Aktivis Desak Aparat Berantas Rokok Ilegal Surya Jaya yang Diproduksi Haji Y di Larangan Pamekasan

- Wartawan

Minggu, 5 Oktober 2025 - 18:41 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi.

Ilustrasi.

PAMEKASAN, MADURA HARI INI – Peredaran rokok ilegal kembali mengguncang Kabupaten Pamekasan, Madura. Kali ini, merek Surya Jaya menjadi sorotan publik setelah diduga kuat diproduksi oleh seorang pengusaha berinisial Haji Y, warga Kecamatan Larangan.

Padahal, pemerintah pusat melalui Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa terus menggencarkan kampanye nasional pemberantasan rokok ilegal. Namun ironisnya, di lapangan, produk tanpa cukai itu justru beredar bebas, baik di warung-warung kecil hingga platform jual beli daring, tanpa ada tindakan tegas dari aparat.

Bea Cukai Dinilai Tak Berdaya, Publik mulai mempertanyakan kinerja Bea Cukai Madura yang bermarkas di Pamekasan. 

Lembaga yang seharusnya menjadi garda terdepan dalam pengawasan cukai itu dinilai tak berdaya menghadapi praktik ilegal yang semakin terang-terangan.

Pemerhati isu cukai, Moh. Rohim, menilai kondisi ini mencerminkan lemahnya integritas penegakan hukum di daerah.

“Titik-titik produksi rokok bodong itu sudah lama diketahui banyak pihak, termasuk aparat. Kalau sampai sekarang tidak diberantas, wajar kalau publik menilai ada pembiaran bahkan permainan,” tegas Rohim, Minggu (5/10/2025).

Menurutnya, Pamekasan kini telah berubah menjadi “surga rokok bodong”, tempat suburnya bisnis ilegal yang justru berjalan di bawah hidung aparat.

BACA JUGA :  Gawat! Skandal Mafia Ternak Pita Cukai Rokok Guncang Madura, Aktivis Minta Periksa PR Alfian Rabbani

DBHCHT Besar, Hasilnya Nihil

Rohim juga menyoroti tidak maksimalnya penggunaan Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau (DBHCHT) yang setiap tahun dikucurkan pemerintah untuk pemberantasan rokok ilegal.

“Lucunya, dana yang digelontorkan besar, tapi hasilnya nihil. Produksi rokok ilegal malah makin marak,” sindirnya.

Ia menilai pemerintah pusat harus bersikap lebih tegas dan tidak hanya berkoar-koar di media, melainkan turun langsung menindak jaringan mafia rokok ilegal di Madura.

“Kalau serius, bongkar sampai ke akar. Termasuk jika ada oknum aparat Bea Cukai yang ikut bermain. Jangan biarkan Madura jadi laboratorium rokok ilegal,” tantang Rohim.

Menanti Respons Bea Cukai Madura

BACA JUGA :  Salut! Dua Bocah Penjual Jajanan di Arek Lancor Pamekasan yang Punya Cita-cita Mulia

Hingga berita ini diturunkan, Kepala Bea Cukai Madura, Novian Dermawan, belum memberikan klarifikasi resmi terkait tudingan pembiaran terhadap produksi dan peredaran rokok ilegal merek Surya Jaya di wilayah hukumnya.

Sementara itu, kabar dugaan produksi rokok ilegal oleh pengusaha Haji Y kini telah menjadi perbincangan hangat di berbagai platform media sosial, menambah panjang daftar persoalan peredaran rokok bodong di Pulau Madura.

Penulis : Al

Berita Terkait

Waketum PP GP Ansor Soroti Maraknya Demo di Pamekasan: Dinilai Hambat Investor dan Peluang Kerja
Dugaan Pemalsuan Tanah Kas Desa Majungan, Notaris, Perantara dan Pegawai Kejaksaan Jadi Tersangka
Harta Kekayaan Bupati Pamekasan Kholilurrahman Naik Turun, Pernah Rp785 Juta hingga Tembus Rp3,89 Miliar
Terima Aduan Ulama dan Tokoh Masyarakat, Hotel Putri dan 5 Tempat Karaoke di Pamekasan Disegel Paksa
Pemilik Warung Seblak Kembali Dilaporkan, Kini Istri TNI di Pamekasan Ditipu Ratusan Juta
DPRD Pamekasan Gelar Paripurna Pandangan Umum Fraksi atas Raperda APBD 2027
Djavaloka Bistro Padukan Daging Asap, Minuman Khas, dan Pengalaman Meracik Tembakau
Dilaporkan atas Dugaan Tuduhan LGBT dan Pemalsuan, Kuasa Hukum 3 Purna Paskibraka Pamekasan Buka Suara

Berita Terkait

Rabu, 21 Oktober 2026 - 14:59 WIB

Waketum PP GP Ansor Soroti Maraknya Demo di Pamekasan: Dinilai Hambat Investor dan Peluang Kerja

Rabu, 21 Oktober 2026 - 11:20 WIB

Dugaan Pemalsuan Tanah Kas Desa Majungan, Notaris, Perantara dan Pegawai Kejaksaan Jadi Tersangka

Selasa, 20 Oktober 2026 - 18:07 WIB

Harta Kekayaan Bupati Pamekasan Kholilurrahman Naik Turun, Pernah Rp785 Juta hingga Tembus Rp3,89 Miliar

Minggu, 18 Oktober 2026 - 01:07 WIB

Terima Aduan Ulama dan Tokoh Masyarakat, Hotel Putri dan 5 Tempat Karaoke di Pamekasan Disegel Paksa

Kamis, 15 Oktober 2026 - 18:50 WIB

Pemilik Warung Seblak Kembali Dilaporkan, Kini Istri TNI di Pamekasan Ditipu Ratusan Juta

Berita Terbaru