PAMEKASAN, Madura Hari Ini. Tradisi bermain petasan saat Lebaran di Pamekasan masih cukup tinggi.
Meski setahun silam di Pangorayan Proppo telah memakan korban, pada tahun ini berpindah ke Desa Badung, wilayah Proppo.
Di desa itu, warga bebas membuat petasan dengan ukuran yang sangat besar dan sesuka hati.
ADVERTISEMENT
.
SCROLL TO RESUME CONTENT
Banyaknya petasan itu bahkan ada yang diberi nama “rudal Iran”. Bentuknya yang serupa dan berukuran besar.
Petasan rudal Iran itu diledakkan setelah salat id pada Sabtu (21/3/2026) sekitar pukul 08.00 WIB.
Pun, saat meledakkan petasan berukuran jumbo tersebut, warga menyiarkan secara live di media sosial.
Beragam komentar muncul dari warganet. Mereka selain mengingatkan bahaya juga menyinggung keberadaan polisi.
“Tidak ada polisinya atau suruh datang, tak kasi rokok,” ujar warganet.
Salah satu warga setempat, Imam Turmudzi (28), membenarkan peledakan petasan tersebut.
Namun, ia justru menilai bahwa hal tersebut membahayakan banyak orang terutama warga sekitar.
“Saya sebagai warga sangat menyangkan terhadap tradisi mercon ini karena sangat membahayakan,” tukasnya.











