Operasi Patuh 2025 Dimulai! Siap-Siap Kena Tilang Kalau Nekat Langgar Aturan

- Wartawan

Senin, 14 Juli 2025 - 16:09 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta, Madura Hari ini | Awas! Mulai hari ini, Senin (14/7/2025), Operasi Patuh resmi digelar di seluruh penjuru Indonesia. Operasi ini bakal berlangsung selama 13 hari, sampai 27 Juli 2025. Jadi, buat kamu yang suka “nakal” di jalan, waktunya tobat dulu!

Polisi nggak main-main. Menurut Kabag Ops Korlantas Polri, Kombes Pol Aries Syahbudin, target Operasi Patuh kali ini adalah para pengendara yang suka bikin onar dan berpotensi menyebabkan kecelakaan. Contohnya? Melawan arus, nggak pakai helm, main HP saat nyetir, bahkan nyetir padahal belum cukup umur!

BACA JUGA :  Semua Mendadak Dites Urine, Napi dan Petugas Lapas Pamekasan Negatif Narkoba

“Pelanggaran seperti itu rawan banget bikin kecelakaan. Makanya kita tindak tegas,” tegas Kombes Aries, Senin (14/7/2025).

ADVERTISEMENT

ads.

SCROLL TO RESUME CONTENT

Berani coba-coba? Ini daftar sanksinya:

  • Melawan arus: Denda maksimal Rp 500 ribu atau kurungan 2 bulan.
  • Nggak pakai helm: Denda Rp 250 ribu atau kurungan 1 bulan.
  • Main HP saat berkendara: Denda Rp 750 ribu atau kurungan 3 bulan.
  • Nyetir di bawah umur: Denda Rp 1 juta atau kurungan 4 bulan.
BACA JUGA :  Jadi Pendaftar Pertama Bakal Calon Ketua DPD Golkar Pamekasan, Djohan Klaim Kantongi 11 Dukungan

Lumayan bikin dompet megap-megap, ya?

Operasi Patuh bukan semata soal tilang, tapi demi menciptakan jalanan yang lebih aman dan tertib untuk semua. Polisi mengimbau, sebelum berangkat, cek dulu semua dokumen kendaraan. STNK? SIM? Pelat nomor asli? Jangan sampai lupa!

BACA JUGA :  Parah! Mobil Avanza di Sampang Dibakar OTK, Polisi Belum Ungkap Pelaku

“Kalau surat-surat lengkap dan tertib aturan, ya santai aja. Operasi Patuh bukan buat nakut-nakutin, tapi buat jaga keselamatan kita semua,” ujar Kombes Aries.

Jadi, siap jadi pengendara yang patuh? Jangan sampai liburan kamu berakhir di meja tilang, ya!

 

Berita Terkait

Yayasan Cendekia Pemerhati Cukai Indonesia Soroti Kontruksi Penanganan Kasus di BC Madura
Aktivis FAMAS Desak Bea Cukai Madura Tangkap ATK yang Diduga Dalang Peredaran Rokok Ilegal
Jadi DPO, Pria Asal Sampang Tersangka Dugaan Pencurian Rp55 Juta Diburu Polres Pamekasan
7 Hari Usai Penggeledahan Tak Muncul Tersangka, Masyarakat Akan Bawa Kotoran Sapi ke Kantor Kejari Pamekasan
Asik Geledah Tanpa Adanya Tersangka, Masyarakat Mulai Ragukan Langkah Kepala Kejari Pamekasan
Korban Buka Sayembara Rp20 Juta yang Bisa Serahkan Mantan Pegawai BRI Pamekasan 6 Tahun Buron
Sapu Bersih 27 Pelaku Asusila, Iptu Nur Fajri Alim Kasatreskrim Polres Sampang Diganjar Penghargaan
Eks Pegawai BRI Jadi DPO 6 Tahun, 17 Korban Datangi Polres Pamekasan Minta Tangkap

Berita Terkait

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 19:22 WIB

Yayasan Cendekia Pemerhati Cukai Indonesia Soroti Kontruksi Penanganan Kasus di BC Madura

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 08:16 WIB

Aktivis FAMAS Desak Bea Cukai Madura Tangkap ATK yang Diduga Dalang Peredaran Rokok Ilegal

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 08:58 WIB

Jadi DPO, Pria Asal Sampang Tersangka Dugaan Pencurian Rp55 Juta Diburu Polres Pamekasan

Jumat, 7 Agustus 2026 - 13:52 WIB

7 Hari Usai Penggeledahan Tak Muncul Tersangka, Masyarakat Akan Bawa Kotoran Sapi ke Kantor Kejari Pamekasan

Kamis, 6 Agustus 2026 - 19:19 WIB

Asik Geledah Tanpa Adanya Tersangka, Masyarakat Mulai Ragukan Langkah Kepala Kejari Pamekasan

Berita Terbaru