Pantesan! Guru Soroti SPPG Kangenan Pamekasan: Menu MBG Monoton dan Tak Sesuai Anggaran

- Wartawan

Senin, 24 November 2025 - 16:33 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto dari guru yang membagikan menu MBG dari Dapur SPPG Kangenan Pamekasan.

Foto dari guru yang membagikan menu MBG dari Dapur SPPG Kangenan Pamekasan.

PAMEKASAN, MADURA HARI INI. Keluhan soal penyajian Makanan Bergizi Gratis (MBG) dari Dapur SPPG Kangenan, Pamekasan, Jawa Timur, mencuat setelah seorang guru TK–SD mengungkapkan keresahannya.

Guru yang enggan disebutkan namanya itu menilai porsi makanan tidak sesuai dengan anggaran, sementara menu yang disajikan cenderung monoton.

Ia bahkan telah mengirimkan foto-foto kondisi makanan tersebut ke akun SPPG Kangenan. Namun, setelah mengirimkan foto dan pesan melalui TikTok, akun miliknya justru diblokir.

“Saya rasa SPPG Kangenan tidak mau menerima kritik dan saran. Saya hanya mengirim gambar belum berkomentar sudah diblokir. Ada apa?,” keluhnya, Senin (24/11/2025).

“Saya hanya ingin menyampaikan keluhan wali murid, kak. Porsinya tidak sesuai anggaran. Menu gitu-gitu aja,” tambahnya.

BACA JUGA :  Harta Slamet Ariyadi DPR RI dari Madura Tembus Rp9,9 Miliar

Ia juga menyampaikan bahwa banyak siswa kurang berselera makan karena menu yang tidak menarik, sehingga sering kali makanan tersisa cukup banyak.

“Kalau di sekolah lain, anak-anak sering tidak makan karena tidak selera. Saya dengar dari tetangga, di dapur sekolah makanannya banyak tersisa,” ujarnya.

Guru tersebut berharap pihak sekolah dapat memperbaiki manajemen dapur, mulai dari variasi menu hingga kecukupan porsi agar sesuai anggaran dan kebutuhan siswa.

BACA JUGA :  Pencekalan Tak Menghalangi Tekad, Warga Sampang Tetap Tuntut Pilkades 2026 Digelar

“Sebaiknya menunya lebih bervariasi agar anak-anak semangat makan. Porsinya juga jangan sampai dikurangi,” pungkasnya.

Sementara ini, belum ada klarifikasi resmi dari pihak SPPG Kangenan Pamekasan terkait kelurahan dari guru tersebut.

Penulis : Ali

Berita Terkait

Memanas, Komisi I DPRD Pamekasan Mulai Bahas Usulan Pemakzulan Bupati Pamekasan
Imam Syafii Yahya Jadi Pesaing Djohan Susanto di Pencalonan Ketua DPD Partai Golkar Pamekasan
Besok Forkot Demo BC Madura, Desak Cabut Izin PR Daun Alami yang Diduga Ternak Pita
Jadi Pendaftar Pertama Bakal Calon Ketua DPD Golkar Pamekasan, Djohan Klaim Kantongi 11 Dukungan
Kasihan! Rumah Warga di Desa Murtajih Pamekasan Rusak Akibat Diterjang Angin Kencang
Pegadaian Syariah Pamekasan dan Kejaksaan Dinilai Mencla-mencle Tangani Kerugian Korban
Forkot Layangkan Surat Aksi Dugaan Ternak Pita PR Daun Alami, BC Madura Diminta Usut Bersama APH
Mulai 2026 Status Honorer Dihapus, Ini Penjelasan BKPSDM Pamekasan

Berita Terkait

Selasa, 13 Januari 2026 - 16:19 WIB

Memanas, Komisi I DPRD Pamekasan Mulai Bahas Usulan Pemakzulan Bupati Pamekasan

Senin, 12 Januari 2026 - 17:00 WIB

Imam Syafii Yahya Jadi Pesaing Djohan Susanto di Pencalonan Ketua DPD Partai Golkar Pamekasan

Senin, 12 Januari 2026 - 15:36 WIB

Besok Forkot Demo BC Madura, Desak Cabut Izin PR Daun Alami yang Diduga Ternak Pita

Senin, 12 Januari 2026 - 14:58 WIB

Jadi Pendaftar Pertama Bakal Calon Ketua DPD Golkar Pamekasan, Djohan Klaim Kantongi 11 Dukungan

Jumat, 9 Januari 2026 - 02:30 WIB

Kasihan! Rumah Warga di Desa Murtajih Pamekasan Rusak Akibat Diterjang Angin Kencang

Berita Terbaru

Ach Suhairi, sebagai pengusul membenarkan kalau dirinya sudah dimintai keterangan terkait usulan pemakzulan bupati, namun masih menunggu proses verifikasi dan hasilnya.

Politik dan Pemerintahan

Memanas, Komisi I DPRD Pamekasan Mulai Bahas Usulan Pemakzulan Bupati Pamekasan

Selasa, 13 Jan 2026 - 16:19 WIB