PAMEKASAN, MADURA HARI INI. Forum Kerukunan Wanita Umat Beragama (FKWUB) Kabupaten Pamekasan terus menjadi garda terdepan dalam menjaga harmoni antarumat beragama.
Ketua FKWUB Pamekasan, Maghfiroh, menegaskan bahwa perbedaan tidak boleh menjadi penghalang untuk membangun kebersamaan dan komunikasi antar umat beragama.
“Yang terpenting adalah bagaimana kebersamaan dan komunikasi kita tetap terjalin, karena kita semua berangkat dari nilai-nilai agama,” ujar Maghfiroh saat diwawancarai di acara School of Jurnalism yang digelar Jurnalis Center Pamekasan (JCP) di Aula Kantor Kemenag Pamekasan, Kamis (13/11/2025).
ADVERTISEMENT
.
SCROLL TO RESUME CONTENT
Lebih lanjut, pihaknya menuturkan bahwa, kegiatan FKWUB tidak hanya sebatas pada forum formal atau acara keagamaan tertentu, tetapi juga menjangkau seluruh lapisan masyarakat lintas agama.
“Kegiatan FKWUB sering kali dilaksanakan di tempat-tempat ibadah agama lain seperti gereja Katolik dan Vihara Buddha, sebagai wujud nyata toleransi dan penghargaan terhadap keberagaman,” tuturnya.
Namun, ia tak menampik adanya tantangan di lapangan. Salah satunya adalah munculnya fitnah atau kesalahpahaman ketika pengurus FKWUB menghadiri kegiatan keagamaan di gereja, dan semuanya sudah dapat ditepis.
“Insyaallah, semua agama yang ada di Pamekasan ikut terlibat dalam pendampingan kegiatan FKWUB. Inilah yang tidak banyak dilakukan oleh organisasi lain, tetapi kami berusaha menjaganya bersama,” pungkasnya.
Penulis : Ali











