Tunanetra Ibu Muslimah Asal Baturasang Sampang Belum Tersentuh Bantuan Sosial

- Wartawan

Sabtu, 25 April 2026 - 15:32 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Muslimah

Muslimah

SAMPANG, Madura Hari Ini. Nasib Muslimah, perempuan tunanetra yang hidup sebatang kara di Dusun Kebun, Desa Baturasang, Kecamatan Tambelangan, Kabupaten Sampang, Jawa Timur, membuka fakta pahit lemahnya pendataan warga rentan di tingkat desa.

Muslimah diketahui tidak pernah menikah dan kini hidup seorang diri setelah kedua orang tuanya meninggal dunia. Dengan keterbatasan penglihatan, ia menjalani kehidupan tanpa pendamping tetap. Ironisnya, hingga kini belum tersentuh bantuan sosial dari pemerintah.

Kepala Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Dinsos PPPA) Kabupaten Sampang, Moh. Anwari Abdullah, mengaku baru menerima informasi tersebut dan langsung berkoordinasi dengan Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dispendukcapil).

“Sudah kami koordinasikan dengan Dispendukcapil. Tinggal menunggu proses dari sana,” ujar Anwari.
Dari hasil penelusuran awal, terungkap bahwa Muslimah belum memiliki Kartu Tanda Penduduk (KTP), yang menjadi syarat utama dalam pengajuan bantuan sosial.

“Kami sudah dapat datanya. Ternyata yang bersangkutan tidak punya KTP,” katanya.
Namun, Anwari tidak menampik adanya persoalan mendasar di tingkat desa. Ia secara tegas menyindir lemahnya peran pemerintah desa dalam mengusulkan warganya yang membutuhkan bantuan.

BACA JUGA :  Seorang Ibu di Sumenep Laporkan Mantan Suaminya ke Polres, Diduga Gegara Penganiayaan

“Seharusnya diusulkan oleh desa. Masa tidak ada peran. Di desa kan ada operator,” tegasnya.

Menurutnya, pemerintah desa merupakan pihak yang paling mengetahui kondisi riil masyarakat, termasuk warga yang hidup dalam keterbatasan ekstrem seperti Muslimah.

“Yang tahu kondisi seperti itu bukan kami di kabupaten, tapi seharusnya dari desa,” lanjutnya.

Anwari juga mengakui bahwa informasi terkait kondisi Muslimah baru diterima belakangan, sehingga penanganan baru bisa dilakukan setelah adanya laporan.

BACA JUGA :  Waduh! DPO Oknum Pengacara Dilaporkan Maybank Kasus Pemalsuan Logo Perusahaan ke Polres Pamekasan

“Begitu kami dapat informasi, langsung kami tindak lanjuti,” tambahnya.

Saat ini, Dinsos PPPA bersama Dispendukcapil tengah memproses administrasi kependudukan Muslimah agar dapat segera diusulkan sebagai penerima bantuan sosial.

Sementara itu, Penjabat Kepala Desa Baturasang, Sugianto, belum memberikan tanggapan meski telah dikonfirmasi melalui pesan WhatsApp.

Kasus ini menjadi cermin kelalaian sistemik dalam pendataan warga rentan. Peran aktif pemerintah desa dinilai krusial agar program bantuan sosial tidak sekadar menjadi program di atas kertas, tetapi benar-benar menjangkau mereka yang paling membutuhkan.

Berita Terkait

Waketum PP GP Ansor Soroti Maraknya Demo di Pamekasan: Dinilai Hambat Investor dan Peluang Kerja
Dugaan Pemalsuan Tanah Kas Desa Majungan, Notaris, Perantara dan Pegawai Kejaksaan Jadi Tersangka
Harta Kekayaan Bupati Pamekasan Kholilurrahman Naik Turun, Pernah Rp785 Juta hingga Tembus Rp3,89 Miliar
Terima Aduan Ulama dan Tokoh Masyarakat, Hotel Putri dan 5 Tempat Karaoke di Pamekasan Disegel Paksa
Pemilik Warung Seblak Kembali Dilaporkan, Kini Istri TNI di Pamekasan Ditipu Ratusan Juta
DPRD Pamekasan Gelar Paripurna Pandangan Umum Fraksi atas Raperda APBD 2027
Djavaloka Bistro Padukan Daging Asap, Minuman Khas, dan Pengalaman Meracik Tembakau
Dilaporkan atas Dugaan Tuduhan LGBT dan Pemalsuan, Kuasa Hukum 3 Purna Paskibraka Pamekasan Buka Suara

Berita Terkait

Rabu, 21 Oktober 2026 - 14:59 WIB

Waketum PP GP Ansor Soroti Maraknya Demo di Pamekasan: Dinilai Hambat Investor dan Peluang Kerja

Rabu, 21 Oktober 2026 - 11:20 WIB

Dugaan Pemalsuan Tanah Kas Desa Majungan, Notaris, Perantara dan Pegawai Kejaksaan Jadi Tersangka

Selasa, 20 Oktober 2026 - 18:07 WIB

Harta Kekayaan Bupati Pamekasan Kholilurrahman Naik Turun, Pernah Rp785 Juta hingga Tembus Rp3,89 Miliar

Minggu, 18 Oktober 2026 - 01:07 WIB

Terima Aduan Ulama dan Tokoh Masyarakat, Hotel Putri dan 5 Tempat Karaoke di Pamekasan Disegel Paksa

Kamis, 15 Oktober 2026 - 18:50 WIB

Pemilik Warung Seblak Kembali Dilaporkan, Kini Istri TNI di Pamekasan Ditipu Ratusan Juta

Berita Terbaru