Kunjungan Mensos Gus Ipul di Pamekasan Diwarnai Penolakan, Pemuda dan Mahasiswa Minta KPK Ambil Sikap

- Wartawan

Minggu, 10 Mei 2026 - 14:20 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pemuda dan mahasiswa saat membentangkan sepanduk penolakan Gus Ipul di depan pintu masuk kampus UIN Madura.

Pemuda dan mahasiswa saat membentangkan sepanduk penolakan Gus Ipul di depan pintu masuk kampus UIN Madura.

PAMEKASAN, MADURA HARI INI – Kunjungan Menteri Sosial RI, Saifullah Yusuf atau yang akrab disapa Gus Ipul, ke kampus Universitas Islam Negeri Madura pada Minggu (10/5/2026), diwarnai aksi penolakan dari sejumlah pemuda dan mahasiswa di depan pintu masuk kampus. Mereka membentangkan spanduk penolakan.

Aksi penolakan tersebut dipicu dugaan penggelembungan anggaran pengadaan sepatu untuk program Sekolah Rakyat yang belakangan menjadi sorotan publik. Massa aksi menilai anggaran pengadaan sepatu siswa yang disebut mencapai Rp27 miliar terkesan tidak wajar dan minim transparansi.

BACA JUGA :  Langgar HET, Ketua Poktan Mawar Desa Ambat Diduga Jual Pupuk Subsidi Antar Desa

Salah satu pemuda di Pamekasan berinisial SA yang juga bertindak sebagai koordinator lapangan aksi mengatakan, kedatangan Gus Ipul ke Pamekasan patut dipertanyakan di tengah munculnya dugaan mark up anggaran dalam program tersebut.

ADVERTISEMENT

ads.

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Kunjungan kerja Menteri Sosial Gus Ipul ke kampus UIN Madura di Pamekasan patut kami tolak karena berkaitan dengan dugaan mark up anggaran yang fantastis dan dinilai tidak masuk akal,” ujar SA di lokasi.

BACA JUGA :  Pimpinan UNIRA Siap Ambil Tindakan Tegas Bila Terbukti Panitia Kongkalikong di Pemira 2025

Menurutnya, program Sekolah Rakyat sejatinya merupakan gagasan baik pemerintah dalam meningkatkan kualitas pendidikan masyarakat. Namun, dugaan penggelembungan anggaran pengadaan perlengkapan sekolah dinilai mencederai tujuan mulia program tersebut.

“Kami sangat menyayangkan program yang memiliki tujuan baik untuk rakyat justru diduga sarat praktik penyimpangan dalam pengadaan kebutuhan sekolah,” lanjutnya.

BACA JUGA :  Gegara Unggahan Akun Tiktok @Janda yang Tersakiti 3 Kali, Warga Proppo Pamekasan Lapor Polisi

Dalam aksi tersebut, massa juga menyampaikan dua tuntutan utama, yakni:

Meminta Presiden Prabowo Subianto mencopot Gus Ipul dari jabatannya sebagai Menteri Sosial RI.

Mendesak Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) untuk memeriksa dugaan mark up anggaran pengadaan sepatu program Sekolah Rakyat.

Meski sempat diwarnai penolakan dan aksi unjuk rasa dari sejumlah pemuda dan mahasiswa, agenda kunjungan Menteri Sosial di kampus UIN Madura tetap berlangsung hingga selesai.

Berita Terkait

LKPP Jatim Kecam Perusakan Plengsengan Penahan Jalan di Desa Majungan Pamekasan
AKP Agus Tinggalkan Jabatan Kasatresnarkoba Polres Pamekasan, Digantikan AKP Suyanto
Disorot Dugaan Jual Beli Titik SPPG di Madura, Harta Slamet Ariyadi Turun Drastis Rp 10 Miliar Jadi Rp 6,1 Miliar
Achsanul Qosasi Hadiri HUT ke-14 Kabar Madura
Demo Mabes Polri, Desak Usut Dugaan Setoran Uang Pengamanan Rokok Ilegal ke Oknum Polisi Pamekasan
Forkot Desak KPK dan Kejagung Periksa Slamet Ariyadi DPR RI Dugaan Jual Beli Titik SPPG di Madura
Bidik Kapasitas Anggota, Bhayangkari Polres Pamekasan Ikuti Pelatihan Table Manner
Dalami Laporan Dugaan Suap dan Pungli Korwil BGN Pamekasan, Polisi Berpeluang Panggil Sejumlah Kepala Dapur MBG

Berita Terkait

Kamis, 11 Juni 2026 - 20:43 WIB

LKPP Jatim Kecam Perusakan Plengsengan Penahan Jalan di Desa Majungan Pamekasan

Rabu, 10 Juni 2026 - 17:23 WIB

AKP Agus Tinggalkan Jabatan Kasatresnarkoba Polres Pamekasan, Digantikan AKP Suyanto

Rabu, 10 Juni 2026 - 16:30 WIB

Disorot Dugaan Jual Beli Titik SPPG di Madura, Harta Slamet Ariyadi Turun Drastis Rp 10 Miliar Jadi Rp 6,1 Miliar

Selasa, 9 Juni 2026 - 19:11 WIB

Demo Mabes Polri, Desak Usut Dugaan Setoran Uang Pengamanan Rokok Ilegal ke Oknum Polisi Pamekasan

Selasa, 9 Juni 2026 - 14:25 WIB

Forkot Desak KPK dan Kejagung Periksa Slamet Ariyadi DPR RI Dugaan Jual Beli Titik SPPG di Madura

Berita Terbaru

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sampang, Jawa Timur membentuk Tim Pembinaan dan Pengawasan (Binwas) Program Makan Bergizi Gratis (MBG) agar upaya pelaksanaan program prioritas Presiden Prabowo Subianto itu berjalan efektif dan sesuai ketentuan. (Foto/ANT).

Politik dan Pemerintahan

Pemkab Sampang Resmi Bentuk Binwas MBG

Jumat, 12 Jun 2026 - 07:49 WIB