Disorot Soal Menu MBG Ramadan, Kepala SPPG Pratama Pakong Pamekasan Pastikan Sesuai Standar

- Wartawan

Rabu, 25 Februari 2026 - 04:54 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kepala Dapur SPPG Pratama Pakong, Mufti Ali Abrori.

Kepala Dapur SPPG Pratama Pakong, Mufti Ali Abrori.

PAMEKASAN, Madura Hari Ini- Kepala Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Pratama Pakong Mufti Ali Abrori memberikan klarifikasi atas keluhan sejumlah penerima manfaat Program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Sebelumnya, Menu MBG Ramadan dari dapur SPPG di bawah naungan Yayasan Fatimah Maju tersebut menjadi sorotan setelah beredar luas bahwa roti yang dibagikan kepada siswa dari dapurnya diduga tidak layak konsumsi karena berbau kurang sedap.

Atas adanya keluhan MBG Ramadan tersebut, Mufti Ali Abrori menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh penerima manfaat atas kegaduhan yang terjadi. Ia menegaskan bahwa pihak dapur sangat menghargai setiap masukan dan kritik sebagai bahan evaluasi ke depan.

ADVERTISEMENT

ads.

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kendati, ia menjelaskan, bahwa menu yang sempat viral tersebut merupakan menu porsi kecil yang diperuntukkan untuk rapel dua hari dengan anggaran Rp8.000 per porsi.

BACA JUGA :  Beredar Video Keluarga Pasien RSUD di Sampang Ngamuk-ngamuk, Ternyata Ini Penyebabnya

“Rincian menunya, pada hari pertama terdiri dari bakpao, susu UHT full cream, buah jeruk, dan kurma. Sementara pada hari kedua terdiri dari roti panggang, susu UHT full cream, buah jeruk, dan kurma,” kata Mufti, Rabu (25/2/2026).

Sedangkan untuk menu porsi besar dengan anggaran Rp10.000 per porsi, menu hari pertama terdiri dari bakpao, susu UHT full cream, telur rebus, dan buah jeruk. Menu hari kedua terdiri dari roti panggang, susu UHT full cream, telur rebus, dan buah jeruk.

Ia juga menegaskan bahwa roti panggang dan bakpao yang didistribusikan merupakan olahan dapur SPPG sendiri, bukan produk pabrikan. Hal tersebut dilakukan sebagai bentuk kepatuhan terhadap aturan dari pusat yang melarang penggunaan produk Ultra Processed Food (UPF) dalam program MBG.

BACA JUGA :  Bupati Pamekasan Didemo Gegara "Nang Ning Nung"

“Roti dan bakpao kami produksi sendiri di dapur karena aturan pusat memang melarang penggunaan produk UPF atau pabrikan,” tuturnya.

Terkait foto menu yang beredar luas di media sosial, Mufti menyebut sebagian dokumentasi tersebut tidak sesuai fakta. Ia memastikan bahwa pada saat pendistribusian MBG, setiap paket telah dilengkapi susu sesuai dengan standar menu yang ditetapkan.

“Kami melihat ada foto yang viral itu susunya sudah tidak ada. Faktanya, pendistribusian paket MBG tadi pagi lengkap dengan susu di setiap porsi,” jelasnya.

Mufti membantah atas dugaan bau apek pada roti dan bakpao. Sebab menurutnya, seluruh proses produksi dilakukan sesuai prosedur ketat. Proses memasak dimulai sejak pukul 00.00 WIB, kemudian dilakukan pendinginan mulai pukul 02.00 WIB untuk memastikan makanan tidak cepat basi.

BACA JUGA :  Viral H. Her Disebut Bayar Bea Cukai, Ibu Pemilik Toko di Pamekasan Lawan Satgas Rokok Ilegal

“Kami sudah konfirmasi ke semua penanggung jawab, tidak ada yang apek. Menu kami dipastikan dalam kondisi dingin sebelum pemorsian untuk menghindari basi dan bau tidak sedap,” katanya.

Menurutnya, kemungkinan kerusakan menu terjadi setelah makanan sampai di sekolah. Ia menduga makanan diletakkan di area yang terpapar sinar matahari langsung sehingga memengaruhi kualitas roti dan bakpao.

“Kami menduga kemungkinan makanan diletakkan di tempat yang terkena panas matahari oleh pihak sekolah, sehingga menyebabkan roti panggang dan bakpao menjadi rusak,” ujarnya.

Berita Terkait

Bikin Geleng-geleng! Pimpinan DPRD Pamekasan Malah Salahkan OPD saat Didemo Dugaan Korupsi Dana Pokir
Besok Kantor DPRD Pamekasan Akan Dikepung Aktivis, Masalah Dana Pokir 45 Anggota Dewan
Demo Dugaan Penyimpangan Pokir DPRD Pamekasan, Ini Alasan Forkot Kenapa KPK Harus Melakukan Pemeriksaan
Sukriyanto Wabup Pamekasan Minta Kades dan Lurah Cepat Tanggap Keluhan & Aspirasi Masyarakat
Viral, Konflik Panas Jelang Penetapan Calon Ketua DPD Partai Golkar Pamekasan
Memanas, Komisi I DPRD Pamekasan Mulai Bahas Usulan Pemakzulan Bupati Pamekasan
Imam Syafii Yahya Jadi Pesaing Djohan Susanto di Pencalonan Ketua DPD Partai Golkar Pamekasan
Jadi Pendaftar Pertama Bakal Calon Ketua DPD Golkar Pamekasan, Djohan Klaim Kantongi 11 Dukungan

Berita Terkait

Rabu, 25 Februari 2026 - 04:54 WIB

Disorot Soal Menu MBG Ramadan, Kepala SPPG Pratama Pakong Pamekasan Pastikan Sesuai Standar

Kamis, 12 Februari 2026 - 20:39 WIB

Bikin Geleng-geleng! Pimpinan DPRD Pamekasan Malah Salahkan OPD saat Didemo Dugaan Korupsi Dana Pokir

Rabu, 11 Februari 2026 - 15:12 WIB

Besok Kantor DPRD Pamekasan Akan Dikepung Aktivis, Masalah Dana Pokir 45 Anggota Dewan

Kamis, 5 Februari 2026 - 13:01 WIB

Demo Dugaan Penyimpangan Pokir DPRD Pamekasan, Ini Alasan Forkot Kenapa KPK Harus Melakukan Pemeriksaan

Selasa, 20 Januari 2026 - 17:59 WIB

Sukriyanto Wabup Pamekasan Minta Kades dan Lurah Cepat Tanggap Keluhan & Aspirasi Masyarakat

Berita Terbaru

Wabendum Bidang Politik & Demokrasi Badko HMI Jawa Timur (Hasbullah).

Karya

Menjaga Amanat Konstitusi di Tengah Gejolak Global

Senin, 2 Mar 2026 - 19:16 WIB