi kepada terpidana pada 29 Desember 2025. Dalam somasi tersebut, terdakwa diminta membongkar bangunan secara mandiri dalam jangka waktu 3 x 24 jam sejak surat diterima.

“Namun hingga batas waktu yang ditentukan, yang bersangkutan tidak melakukan pembongkaran. Oleh karena itu, kami mengambil langkah pembongkaran secara mandiri,” jelasnya.

Taufiq menegaskan, proses pembongkaran dilakukan dengan tetap mengedepankan koordinasi dan komunikasi dengan berbagai pihak, mulai dari pemerintah desa dan kecamatan, hingga aparat penegak hukum, yakni Polsek Tlanakan dan Polres Pamekasan.

BACA JUGA :  Waduh! Sebuah Penampakan Bangunan Rumah di Perumahan Royal Nyalaran Gunakan Galvalum diatas Fasilitas Umum. Bagaimana Menurut DPRKP?

Senada dengan itu, H. Khairil Imam selaku kuasa atas tanah Siti Sri Faidah mengucapkan terima kasih kepada warga sekitar yang turut membantu proses pembongkaran secara mandiri.

Ia menegaskan bahwa seluruh tindakan tersebut dilakukan sesuai prosedur dan telah melalui koordinasi dengan pemerintah setempat serta aparat penegak hukum.

“Kami berharap langkah ini dapat memberikan kepastian hukum serta mencegah terulangnya permasalahan serupa di kemudian hari,” tambahnya.

Saat dilakukan pembongkaran tidak tampak ada aparat kepolisian yang mengawasi. Media ini masih melakukan upaya konfirmasi kepada Kasatreskrim Polres Pamekasan AKP Doni Setiawan.

“Konfirmasi (red) ke Kasi Humas Polres Pamekasan,” ucap AKP Doni, singkat.

Kendati, saat media ini konfirmasi ke Kasi Humas Polres Pamekasan AKP Jupriadi, ia belum memberikan tanggapan apapun hingga berita ini terbit.

BACA JUGA :  Jumat Berkah, Gadai Mas Bangkalan Gelar Aksi Sosial untuk Warga Sekitar

Berita Terkait

Gempar! Video Asusila Dua Sejoli Diduga Pelajar SMP di Pamekasan
Mobil Ambulans Terparkir, Puskesmas Teja Pamekasan Tetap Tolak Antarkan Jenazah Bayi
Heboh “Halo Matahari” Muncul di Langit Pamekasan
Dasar Monyet Tetangga, Bocah 5 Tahun di Sotabar Pamekasan Tewas Usai Diserang
Instruksi Kapolres, Tujuh Gereja di Pamekasan Dijaga Ketat Ratusan Polisi Jelang Perayaan Paskah
Gadis Cantik Kembang Desa, Warga Camplong Sampang Hilang, Keluarga Berharap Kepulangan
Jelang Pernikahan, Wanita Cantik Asal Sampang Mendadak Kabur dan Hilang, Keluarga Terpukul
Polisi Kecolongan, Balon Udara “Marbol Group” Ukuran Jumbo Membahayakan Terbang Bebas

Berita Terkait

Jumat, 17 April 2026 - 00:52 WIB

Gempar! Video Asusila Dua Sejoli Diduga Pelajar SMP di Pamekasan

Selasa, 7 April 2026 - 17:57 WIB

Mobil Ambulans Terparkir, Puskesmas Teja Pamekasan Tetap Tolak Antarkan Jenazah Bayi

Jumat, 3 April 2026 - 16:22 WIB

Heboh “Halo Matahari” Muncul di Langit Pamekasan

Rabu, 1 April 2026 - 23:57 WIB

Dasar Monyet Tetangga, Bocah 5 Tahun di Sotabar Pamekasan Tewas Usai Diserang

Rabu, 1 April 2026 - 15:57 WIB

Instruksi Kapolres, Tujuh Gereja di Pamekasan Dijaga Ketat Ratusan Polisi Jelang Perayaan Paskah

Berita Terbaru