Diklaim Tak Sesuai Standar, SPPG Proppo Pamekasan Beri Penjelasan soal Menu Kebab MBG

- Wartawan

Sabtu, 20 Juni 2026 - 08:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kepala SPPG Proppo Pangorayan, Thowilus Shidqi, menanggapi polemik video viral MBG dengan menjelaskan variasi menu kebab serta meluruskan isu terkait kepemilikan dapur penyedia program.

Kepala SPPG Proppo Pangorayan, Thowilus Shidqi, menanggapi polemik video viral MBG dengan menjelaskan variasi menu kebab serta meluruskan isu terkait kepemilikan dapur penyedia program.

MADURA HARI INI | PAMEKASAN – Pengelola Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Proppo Pangorayan, Kabupaten Pamekasan, memberikan tanggapan atas beredarnya video Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di MI Miftahul Ulum Panaguan, Kecamatan Proppo, yang viral di media sosial, Jumat (19/6/2026).

Video tersebut memicu beragam tanggapan masyarakat. Selain menyoroti menu makanan yang disajikan kepada siswa, muncul pula informasi yang mengaitkan dapur penyedia MBG dengan salah satu pimpinan DPRD Kabupaten Pamekasan.

Menanggapi hal itu, Kepala SPPG Proppo Pangorayan, Thowilus Shidqi, menjelaskan bahwa menu yang menjadi sorotan merupakan menu kebab yang telah dirancang berdasarkan kebutuhan gizi penerima manfaat.

ADVERTISEMENT

ads.

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Menu yang kami distribusikan pada hari Jumat, 19 Juni 2026, yaitu menu kebab, sudah diperhitungkan nilai gizinya untuk memenuhi Angka Kecukupan Gizi (AKG) penerima manfaat oleh pengawas gizi,” ujarnya.

BACA JUGA :  Tokoh Pantura Pamekasan Terancam Laporkan Adik Tersangka Eks Dewan Sumenep yang Ditahan Penggelapan Uang Rp 1 Miliar

Menurut Thowilus, variasi menu tersebut merupakan bagian dari pengembangan Program Makan Bergizi Gratis. Langkah itu diambil setelah pihaknya menerima masukan dari sekolah agar menu yang diberikan kepada siswa lebih beragam.

“Kami mendapat masukan dari sekolah agar menu yang disajikan tidak monoton seperti ayam dan telur. Karena itu, kami menghadirkan variasi menu kebab agar penerima manfaat tidak merasa bosan,” katanya.

Ia menambahkan, menu tersebut tetap memperhatikan keseimbangan gizi dengan memadukan sumber karbohidrat, protein, sayuran, dan komponen pangan lainnya yang telah disesuaikan dengan kebutuhan anak usia sekolah.

BACA JUGA :  Ngaku Habis Rp38 Miliar Dukung Khofifah di Pilgub Jatim, H Her : Tak Usah Ganti Uang Saya Itu

Selain menjelaskan mengenai menu yang disajikan, Thowilus juga meluruskan informasi yang berkembang terkait kepemilikan dapur penyedia MBG di Proppo.

Ia menegaskan bahwa SPPG Proppo Pangorayan tidak dimiliki oleh salah satu pimpinan DPRD Kabupaten Pamekasan sebagaimana isu yang beredar di masyarakat.

Menurutnya, operasional SPPG Proppo Pangorayan berada di bawah naungan Yayasan Sosial dan Pendidikan Islam Mubtadiin yang menjalankan pelayanan sesuai ketentuan Program Makan Bergizi Gratis.

“Kami berharap masyarakat memperoleh informasi yang utuh dan tidak mudah terpengaruh oleh informasi yang belum terverifikasi,” ungkapnya.

Dari sisi operasional, Thowilus memastikan bahwa dapur SPPG Proppo Pangorayan telah memenuhi berbagai persyaratan pendukung.

“Kami sudah memiliki Sertifikat Sanitasi Laik Higiene dan Sanitasi (SLHS), tenaga chef bersertifikat, serta seluruh relawan yang telah mengikuti pelatihan penjamah makanan,“ imbuhnya.

BACA JUGA :  Sejumlah Warga di Sampang Keluhkan Penyaluran Bantuan, Kenapa?

Selain itu, dapur juga didukung fasilitas instalasi pengolahan air limbah (IPAL), alat pengering ompreng, dan water heater guna menunjang kebersihan serta keamanan proses pengolahan makanan.

Menurutnya, Thowilus turut menyampaikan permohonan maaf apabila menu yang disajikan pada hari tersebut dinilai kurang diminati oleh sebagian penerima manfaat.

“Saya sebagai Kepala SPPG memohon maaf apabila menu yang kami sajikan kurang diminati oleh penerima manfaat. Kami akan terus berkomitmen melakukan evaluasi agar dapat memberikan pelayanan yang baik, baik dari segi kualitas maupun kuantitas, serta dapat diterima dengan baik oleh penerima manfaat,” tandasnya.

Berita Terkait

Waketum PP GP Ansor Soroti Maraknya Demo di Pamekasan: Dinilai Hambat Investor dan Peluang Kerja
Dugaan Pemalsuan Tanah Kas Desa Majungan, Notaris, Perantara dan Pegawai Kejaksaan Jadi Tersangka
Harta Kekayaan Bupati Pamekasan Kholilurrahman Naik Turun, Pernah Rp785 Juta hingga Tembus Rp3,89 Miliar
Terima Aduan Ulama dan Tokoh Masyarakat, Hotel Putri dan 5 Tempat Karaoke di Pamekasan Disegel Paksa
Pemilik Warung Seblak Kembali Dilaporkan, Kini Istri TNI di Pamekasan Ditipu Ratusan Juta
DPRD Pamekasan Gelar Paripurna Pandangan Umum Fraksi atas Raperda APBD 2027
Djavaloka Bistro Padukan Daging Asap, Minuman Khas, dan Pengalaman Meracik Tembakau
Dilaporkan atas Dugaan Tuduhan LGBT dan Pemalsuan, Kuasa Hukum 3 Purna Paskibraka Pamekasan Buka Suara

Berita Terkait

Rabu, 21 Oktober 2026 - 14:59 WIB

Waketum PP GP Ansor Soroti Maraknya Demo di Pamekasan: Dinilai Hambat Investor dan Peluang Kerja

Rabu, 21 Oktober 2026 - 11:20 WIB

Dugaan Pemalsuan Tanah Kas Desa Majungan, Notaris, Perantara dan Pegawai Kejaksaan Jadi Tersangka

Selasa, 20 Oktober 2026 - 18:07 WIB

Harta Kekayaan Bupati Pamekasan Kholilurrahman Naik Turun, Pernah Rp785 Juta hingga Tembus Rp3,89 Miliar

Minggu, 18 Oktober 2026 - 01:07 WIB

Terima Aduan Ulama dan Tokoh Masyarakat, Hotel Putri dan 5 Tempat Karaoke di Pamekasan Disegel Paksa

Kamis, 15 Oktober 2026 - 18:50 WIB

Pemilik Warung Seblak Kembali Dilaporkan, Kini Istri TNI di Pamekasan Ditipu Ratusan Juta

Berita Terbaru