Misi Dagang Pemprov Jatim Capai Transaksi Triliunan, BADKO HMI JATIM : Bukti Efektivitas Diplomasi Ekonomi Daerah

- Wartawan

Rabu, 6 Mei 2026 - 15:23 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Hasbul Pengurus BADKO HMI Jawa Timur Bidang Politik dan Demokrasi.

Hasbul Pengurus BADKO HMI Jawa Timur Bidang Politik dan Demokrasi.

MADURA HARI INI | SURABAYA – (06/05), Hasbul Pengurus BADKO HMI Jawa Timur Bidang Politik dan Demokrasi menegaskan dukungan penuh terhadap langkah Pemerintah Provinsi Jawa Timur dalam mengintensifkan misi dagang sebagai strategi akselerasi pertumbuhan ekonomi berbasis ekspor dan investasi.

Menurutnya, capaian misi dagang yang menembus angka lebih dari Rp15 triliun merupakan indikator empiris atas efektivitas kebijakan ekonomi daerah yang berbasis pada perluasan akses pasar dan penguatan jejaring perdagangan internasional. Dalam konteks ekonomi makro, angka tersebut mencerminkan adanya peningkatan potensi ekspor, kontrak dagang, serta komitmen bisnis jangka menengah dan panjang yang berdampak langsung terhadap struktur ekonomi regional.

“Nilai transaksi yang mencapai triliunan rupiah tidak dapat dipahami sekadar sebagai capaian administratif, tetapi harus dilihat sebagai manifestasi dari meningkatnya kepercayaan pasar global terhadap produk dan kapasitas produksi Jawa Timur,” ujar Hasbul.

ADVERTISEMENT

ads.

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ia menjelaskan bahwa secara struktural, Jawa Timur merupakan salah satu provinsi dengan kontribusi signifikan terhadap ekspor nasional, terutama dari sektor industri pengolahan, pertanian, dan perikanan. Dengan basis tersebut, misi dagang menjadi instrumen strategis untuk memperluas penetrasi pasar non-tradisional sekaligus mengurangi ketergantungan pada pasar domestik.

BACA JUGA :  Viral, Konflik Panas Jelang Penetapan Calon Ketua DPD Partai Golkar Pamekasan

Dalam perspektif ekonomi politik, Hasbul menilai bahwa misi dagang merupakan bentuk intervensi negara yang rasional dalam mengatasi keterbatasan pasar (market failure), khususnya dalam hal akses informasi, jaringan distribusi, dan diplomasi bisnis. Ia menekankan bahwa banyak pelaku usaha, terutama UMKM, menghadapi hambatan struktural untuk masuk ke pasar global tanpa fasilitasi negara.

Lebih lanjut, ia menyoroti bahwa pendekatan yang dilakukan Pemerintah Provinsi Jawa Timur sejalan dengan konsep subnational diplomacy, di mana pemerintah daerah berperan aktif sebagai aktor ekonomi global. Hal ini, menurutnya, merupakan langkah progresif dalam memperkuat daya saing daerah di tengah kompetisi ekonomi internasional yang semakin ketat.

“Jika dikelola secara konsisten dan berbasis data, misi dagang akan menghasilkan efek pengganda (multiplier effect) yang signifikan, mulai dari peningkatan investasi, penciptaan lapangan kerja, hingga penguatan industrialisasi daerah,” tegasnya.

BACA JUGA :  Mantan Ketua PMII Jatim Tegas Sebut Demo Tuntut Khofifah Mundur Menyesatkan Publik

Namun demikian, Hasbul juga mengingatkan pentingnya memastikan bahwa manfaat dari misi dagang bersifat inklusif. Ia mendorong agar keterlibatan UMKM, koperasi, dan pelaku ekonomi lokal menjadi prioritas utama agar distribusi manfaat ekonomi tidak timpang.

BADKO HMI Jatim, lanjutnya, akan terus mengawal kebijakan ini agar tetap berada pada koridor pembangunan ekonomi yang berkeadilan dan berkelanjutan. “Kami mendukung penuh dan secara konstruktif mendorong agar misi dagang ini terus diperluas dengan pendekatan yang lebih sistematis, terukur, dan berbasis data, sehingga mampu memberikan dampak nyata terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat Jawa Timur,” pungkasnya.

