MADURA HARI INI | PAMEKASAN – Forum Aspirasi Rakyat Madura (FARA) pastikan gelar aksi demonstrasi di depan Kantor Badan Pengelolaan Keuangan dan Pendapatan Daerah (BPKPD) Kabupaten Pamekasan, Senin, 8 Juni 2026.
Aksi yang dijadwalkan dimulai pukul 09.00 WIB itu diperkirakan akan diikuti sekitar puluhan peserta yang terdiri dari mahasiswa dan masyarakat.
Koordinator aksi FARA, Royhan Iqbal, menuding adanya dugaan penyelewengan anggaran yang bersumber dari uang rakyat.
ADVERTISEMENT
.
SCROLL TO RESUME CONTENT
“Kami akan cocokan data. Karena anggaran yang digunakan berasal dari masyarakat, maka kami sebagai masyarakat juga berhak mengawasi,” ujar Royhan, Sabtu (6/6/2026).
Tidak hanya itu, pihaknya akan menyampaikan sejumlah tuntutan, di antaranya meminta aparat penegak hukum menindaklanjuti dugaan penyimpangan proyek abal-abal yang disebut terjadi di lingkungan BPKPD Kabupaten Pamekasan.
Proyek abal-abal itu nantinya akan dipertanyakan kepada kepala BPKPD Pamekasan.
Selain itu, FARA juga mendorong adanya klarifikasi terbuka dari pihak-pihak terkait guna menghindari munculnya spekulasi di tengah masyarakat.
Ia menyebut, pengawasan masyarakat merupakan elemen penting dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang bersih, transparan, dan bertanggung jawab.
Karena itu, FARA mengajak masyarakat untuk ikut mengawal penggunaan anggaran daerah agar benar-benar berpihak pada kepentingan publik serta sesuai dengan prinsip good governance.
“Partisipasi masyarakat sangat penting. Dengan pengawasan yang kuat, kita berharap tata kelola pemerintahan semakin baik, transparan, dan dapat dipertanggungjawabkan,” pungkasnya.











