Waduh! Teriakan Emak-emak Bikin Pencuri Kotak Amal Masjid di Sampang Kapok

- Wartawan

Rabu, 30 Juli 2025 - 19:36 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Saat maling ditangkap. (Foto : Harian Birawa/MaduraHariIni).

Saat maling ditangkap. (Foto : Harian Birawa/MaduraHariIni).

SAMPANG, MADURA HARI INI|Aksi nekat seorang pria yang diduga hendak membobol kotak amal di Masjid Al-Firdaus, Desa Tobai Timur, Kecamatan Sokobanah, Kabupaten Sampang, Madura nyaris berujung amukan massa. Insiden itu terjadi pada Senin (28/7) lalu sekitar pukul 02.00 WIB, saat warga tengah terlelap.

Menurut Kapolsek Sokobanah, Kabupaten Sampang, Iptu Sujiyono, terduga pelaku berinisal MA (33) asal Karanganyar, Kecamatan Ketapang, Sampang.

Awalnya, aksi MA dipergoki oleh seorang warga bernama Ibu Rahma, yang rumahnya hanya berjarak sekitar 20 meter dari masjid.

”Saat hendak berpindah tempat tidur di ruang tamu, ia melihat seorang pria mencurigakan tengah mengutak-atik kotak amal di teras masjid, begitu diteriaki, warga langsung berdatangan dan menangkap pelaku,” kata Kapolsek Sokobanah Iptu Sujiyono, dikutip dari Harian Birawa, Selasa (29/7).

Tak berselang lama, pihak Polsek Sokobanah datang dan mengamankan pelaku ke kantor polisi. Pagi harinya, petugas melakukan penyitaan terhadap kotak amal dan membawanya ke Polsek.

BACA JUGA :  Viral Durasi 4 Menit 27 Detik, Satu Pemeran Video Asusila di Pamekasan Diamankan Polisi

Iptu Sujiono melanjutkan, tersangka setelah di Mapolsek Sokobanah. Pada pagi harinya, polisi juga menyita kotak amal masjid sebagai barang bukti, namun kuncinya dipegang oleh pihak takmir masjid.

”Sekitar pukul 10.00 WIB, pihak takmir masjid mendatangi Mapolsek Sokobanah sambil membawa kunci kotak amal yang disita. Setelah dibuka bersama-sama, kotak amal hanya berisi Rp90.500. Karena isinya senilai itu, kasus ini termasuk pencurian ringan sehingga tersangka tidak bisa ditahan,” jelasnya.

Iptu Sujiono menjelaskan, setelah berkoordinasi dengan Polsek Pasean ternyata benar di masjid ini terjadi kehilangan kotak amal dengan tafsiran kerugian yang dialami pelapor Masjid Al Amin Agung sebesar kurang lebih Rp3 juta. Perbuatan ini termasuk pidana kategori pencurian berat dan tersangka bisa ditahan.

BACA JUGA :  JPU Tuntut Ibu Syamsiah di Sampang 2 Tahun 10 Bulan, Sebut Tak Sesuai Fakta Sidang

”Kemarin sore, perkara ini kami limpahkan ke Polsek Pasean. Sehingga saat ini yang memproses hukum adalah Polsek Pasean, Polres Pamekasan. Kalau yang di Polsek Sokobanah hanya masuk Tindak Pidana Ringan (Tipiring) dan nanti menunggu keputusan hakim,” tandasnya

Penulis : Al

Editor : Redaksi

Berita Terkait

Yayasan Cendekia Pemerhati Cukai Indonesia Soroti Kontruksi Penanganan Kasus di BC Madura
Aktivis FAMAS Desak Bea Cukai Madura Tangkap ATK yang Diduga Dalang Peredaran Rokok Ilegal
Jadi DPO, Pria Asal Sampang Tersangka Dugaan Pencurian Rp55 Juta Diburu Polres Pamekasan
7 Hari Usai Penggeledahan Tak Muncul Tersangka, Masyarakat Akan Bawa Kotoran Sapi ke Kantor Kejari Pamekasan
Asik Geledah Tanpa Adanya Tersangka, Masyarakat Mulai Ragukan Langkah Kepala Kejari Pamekasan
Korban Buka Sayembara Rp20 Juta yang Bisa Serahkan Mantan Pegawai BRI Pamekasan 6 Tahun Buron
Sapu Bersih 27 Pelaku Asusila, Iptu Nur Fajri Alim Kasatreskrim Polres Sampang Diganjar Penghargaan
Eks Pegawai BRI Jadi DPO 6 Tahun, 17 Korban Datangi Polres Pamekasan Minta Tangkap

Berita Terkait

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 19:22 WIB

Yayasan Cendekia Pemerhati Cukai Indonesia Soroti Kontruksi Penanganan Kasus di BC Madura

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 08:16 WIB

Aktivis FAMAS Desak Bea Cukai Madura Tangkap ATK yang Diduga Dalang Peredaran Rokok Ilegal

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 08:58 WIB

Jadi DPO, Pria Asal Sampang Tersangka Dugaan Pencurian Rp55 Juta Diburu Polres Pamekasan

Jumat, 7 Agustus 2026 - 13:52 WIB

7 Hari Usai Penggeledahan Tak Muncul Tersangka, Masyarakat Akan Bawa Kotoran Sapi ke Kantor Kejari Pamekasan

Kamis, 6 Agustus 2026 - 19:19 WIB

Asik Geledah Tanpa Adanya Tersangka, Masyarakat Mulai Ragukan Langkah Kepala Kejari Pamekasan

Berita Terbaru