Terakhir, Hasbul juga menegaskan bahwa adanya upaya membangun narasi negatif mengenai Pemprov Jatim yang telah melibatkan mahasiswa dan pemuda dalam agenda misi dagang tersebut, sejatinya mencerminkan ketidakjelasan basis argumentasi sekaligus kegagalan dalam membaca realitas objektif tentang bagaimana negara dan generasi muda sedang berjuang bersama membangun fondasi ekonomi yang berkelanjutan.

BACA JUGA :  Inisial SM Disorot, PR Putra Madura Sejati di Pamekasan Diduga Jadi Lumbung Pita Cukai Rokok

Oknum pemuda yang masih terjebak dalam sentimen negatif, pada hakikatnya sedang mempertontonkan sikap reaksioner yang miskin dialektika. Kritik yang tidak ditopang oleh data, tidak diarahkan pada solusi, dan tidak mampu membedakan antara ruang partisipasi dan kooptasi, hanya akan melahirkan stagnasi berpikir serta memperlemah posisi pemuda itu sendiri dalam arus transformasi ekonomi.

Padahal, dalam konteks pembangunan hari ini, keterlibatan pemuda bukan lagi sekadar simbolik, melainkan kebutuhan strategis. Misi dagang bukan hanya tentang transaksi ekonomi, tetapi juga tentang transfer pengetahuan, perluasan jejaring, dan pembentukan kapasitas generasi muda agar mampu menjadi aktor, bukan sekadar penonton.

Karena itu, alih-alih membangun kecurigaan yang tidak produktif, pemuda semestinya hadir dengan kritik yang konstruktif yang tidak hanya membongkar, tetapi juga menawarkan arah. Sebab sejarah tidak pernah ditulis oleh mereka yang sibuk meragukan dari pinggir, melainkan oleh mereka yang berani terlibat, membaca peluang, dan mengambil peran dalam setiap proses perubahan, tutupnya.

Berita Terkait

Pemilik Warung Seblak Kembali Dilaporkan, Kini Istri TNI di Pamekasan Ditipu Ratusan Juta
Djavaloka Bistro Padukan Daging Asap, Minuman Khas, dan Pengalaman Meracik Tembakau
Dilaporkan atas Dugaan Tuduhan LGBT dan Pemalsuan, Kuasa Hukum 3 Purna Paskibraka Pamekasan Buka Suara
Koordinator Aksi Penolakan Indomaret di Pamekasan Justru Salahkan Pihak Indomaret atas Perusakan
GEGER YOGYAKARTA! KMY Gelar Istighasah, 1.000 Warga Madura Kawal Pemeriksaan Pengurus
Pelarian Terduga Pelaku Investasi Seblak Moms Iphiie Berakhir, Polres Pamekasan Berhasil Meringkus
Kades di Sampang Ikut Demo Penolakan Indomaret Berujung Perusakan di Pamekasan
Polres Pamekasan Akan Panggil Pelaku Perusakan Indomaret di Desa Panaan

Berita Terkait

Kamis, 15 Oktober 2026 - 18:50 WIB

Pemilik Warung Seblak Kembali Dilaporkan, Kini Istri TNI di Pamekasan Ditipu Ratusan Juta

Selasa, 13 Oktober 2026 - 18:29 WIB

Djavaloka Bistro Padukan Daging Asap, Minuman Khas, dan Pengalaman Meracik Tembakau

Selasa, 13 Oktober 2026 - 11:01 WIB

Dilaporkan atas Dugaan Tuduhan LGBT dan Pemalsuan, Kuasa Hukum 3 Purna Paskibraka Pamekasan Buka Suara

Senin, 12 Oktober 2026 - 13:26 WIB

Koordinator Aksi Penolakan Indomaret di Pamekasan Justru Salahkan Pihak Indomaret atas Perusakan

Senin, 12 Oktober 2026 - 12:08 WIB

GEGER YOGYAKARTA! KMY Gelar Istighasah, 1.000 Warga Madura Kawal Pemeriksaan Pengurus

Berita Terbaru