Pemilik Monyet Diperiksa Dugaan Unsur Kelalaian, Buntut Tewaskan Bocah

- Wartawan

Jumat, 3 April 2026 - 19:04 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Monyet yang dibunuh.

Monyet yang dibunuh.

PAMEKASAN, Madura Hari Ini. Monyet peliharaan Siful warga Desa Sotabar, Kecamatan Pasean, Kabupaten Pamekasan yang sempat menyerang seorang bocah hingga tewas, dibunuh oleh pemiliknya.

Kasi Humas Polres Pamekasan Ipda Yoni Evan Pratama mengatakan bahwa polisi masih memeriksa pemilik monyet tersebut terkait dugaan adanya unsur kelalaian.

“Polisi masih memeriksa pemilik, apakah ada unsur kelalaian disitu,” kata Ipda Evan, Jumat (3/4/2026).

Peristiwa ini terjadi setelah kasus penyerangan yang menewaskan bocah bernama Muhammad Kenzi (5) saat tengah asik bermain dengan kedua temannya.

Kapolsek Pasean, AKP Gunarto, membenarkan bahwa monyet tersebut telah dibunuh oleh pemiliknya setelah kembali ke rumah.

BACA JUGA :  Kasus Pencurian Mesin Giling Minta Direkonstruksi Terbuka dan Gelar Perkara Khusus

“Setelah menggigit korban, monyet itu kembali ke pemiliknya. Saat itulah langsung dibunuh,” kata AKP Gunarto.

Menurutnya, sebelumnya monyet tersebut memang sempat lepas sejak Selasa sore menjelang magrib dan sempat dicari.

“Jarak lokasi kejadian dengan rumah pemilik sekitar 400 meter,” ungkapnya.

Sebagaimana diberitakan media ini sebelumnya, insiden tragis itu terjadi pada Rabu (1/4/2026) sekitar pukul 11.00 WIB di Dusun Togur Laok, Desa Sotabar.

BACA JUGA :  Soal Isu Tampar Ajudan, Bupati Pamekasan Sebut Sudah Saling Maaf-maafan

Saat itu, korban tengah bermain bersama dua temannya, Wanda (6) dan Kanza (7), di rumah pamannya. Wanda dan Kanza berhasil lari, namun nahas Kenzi diserang dan dinyatakan meninggal dunia di RSUD Waru.

Berita Terkait

Bea Cukai Madura Memburu Topan, DPO Diterbitkan 19 Agustus 2026
GSM-P Soroti Penanganan Kasus Rokok Bodong, Desak Bea Cukai Tindak Sosok ATK atau T
Yayasan Cendekia Pemerhati Cukai Indonesia Soroti Kontruksi Penanganan Kasus di BC Madura
Aktivis FAMAS Desak Bea Cukai Madura Tangkap ATK yang Diduga Dalang Peredaran Rokok Ilegal
Jadi DPO, Pria Asal Sampang Tersangka Dugaan Pencurian Rp55 Juta Diburu Polres Pamekasan
7 Hari Usai Penggeledahan Tak Muncul Tersangka, Masyarakat Akan Bawa Kotoran Sapi ke Kantor Kejari Pamekasan
Asik Geledah Tanpa Adanya Tersangka, Masyarakat Mulai Ragukan Langkah Kepala Kejari Pamekasan
Korban Buka Sayembara Rp20 Juta yang Bisa Serahkan Mantan Pegawai BRI Pamekasan 6 Tahun Buron

Berita Terkait

Jumat, 21 Agustus 2026 - 18:49 WIB

Bea Cukai Madura Memburu Topan, DPO Diterbitkan 19 Agustus 2026

Selasa, 18 Agustus 2026 - 11:35 WIB

GSM-P Soroti Penanganan Kasus Rokok Bodong, Desak Bea Cukai Tindak Sosok ATK atau T

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 19:22 WIB

Yayasan Cendekia Pemerhati Cukai Indonesia Soroti Kontruksi Penanganan Kasus di BC Madura

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 08:16 WIB

Aktivis FAMAS Desak Bea Cukai Madura Tangkap ATK yang Diduga Dalang Peredaran Rokok Ilegal

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 08:58 WIB

Jadi DPO, Pria Asal Sampang Tersangka Dugaan Pencurian Rp55 Juta Diburu Polres Pamekasan

Berita Terbaru

Kopi Mas Sejati

Berita

Rokok Kopi Mas Sejati, Pilihan Masyarakat Madura

Selasa, 1 Sep 2026 - 20:48 WIB