Gawat! Skandal Mafia Ternak Pita Cukai Rokok Guncang Madura, Aktivis Minta Periksa PR Alfian Rabbani

- Wartawan

Sabtu, 23 Agustus 2025 - 02:26 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi.

Ilustrasi.

PAMEKASAN, MADURA HARI INI | Aroma skandal besar kembali menyeruak di Madura. Dugaan praktik mafia “ternak pita cukai” diminta untuk diselidiki.

Kali ini sorotan sejumlah pihak tertuju pada salah satu pabrik rokok yang kabarnya berpusat di Sumenep Madura yakni, PR Alfian Rabbani kini disebut-sebut ikut terseret dalam pusaran kasus ternak pita cukai.

Sejak kasus ini merebak disebut-sebut perusahaan yang sebelumnya milik orang kuat berinisial H. R itu, kini dikabarkan sudah berpindah tangan kepada orang lain asal Pegantenan, Kabupaten Pamekasan.

Sejumlah aktivis menilai, Satuan Tugas (Satgas) Pemberantasan Rokok Ilegal dan aparat penegak hukum harus turun tangan menelusuri dugaan keterlibatan PR Alfian Rabbani.

Menurut mereka, jika praktik ini dibiarkan, negara berpotensi merugi miliaran rupiah akibat kebocoran pendapatan cukai.

“Satgas jangan diam. Jika benar ada permainan besar, termasuk dugaan keterlibatan PR besar seperti Alfian Rabbani, ini harus dibongkar tuntas. Tidak boleh ada tebang pilih,” tegas Fajar Aktivis Madura,  Sabtu (23/8/2025).

Dia menyebutkan, meski nyaris tak pernah terlihat beroperasi, pabrik misterius ini dikabarkan justru rutin menebus pita cukai setiap bulan.

BACA JUGA :  Ansari Gelar Dialog Hangat Bersama Jurnalis Pamekasan, Serap Kritik untuk Pembangunan Madura

Fakta mencurigakan itu langsung memantik spekulasi adanya praktik ilegal terselubung yang bisa merugikan negara hingga miliaran rupiah.

Berdasarkan temuannya beberapa waktu lalu di pabrik yang terletak di Desa Talang, Kecamatan Saronggi, Sumenep, pabrik itu tertutup rapat, sunyi, tanpa tanda-tanda produksi.

BACA JUGA :  Famas Mahardika Naikkan Level Perlawanan, Dugaan TPPU dan Cukai Rokok PR Subur Jaya HJS Dibawa ke KPK

Berdasarkan pengakuan warga sekitar, pabrik PR Alfian itu jarang beroperasi.

“Jarang sekali saya lihat buka, saya juga tidak tahu siapa pemiliknya. Yang jelas bukan orang sini,” terangnya.

Namun, hingga berita ini diterbitkan, pihak PR Alfian Rabbani masih belum memberikan keterangan resmi.

Penulis : Al

Editor : Redaksi

Berita Terkait

Demo Mabes Polri, Desak Usut Dugaan Setoran Uang Pengamanan Rokok Ilegal ke Oknum Polisi Pamekasan
Serahkan Dokumen ke polisi, korwil BGN pamekasan bantah dugaan yang dilaporkan
Diduga Jadi Sarang Jual Beli Pita Cukai, PR MTN Jaya di Guluk-Guluk Didesak Diaudit Total dan Ditutup Permanen
Ragukan Status Operator, Polres Pamekasan Didesak Naikkan Perkara Kasus PAW Kades Gugul
Polres Pamekasan Tangkap Warga Sampang Kasus Narkoba
Tersangka Penipuan Travel Umrah di Pamekasan Dijebloskan ke Penjara
2 Pelapor Korwil BGN Pamekasan Diperiksa Polisi, Penyidik Tanyakan 4 Poin Krusial
Berkali-kali Lolos, Polres Pamekasan Akhiri Aksi Pencurian Ibu dan Anak Asal Pontianak

Berita Terkait

Selasa, 9 Juni 2026 - 19:11 WIB

Demo Mabes Polri, Desak Usut Dugaan Setoran Uang Pengamanan Rokok Ilegal ke Oknum Polisi Pamekasan

Minggu, 7 Juni 2026 - 11:26 WIB

Serahkan Dokumen ke polisi, korwil BGN pamekasan bantah dugaan yang dilaporkan

Rabu, 3 Juni 2026 - 22:10 WIB

Diduga Jadi Sarang Jual Beli Pita Cukai, PR MTN Jaya di Guluk-Guluk Didesak Diaudit Total dan Ditutup Permanen

Rabu, 3 Juni 2026 - 10:19 WIB

Ragukan Status Operator, Polres Pamekasan Didesak Naikkan Perkara Kasus PAW Kades Gugul

Sabtu, 30 Mei 2026 - 14:23 WIB

Polres Pamekasan Tangkap Warga Sampang Kasus Narkoba

Berita Terbaru

Achsanul Qosasi Hadiri HUT ke-14 Kabar Madura.

Berita

Achsanul Qosasi Hadiri HUT ke-14 Kabar Madura

Rabu, 10 Jun 2026 - 11:46 WIB