Hore! Pengelolaan Migas di Perairan Sampang Madura Siap Dimulai

- Wartawan

Sabtu, 19 Juli 2025 - 15:23 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ket. Beritasatu/madurahariini.

Ket. Beritasatu/madurahariini.

SAMPANG, MADURA HARI INI | Aktivitas pengeboran minyak dan gas (migas) di perairan Sampang kembali bergulir. PC Ketapang II Ltd., selaku Kontraktor Kontrak Kerja Sama (KKKS), memulai tahapan awal melalui kegiatan sosialisasi kepada masyarakat dan pemangku kepentingan.

 Kegiatan sosialisasi ini berlangsung dan diikuti puluhan pihak terkait. Tak hanya dari unsur pemerintah, forum ini juga melibatkan aparat keamanan, Forkopimda Kabupaten Sampang, serta perwakilan nelayan dari Himpunan Nelayan Seluruh Indonesia (HNSI).

Dari unsur pemerintah, hadir Kepala SKK Migas Perwakilan Jabanusa, perwakilan Dinas ESDM Jawa Timur, dan Sekretaris Daerah Kabupaten Sampang. Hadir pula Danlanal Batuporon dan Vice President PC Ketapang II Ltd.

Kabid Energi Baru Terbarukan Dinas ESDM Jatim, Rendy Herdijanto menegaskan bahwa Pemprov Jatim siap mengawal proyek strategis nasional ini.

“Kami mendukung penuh demi mencapai target produksi migas nasional sesuai arahan Presiden Prabowo,” tegasnya, Kamis (17/7) mengutip JatimUPdate.id.

Sementara itu, perwakilan PC Ketapang II menyebutkan bahwa pengeboran ini bukan hanya proyek teknis semata.

“Ini bentuk nyata komitmen kami dalam mendukung ketahanan energi nasional,” ujarnya dalam forum.

BACA JUGA :  SPPG Medan Disorot! Kapolri Tinjau Langsung Dapur Program Gizi Prabowo-Gibran

Adapun lokasi pengeboran berada di anjungan BTJT-B, sekitar 22 kilometer dari bibir pantai Sampang. Anjungan tersebut termasuk dalam kawasan Daerah Terbatas Terlarang (DTT) dan telah dilengkapi fasilitas seperti terminal, dua wellhead platforms, FPSO, serta 16 sumur produksi aktif.

Jadwal pengeboran sudah disiapkan secara bertahap. Setelah sosialisasi pada awal Juli, dilanjutkan dengan mobilisasi alat berat pada minggu kedua, lalu pengeboran dimulai pada minggu ketiga bulan yang sama.

BACA JUGA :  Hasil Investigasi Polisi, Ternyata Ada 8 Siswa yang Diduga Keracunan Menu MBG di Pegantenan

Forum ini juga membahas pentingnya kolaborasi antar lembaga agar proyek berjalan aman dan lancar. Dukungan masyarakat pesisir dinilai sangat vital, terutama dalam menjaga kawasan operasional tetap kondusif.

“Kami ingin seluruh proses ini berjalan harmonis, tidak hanya dari sisi teknis, tapi juga sosial dan lingkungan,” tambah perwakilan SKK Migas.

Sosialisasi ini menjadi jembatan komunikasi antara dunia industri energi dan masyarakat pesisir. Tak hanya menjawab kekhawatiran nelayan, kegiatan ini juga mempertegas pentingnya sinergi dalam menjaga keberlanjutan pembangunan sektor migas di Jawa Timur.

Penulis : Al

Editor : Redaksi

Berita Terkait

Gempar! Video Asusila Dua Sejoli Diduga Pelajar SMP di Pamekasan
PWI Beri Catatan: Demo DPD NasDem Pamekasan Dinilai Bukan Langkah Efektif 
Instruksi Kapolres, Tujuh Gereja di Pamekasan Dijaga Ketat Ratusan Polisi Jelang Perayaan Paskah
Gadis Cantik Kembang Desa, Warga Camplong Sampang Hilang, Keluarga Berharap Kepulangan
Jelang Pernikahan, Wanita Cantik Asal Sampang Mendadak Kabur dan Hilang, Keluarga Terpukul
Polisi Kecolongan, Balon Udara “Marbol Group” Ukuran Jumbo Membahayakan Terbang Bebas
Gawat! Pasca Salat Id, Petasan “Rudal Balistik Iran” Diledakkan di Pamekasan
Ketua Satgas Pamekasan Kak Sukri Terima Baik Pendemo MBG

Berita Terkait

Jumat, 17 April 2026 - 00:52 WIB

Gempar! Video Asusila Dua Sejoli Diduga Pelajar SMP di Pamekasan

Rabu, 1 April 2026 - 15:57 WIB

Instruksi Kapolres, Tujuh Gereja di Pamekasan Dijaga Ketat Ratusan Polisi Jelang Perayaan Paskah

Rabu, 25 Maret 2026 - 20:08 WIB

Gadis Cantik Kembang Desa, Warga Camplong Sampang Hilang, Keluarga Berharap Kepulangan

Rabu, 25 Maret 2026 - 20:02 WIB

Jelang Pernikahan, Wanita Cantik Asal Sampang Mendadak Kabur dan Hilang, Keluarga Terpukul

Senin, 23 Maret 2026 - 22:46 WIB

Polisi Kecolongan, Balon Udara “Marbol Group” Ukuran Jumbo Membahayakan Terbang Bebas

Berita Terbaru