Perawat dan Anak Magang Disorot, Malapraktik Sunat di Pamekasan Makan Korban Anak 4 Tahun

- Wartawan

Selasa, 22 Juli 2025 - 21:27 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi.

Ilustrasi.

PAMEKASAN, MADURA HARI INI | Bocah berinisial A (4) asal Kecamatan Kadur, Kabupaten Pamekasan diduga menjadi korban malapraktik sunat ring. Selasa (22/7/2025).

AR (orang tua si bocah) menceritakan insiden yang yang menimpa anaknya, pada 2 Juli 2025, dia memanggil perawat untuk menyunat anak keduanya itu.

Kemudian, perawat berinisial S datang ke kediaman AR bersama dengan dua mahasiswa magang yang berasal dari suatu kampus negeri di Kabupaten Sampang.

Orang tua korban cemas lantaran yang bertindak untuk melakukan sunat bukan S melainkan mahasiswa magang.

Dia menduga mahasiswa magang itu tidak memahami prosedur sunat ring, karena memakan waktu lebih lama dari biasanya. Termasuk pemasangan ring, tidak sesuai yang dia ketahui.

BACA JUGA :  Ribuan Kartu BPJS Dinonaktifkan, Warga Nilai Pemkab dan DPRD Pamekasan Tak Punya Hati

Tiga hari setelah tindakan yang dilakukannya tersebut, si anak mulai mengeluh kesakitan. Tapi saat AR melapor, S hanya menyampaikan anak itu baik-baik saja.

“Baru beberapa hari kemudian, ring dilepas. Namun, saat proses pelepasan ring tidak dibius dan alat kelamin anak saya dalam kondisi luka,” ujar AR.

Dia juga menyesalkan, izin praktiknya baru keluar tiga minggu lalu. Tapi praktik ini sudah berjalan sejak satu tahun lalu.

BACA JUGA :  Seorang Pria Ditemukan Bersimbah Darah Gegerkan Warga Tambelangan Sampang, Ini Kata Polisi

“Maka saya minta Dinas Kesehatan setempat untuk melakukan evaluasi.” jelasnya.

Terpisah, Kepala Dinas Kesehatan Pamekasan, Saifudin mengaku sudah menerima laporan kejadian tersebut. Pihaknya mengaku tengah menelusuri.

“Kemarin sudah dilakukan penelusuran. Hasilnya akan dirapatkan hari ini,” pungkas Saifudin.

 

Penulis : Al

Editor : Redaksi

Berita Terkait

Hasil Audiensi Forkot, BC Madura Akan Datangi Gudang PR Subur Sejahtera Buntut Dugaan Ternak Pita
Polres Pamekasan Ungkap Kasus Jambret hingga Tewaskan Nenek Lansia
Wakil Ketua DPRD Pamekasan Apresiasi Kinerja Kapolres Pamekasan Cepat Ungkap Pelaku Jembret Nenek Lansia
Besok Forkot Demo BC Madura, Desak Cabut Izin PR Daun Alami yang Diduga Ternak Pita
Jambret yang Ditangkap Polisi hingga Tewaskan Nenek Lansia di Pamekasan Diduga Menjabat Kepala Dusun
Kasihan! Rumah Warga di Desa Murtajih Pamekasan Rusak Akibat Diterjang Angin Kencang
Pegadaian Syariah Pamekasan dan Kejaksaan Dinilai Mencla-mencle Tangani Kerugian Korban
Forkot Layangkan Surat Aksi Dugaan Ternak Pita PR Daun Alami, BC Madura Diminta Usut Bersama APH

Berita Terkait

Selasa, 13 Januari 2026 - 13:59 WIB

Hasil Audiensi Forkot, BC Madura Akan Datangi Gudang PR Subur Sejahtera Buntut Dugaan Ternak Pita

Senin, 12 Januari 2026 - 22:03 WIB

Polres Pamekasan Ungkap Kasus Jambret hingga Tewaskan Nenek Lansia

Senin, 12 Januari 2026 - 17:29 WIB

Wakil Ketua DPRD Pamekasan Apresiasi Kinerja Kapolres Pamekasan Cepat Ungkap Pelaku Jembret Nenek Lansia

Senin, 12 Januari 2026 - 15:36 WIB

Besok Forkot Demo BC Madura, Desak Cabut Izin PR Daun Alami yang Diduga Ternak Pita

Minggu, 11 Januari 2026 - 14:38 WIB

Jambret yang Ditangkap Polisi hingga Tewaskan Nenek Lansia di Pamekasan Diduga Menjabat Kepala Dusun

Berita Terbaru

Ach Suhairi, sebagai pengusul membenarkan kalau dirinya sudah dimintai keterangan terkait usulan pemakzulan bupati, namun masih menunggu proses verifikasi dan hasilnya.

Politik dan Pemerintahan

Memanas, Komisi I DPRD Pamekasan Mulai Bahas Usulan Pemakzulan Bupati Pamekasan

Selasa, 13 Jan 2026 - 16:19 WIB

Tim Resmob Satreskrim Polres Pamekasan berhasil mengungkap kasus pencurian dengan kekerasan yang terjadi di Jalan Raya Belltok, Desa Plakpak, Kecamatan Pegantenan, Kabupaten Pamekasan.

Hukum Dan Kriminal

Polres Pamekasan Ungkap Kasus Jambret hingga Tewaskan Nenek Lansia

Senin, 12 Jan 2026 - 22:03 WIB