Teror Pocong Bercelurit di Pamekasan, Ini Kata Polisi

- Wartawan

Selasa, 26 Mei 2026 - 11:53 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Teror Pocong Bercelurit di Pamekasan.

Teror Pocong Bercelurit di Pamekasan.

MADURA HARI INI | PAMEKASAN. Warga Kabupaten Gerbang Salam Pamekasan dibuat resah dengan beredarnya sebuah unggahan di media sosial berupa sosok pocong membawa celurit dan mendatangi rumah warga.

Beredarnya foto itu menjadi diperbincangkan warganet hingga memicu berbagai spekulasi di tengah masyarakat.

Unggahan yang viral itu menampilkan latar sebuah rumah warga pada malam hari dengan narasi yang menyebut “Masyarakat dibuat resah usai beredarnya foto pocong bersenjata tajam di Pamekasan.”

Unggahan tersebut beredar luas di platform media sosial dan aplikasi percakapan WhatsApp.

Setelah informasi tersebut menyebar luas, sejumlah warga mengaku sempat khawatir dan mempertanyakan kebenaran unggahan itu.

Menanggapi itu, Polres Pamekasan langsung memberikan klarifikasi resmi.

Kasi Humas Polres Pamekasan, IPDA Yoni Evan Pratama memastikan bahwa informasi mengenai pocong membawa celurit tersebut tidak benar atau hoaks

BACA JUGA :  Konslet! Pria Asal Pamekasan Madura Ditangkap Gegara Kasus LGBT

“Informasi yang beredar itu tidak benar. Sampai saat ini kami tidak menerima laporan terkait kejadian seperti yang ada di media sosial,” ujar IPDA Yoni Evan, Selasa 26 Mei 2026.

Evan menegaskan bahwa masyarakat tidak perlu panik terhadap informasi yang belum jelas kebenarannya.

Kata dia, konten seperti itu sering kali dibuat hanya untuk menarik perhatian publik di media sosial.

BACA JUGA :  MDW Kritik Polisi dalam Kasus Pelecehan Siswa Magang di Bank Jatim Sampang

“Kami meminta masyarakat agar tetap tenang dan tidak mudah percaya terhadap informasi yang belum terverifikasi,” pinta Evan.

Ia juga mengingatkan masyarakat untuk lebih bijak sebelum menyebarkan ulang sebuah unggahan, terutama yang berpotensi menimbulkan keresahan di tengah masyarakat.

“Pastikan dulu sumber informasinya jelas sebelum dibagikan. Jangan sampai ikut menyebarkan hoaks yang akhirnya membuat situasi menjadi tidak kondusif,” tutupnya.

Berita Terkait

Bandel Tak Mau Urus IPAL, 27 Dapur MBG di Sampang Resmi Ditutup
Usulan SKM Kelas 3 Khusus Madura dari Pengusaha Rokok Tuai Polemik, Dinilai Labrak Prinsip Keadilan
Dua Hari Menuju Pemeriksaan, Korwil BGN Pamekasan Siap Beri Keterangan ke Polisi
Ragukan Status Operator, Polres Pamekasan Didesak Naikkan Perkara Kasus PAW Kades Gugul
CV Kopi Mas Sejati Serap Pekerja Lokal, Terus Komitmen Majukan Madura
Sepelekan IPAL, Puluhan Dapur MBG di Sumenep Resmi Ditutup, Ini Daftarnya!
Puncak Dies Natalis UNIRA ke-48, Ribuan Peserta Serbu Fun Bike dan Berburu Hadiah Spektakuler
Bersama Penyidik PNS, Satreskrim Polres Pamekasan Diskusi dan Sosialisasi KUHP dan KUHAP Baru

Berita Terkait

Kamis, 4 Juni 2026 - 18:30 WIB

Bandel Tak Mau Urus IPAL, 27 Dapur MBG di Sampang Resmi Ditutup

Kamis, 4 Juni 2026 - 16:19 WIB

Usulan SKM Kelas 3 Khusus Madura dari Pengusaha Rokok Tuai Polemik, Dinilai Labrak Prinsip Keadilan

Rabu, 3 Juni 2026 - 13:11 WIB

Dua Hari Menuju Pemeriksaan, Korwil BGN Pamekasan Siap Beri Keterangan ke Polisi

Rabu, 3 Juni 2026 - 10:19 WIB

Ragukan Status Operator, Polres Pamekasan Didesak Naikkan Perkara Kasus PAW Kades Gugul

Senin, 1 Juni 2026 - 11:38 WIB

Sepelekan IPAL, Puluhan Dapur MBG di Sumenep Resmi Ditutup, Ini Daftarnya!

Berita Terbaru