Viral! Gegara Tegur Anak Pejabat, Tangis Siswa Usai Kepsek SMPN 1 Prabumulih Dicopot

- Wartawan

Selasa, 16 September 2025 - 22:37 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Hasil tangkapan layar.

Hasil tangkapan layar.

PAMEKASAN, MADURA HARI INI | Roni Ardiansyah dicopot dari jabatannya sebagai Kepala Sekolah SMP Negeri 1 Prabumulih, Sumatera Selatan diduga karena telah menegur anak Wali Kota Prabumulih Arlan yang membawa mobil ke sekolah.

Dikutip dari DetikSumbagsel, bukan hanya Roni, seorang petugas keamanan atau sekuriti di sekolah tersebut pun dipindahkan diduga karena alasan sama.

Mutasi ke sekolah lain yang diterima Roni dan sekuriti diduga berkaitan dengan insiden teguran kepada salah satu siswa yang merupakan anak wali kota.

Usai pemecatan itu tampak siswa mengerumuninya dan menangis seolah masih banyak yang tidak menginginkan ia dicopot.

Saat dikonfirmasi, Kepala Dinas Pendidikan Kota Prabumulih A Darmadi membenarkan soal pergantian pimpinan sekolah itu atas dasar permintaan dari wali kota.

BACA JUGA :  BK Dewan Akan Panggil Oknum Komisi II DPRD Pamekasan, Buntut Dugaan Pesta Miras hingga Boking Wanita

“Benar, pergantian ini merupakan permintaan langsung dari pak wali kota,” kata Darmadi kepada DetikSumbagsel, Selasa (16/9).

Namun, dia tak mau dikonfirmasi permintaan mutasi itu karena anak wali kota tersebut ditegur Roni. Dia hanya menjawab itu adalah penyegaran jabatan saja tanpa penjelasan lebih lanjut.

“Bukan karena hal itu. Ini hanya untuk penyegaran di lingkungan SMPN 1 Prabumulih,” tegasnya.

BACA JUGA :  Pakar Sakera Pamekasan Pastikan Siap Bertarung di Piala Karapan Sapi Presiden

Untuk mengisi kekosongan jabatan kepsek SMPN 1 Prabumulih, saat ini jabatan itu dipegang Kusno sebagai Pelaksana Tugas (Plt). Kusno diketahui pernah memimpin sekolah tersebut, sehingga dinilai memahami situasi internal di sana.

Belum ada pernyataan dari pihak Wali Kota Prabumulih maupun perwakilannya terkait dugaan yang menjadi alasan mutasi kepala sekolah tersebut.

Penulis : Al

Berita Terkait

Besok Forkot Demo BC Madura, Desak Cabut Izin PR Daun Alami yang Diduga Ternak Pita
Kasihan! Rumah Warga di Desa Murtajih Pamekasan Rusak Akibat Diterjang Angin Kencang
Pegadaian Syariah Pamekasan dan Kejaksaan Dinilai Mencla-mencle Tangani Kerugian Korban
Forkot Layangkan Surat Aksi Dugaan Ternak Pita PR Daun Alami, BC Madura Diminta Usut Bersama APH
Mulai 2026 Status Honorer Dihapus, Ini Penjelasan BKPSDM Pamekasan
Dugaan Ternak Pita PR Daun Alami, Forkot Gagal Audiensi Usai Dihadang Satpam Bea Cukai Madura
Mengenal Risma Catring Makkah, Sosok Berjasa dalam Mendukung Valen Pamekasan
Sorak Sorai H Her dan Valen Akbar Duet di Konser Pamekasan

Berita Terkait

Senin, 12 Januari 2026 - 15:36 WIB

Besok Forkot Demo BC Madura, Desak Cabut Izin PR Daun Alami yang Diduga Ternak Pita

Jumat, 9 Januari 2026 - 02:30 WIB

Kasihan! Rumah Warga di Desa Murtajih Pamekasan Rusak Akibat Diterjang Angin Kencang

Kamis, 8 Januari 2026 - 18:37 WIB

Pegadaian Syariah Pamekasan dan Kejaksaan Dinilai Mencla-mencle Tangani Kerugian Korban

Rabu, 7 Januari 2026 - 16:07 WIB

Forkot Layangkan Surat Aksi Dugaan Ternak Pita PR Daun Alami, BC Madura Diminta Usut Bersama APH

Selasa, 6 Januari 2026 - 18:02 WIB

Mulai 2026 Status Honorer Dihapus, Ini Penjelasan BKPSDM Pamekasan

Berita Terbaru

Polres Pamekasan menggandeng Unit Tranfusi Darah (UDD) Palang Merah Indonesia (PMI) Pamekasan, menggelar aksi bakti kesehatan donor darah dalam rangka Pembinaan dan Pelestarian Donor Darah Anggota Polri dan ASN Polres Pamekasan.

Kesehatan

Gandeng UDD PMI, Polres Pamekasan Gelar Bakti Kesehatan Donor

Kamis, 15 Jan 2026 - 14:59 WIB

Ach Suhairi, sebagai pengusul membenarkan kalau dirinya sudah dimintai keterangan terkait usulan pemakzulan bupati, namun masih menunggu proses verifikasi dan hasilnya.

Politik dan Pemerintahan

Memanas, Komisi I DPRD Pamekasan Mulai Bahas Usulan Pemakzulan Bupati Pamekasan

Selasa, 13 Jan 2026 - 16:19 WIB