Aktivis BMM Desak Usut Dugaan Pungli Bimtek, Kadisdukcapil Pamekasan Sebut Uang Sudah Habis

- Wartawan

Rabu, 24 Juni 2026 - 13:18 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BMM saat melakukan aksi demonstrasi di kantor Disdukcapil Pamekasan.

BMM saat melakukan aksi demonstrasi di kantor Disdukcapil Pamekasan.

MADURA HARI INI | PAMEKASAN – Barisan Masyarakat Medeka (BMM) minta Aparat Penegak Hukum Polisi dan Kejaksaan untuk periksa Disdukcapil soal dugaan pungli bimtek Adminduk se-Pamekasan.

Penyampaian desakan tersebut disampaikan Suja’i koordinator aksi BMM Pamekasan di depan kantor Kantor Dispendukcapil Pamekasan. Rabu (24/6/2026) pukul 10.00 wib.

Suja’i menyatakan ada sejumlah persoalan yang perlu ditelusuri lebih lanjut. Seperti mekanisme pembayaran kontribusi Rp 2,6 juta bagi peserta dengan menggunakan rekening pribadi.

“Jadi Jangan jadikan bimtek sebagai alasan untuk memperkaya diri oknum Dispendukcapil. Sekarang saya sudah mengantogi bukti-bukti dan akan saya laporkan ke Kejaksaan Negeri Pamekasan,” koarnya.

BACA JUGA :  Ternyata Dalam Rangka ini Kapolres Pamekasan Kunjungi SLB PGRI

Pihaknya mendesak Kadis Pendudukancapil harus bertanggungjawab serta mengklarifikasi atas pungutan yang dilakukan pada operator adminduk desa.

“Kadis pendudukancapil harus memberikan klarifikasi terbuka atas pungli yang diperbuat,”imbuhnya.

Sementara Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Pemkab Pamekasan Agus Budi Santoso mengatakan, bahwa sumbangan tersebut sudah sesuai dengan aturan yang ada.

BACA JUGA :  Tak Ditemui Kepala BPKAD Pamekasan Saat Demo, Forkot Akan Lapor Polisi terkait Dugaan Penyimpangan

“Bintek sudah sesuai dengan surat dari kemendagri. Serta kegiatan tersebut bertujuan meningkatkan kualitas pelayanan administrasi kependudukan,”ujarnya.

Agus Budi Santoso, menambahkan bahwa kontribusi Rp 2,6 juta yang dibayarkan peserta digunakan sepenuhnya untuk kebutuhan kegiatan.

“Salahsatunya untuk biaya transportasi, konsumsi hingga penginapan selama bimtek berlangsung,”tandasnya.

Berita Terkait

Ketua Dewan Merasa Ditipu Korwil BGN Pamekasan saat Demo PMII
Merasa Difitnah Jadi Ikut Tergugat, Pria di Pamekasan Siap Bongkar Fakta soal Plang Lelang
Rawan Dikorupsi, Anggaran Pengadaan Hand Tractor DKPP Sumenep Tembus Rp1,9 Miliar 
Hasil Sidak, Satgas MBG Pamekasan Apresiasi Kinerja Dapur SPPG Pangorayan Proppo
Harapan Baru Warga Binaan Lapas Pamekasan, BIP Dorong Rp2 Miliar untuk Bekal Usaha
Mantap! Program Pamekasan Bersih, Wabup Sukriyanto Pimpin Kerja Bakti
Diklaim Tak Sesuai Standar, SPPG Proppo Pamekasan Beri Penjelasan soal Menu Kebab MBG
Mobil Dinas Bapperida Pamekasan Disulap Jadi Milik Perorangan Disebut Masuk Ranah Pidana

Berita Terkait

Rabu, 24 Juni 2026 - 23:39 WIB

Ketua Dewan Merasa Ditipu Korwil BGN Pamekasan saat Demo PMII

Rabu, 24 Juni 2026 - 22:17 WIB

Merasa Difitnah Jadi Ikut Tergugat, Pria di Pamekasan Siap Bongkar Fakta soal Plang Lelang

Rabu, 24 Juni 2026 - 13:18 WIB

Aktivis BMM Desak Usut Dugaan Pungli Bimtek, Kadisdukcapil Pamekasan Sebut Uang Sudah Habis

Selasa, 23 Juni 2026 - 08:56 WIB

Rawan Dikorupsi, Anggaran Pengadaan Hand Tractor DKPP Sumenep Tembus Rp1,9 Miliar 

Minggu, 21 Juni 2026 - 17:15 WIB

Harapan Baru Warga Binaan Lapas Pamekasan, BIP Dorong Rp2 Miliar untuk Bekal Usaha

Berita Terbaru

Ilustrasi. Petani saat menggunakan alsintan di lahan pertaniannya.

Politik dan Pemerintahan

Rawan Dikorupsi, Anggaran Pengadaan Hand Tractor DKPP Sumenep Tembus Rp1,9 Miliar 

Selasa, 23 Jun 2026 - 08:56 WIB