Kabupaten Sumenep Dorong Warga Beralih ke Kendaraan Listrik, PLN Siapkan Infrastruktur

- Wartawan

Minggu, 13 Juli 2025 - 23:37 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

www.pixabay.com

www.pixabay.com

SUMENEP, MADURA HARI INI | Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumenep, Jawa Timur, mengkampanyekan penggunaan kendaraan bermotor ramah lingkungan sebagai bentuk dukungan terhadap pengembangan transisi energi bersih dan pengurangan ketergantungan pada emisi karbon.

Kegiatan kampanye yang digelar Ahad (13/7/2025) ini dikemas dalam bentuk konvoi ratusan kendaraan listrik yang menempuh rute sejauh sekitar 10 kilometer, dimulai dari Taman Potre Koneng dan melintasi sejumlah kawasan di Kota Sumenep.

“Melalui konvoi kendaraan listrik, kami ingin masyarakat memahami bahwa kendaraan ini tidak hanya efisien dan hemat energi, tetapi juga menjaga lingkungan karena tidak menghasilkan polusi udara,” kata Bupati Sumenep, Achmad Fauzi Wongsojudo, di sela kegiatan, dikutip dari Republika.

Ia menjelaskan, penggunaan kendaraan bermotor listrik berbasis baterai (KBLBB) sejalan dengan upaya menjaga kualitas udara dan mendukung gaya hidup ramah lingkungan.

Untuk itu, Pemkab Sumenep terus mendorong masyarakat menggunakan kendaraan listrik, sebagaimana telah dianjurkan pemerintah sejak 2021.

Bupati menyebut, penggunaan kendaraan listrik di Sumenep, baik sepeda, motor, maupun mobil, mengalami peningkatan. Namun, ia berharap jumlahnya terus bertambah.

BACA JUGA :  Terus Disorot, Skandal Peredaran Rokok Bodong Es Mild Menambah Daftar Dugaan Praktik Ilegal di Madura

“Kami berharap penggunaan kendaraan listrik terus meningkat sebagai bagian dari dukungan terhadap transisi menuju energi bersih,” ujarnya.

Kampanye kendaraan ramah lingkungan ini merupakan hasil kolaborasi antara Pemkab Sumenep dan PT PLN (Persero). General Manajer PLN, Ahmad Mustakir, mengapresiasi komitmen Pemkab Sumenep yang konsisten mendorong penggunaan kendaraan listrik melalui berbagai program, termasuk kegiatan konvoi.

“Selama ini Bupati Sumenep terus berkoordinasi dengan PLN untuk membangun ekosistem kendaraan listrik di masyarakat, termasuk infrastruktur pengisian baterainya. Tujuannya adalah mempercepat terciptanya transportasi yang ramah lingkungan, efisien, dan berkelanjutan,” kata Mustakir.

BACA JUGA :  Kadis PUPR Pamekasan Berurusan dengan Polisi Akibat Proyek Jalan Serobot Tanah Warga

Ia menambahkan, penggunaan kendaraan listrik memiliki banyak manfaat, salah satunya hemat energi. Selain itu, pengisian daya kendaraan listrik juga praktis karena bisa dilakukan di rumah.

“Pengisian daya baterai kendaraan sangat mudah dan dapat dilakukan sendiri di rumah, sehingga mengurangi ketergantungan terhadap bahan bakar minyak (BBM),” katanya.

Penulis : Al

Editor : Redaksi

Berita Terkait

Sumenep Madura Bersholawat, PT Arinna Makmur Sentosa Datangkan Tokoh Nasional di Perayaan Maulid
GEMPAR Desak Inspektorat Audit Keuangan Desa Pasanggar, Soroti Hasil Sewa Dapur MBG
Bea Cukai Madura Memburu Topan, DPO Diterbitkan 19 Agustus 2026
GSM-P Soroti Penanganan Kasus Rokok Bodong, Desak Bea Cukai Tindak Sosok ATK atau T
Yayasan Cendekia Pemerhati Cukai Indonesia Soroti Kontruksi Penanganan Kasus di BC Madura
Aktivis FAMAS Desak Bea Cukai Madura Tangkap ATK yang Diduga Dalang Peredaran Rokok Ilegal
Jadi DPO, Pria Asal Sampang Tersangka Dugaan Pencurian Rp55 Juta Diburu Polres Pamekasan
7 Hari Usai Penggeledahan Tak Muncul Tersangka, Masyarakat Akan Bawa Kotoran Sapi ke Kantor Kejari Pamekasan

Berita Terkait

Kamis, 27 Agustus 2026 - 20:17 WIB

Sumenep Madura Bersholawat, PT Arinna Makmur Sentosa Datangkan Tokoh Nasional di Perayaan Maulid

Jumat, 21 Agustus 2026 - 18:49 WIB

Bea Cukai Madura Memburu Topan, DPO Diterbitkan 19 Agustus 2026

Selasa, 18 Agustus 2026 - 11:35 WIB

GSM-P Soroti Penanganan Kasus Rokok Bodong, Desak Bea Cukai Tindak Sosok ATK atau T

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 19:22 WIB

Yayasan Cendekia Pemerhati Cukai Indonesia Soroti Kontruksi Penanganan Kasus di BC Madura

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 08:16 WIB

Aktivis FAMAS Desak Bea Cukai Madura Tangkap ATK yang Diduga Dalang Peredaran Rokok Ilegal

Berita Terbaru

Kopi Mas Sejati

Berita

Rokok Kopi Mas Sejati, Pilihan Masyarakat Madura

Selasa, 1 Sep 2026 - 20:48 WIB