Pamekasan, Madura Hari ini — Sebuah bangunan rumah di Perumahan Royal Nyalaran nampak menggunakan galvalum tepat di atas fasilitas umum (fasum), yakni akses jalan utama perumahan.
Menanggapi hal tersebut media mencoba mengkonfirmasi kepada pihak pengembang Royal Nyalaran, pihaknya mengaku telah memberikan teguran kepada pemilik bangunan dan menyatakan kesiapannya untuk membongkar.
“Wa alaikum salam… sudah kami tegur mas, dan orangnya siap membongkar langsung seketika itu kami tegur,” ujar H. Mukit, selaku pihak pengembang Royal Nyalaran, saat dikonfirmasi melalui pesan WhatsApp.
ADVERTISEMENT
.
SCROLL TO RESUME CONTENT
Sementara itu, Kepala Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (PRKP) Pamekasan, Muharram, ST, menyatakan akan menindaklanjuti laporan tersebut dengan melakukan pengecekan langsung ke lokasi.
Beberapa waktu kemudian, Muharram kembali memberikan tanggapan bahwa pihaknya telah menginstruksikan agar galvalum tersebut segera dilepas.
“Biar suruh lepas ssma teman2” ujarnya singkat.
Dalam pesan lanjutan yang diteruskan ke media, Muharram menyebut telah menghubungi pihak terkait di lapangan.
“Barusan saya telepon Hendra, Pak. Katanya sudah diingatkan dan mau dibongkar hari ini,” tulisnya.
Namun hingga berita ini diterbitkan, galvalum yang berdiri di atas fasilitas umum tersebut masih belum dilepas.











