KPK Periksa 2 Anggota Dewan Munaji dan Rokib, Jaka Jatim Desak Pusaran Dana Hibah Pokmas Dituntaskan

- Wartawan

Kamis, 14 Mei 2026 - 09:27 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Musfiqul Khoir Ketua Jaka Jatim.

Musfiqul Khoir Ketua Jaka Jatim.

MADURA HARI INI | PAMEKASAN – Ketua Jaringan Kawal (Jaka) Jawa Timur, Musfiqul Khoir, mendukung langkah Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) yang memanggil dua anggota DPRD asal Madura terkait kasus dana hibah Kelompok Masyarakat (Pokmas) Pemerintah Provinsi Jawa Timur tahun 2019–2022.

Dua legislator yang dipanggil sebagai saksi tersebut yakni Munaji (MNJ), anggota DPRD Pamekasan, dan Rokib (RKB), anggota DPRD Bangkalan.

Musfiq menilai pemanggilan keduanya merupakan bagian penting dari proses penyidikan yang sedang dikembangkan KPK dalam mengusut dugaan korupsi dana hibah pokmas di Jawa Timur.

ADVERTISEMENT

ads.

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Kami mendukung penuh langkah KPK memanggil Munaji dan Rokib sebagai saksi. Ini merupakan tindak lanjut penyidikan yang memang harus dikawal,” ujar Musfiq di Pamekasan, Kamis (14/5/2026).

BACA JUGA :  Kasus Mobil Dinas Bapperida Pamekasan, Polres Segera Limpahkan ke Inspektorat Daerah

Menurutnya, status saksi bisa saja berkembang apabila penyidik menemukan alat bukti adanya keterlibatan dalam tindak pidana korupsi. Meski demikian, pihaknya tetap menyerahkan sepenuhnya proses hukum kepada KPK.

“Kalau nanti ditemukan alat bukti pelanggaran hukum, tentu status saksi bisa naik menjadi tersangka. Tapi kami tidak ingin mendahului proses yang dilakukan KPK,” tegasnya.

Musfiq menambahkan, Jaka Jatim akan terus mengawal perkembangan kasus dana hibah pokmas tersebut hingga tuntas. Ia meminta seluruh pihak yang terlibat, baik pejabat maupun pihak swasta, diproses tanpa pandang bulu.

“Siapapun yang terlibat dalam pusaran dana hibah pokmas, baik dari kalangan pejabat maupun pihak swasta yang terlibat suap, harus dijerat hukum. Kami akan terus memantau perkembangan penyidikan KPK,” tandasnya.

BACA JUGA :  Gegara Lapor Polisi usai Lahan Dirusak, Sunama Warga Camplong Sampang Ngaku Dapat Ancaman

Sementara itu, Munaji yang terkait pemanggilan KPK tersebut belum memberikan keterangan resmi, meski sudah ditempuh konfirmasi.

“Nanti saja,” kata Munaji saat dimintai konfirmasi atas pemanggilan KPK.

Sebelumnya, Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo, menyampaikan bahwa lembaganya memanggil lima orang saksi terkait dugaan tindak pidana korupsi pengurusan dana hibah kelompok masyarakat dari APBD Provinsi Jawa Timur tahun anggaran 2021–2022.

“Hari ini Senin (11/5), KPK menjadwalkan pemeriksaan saksi terkait dugaan TPK pengurusan dana hibah untuk kelompok masyarakat (pokmas) dari APBD Provinsi Jatim TA 2021–2022,” ujar Budi Prasetyo di Jakarta, Senin (11/5/2026).

BACA JUGA :  Forkot Pamekasan Surati Bea Cukai Madura, Desak Usut Penyegelan Gudang di Camplong dan Rokok Bodong Merek SH

Selain Rokib dan Munaji, tiga saksi lain yang dipanggil berasal dari pihak swasta, yakni Arifin, Mahrudi, dan Ahmad Mukit.

Dalam perkara ini, KPK diketahui telah menetapkan 21 tersangka dalam kasus pengurusan dana hibah pokmas APBD Jawa Timur tahun 2019–2022. Kasus tersebut merupakan pengembangan dari perkara yang sebelumnya menjerat mantan Wakil Ketua DPRD Jawa Timur, Sahat Tua Simanjuntak.

Dari total tersangka, empat orang merupakan penyelenggara negara sebagai penerima suap. Sedangkan 17 tersangka lainnya merupakan pihak pemberi, terdiri dari 15 pihak swasta dan dua penyelenggara negara.

Berita Terkait

Berawal dari Anaknya Diduga Disantet Tetangganya, Lansia di Sampang Lakukan Pembunuhan
Diundang Pernikahan di Pamekasan, Ini 11 Rekomendasi MUI untuk Semua Artis Adella saat Manggung
Sumenep Madura Bersholawat, PT Arinna Makmur Sentosa Datangkan Tokoh Nasional di Perayaan Maulid
GEMPAR Desak Inspektorat Audit Keuangan Desa Pasanggar, Soroti Hasil Sewa Dapur MBG
Kejari Geledah Kantor Dinas PUPR Pamekasan, Akankah Ada Tersangka Kasus Dugaan Korupsi Proyek Jalan?
Di Tangan Bupati Kholilurrahman, Pamekasan Banjir Jabatan Plt, Masyarakat Mulai Ragu
Banyak SPPG di Pamekasan Belum Daftarkan Karyawannya JKN dan Jamsostek
Mahasiswa Pamekasan Nobar Film Pesta Babi di Tengah Gelombang Pembubaran

Berita Terkait

Jumat, 2 Oktober 2026 - 22:15 WIB

Berawal dari Anaknya Diduga Disantet Tetangganya, Lansia di Sampang Lakukan Pembunuhan

Senin, 28 September 2026 - 23:47 WIB

Diundang Pernikahan di Pamekasan, Ini 11 Rekomendasi MUI untuk Semua Artis Adella saat Manggung

Kamis, 27 Agustus 2026 - 20:17 WIB

Sumenep Madura Bersholawat, PT Arinna Makmur Sentosa Datangkan Tokoh Nasional di Perayaan Maulid

Kamis, 27 Agustus 2026 - 13:28 WIB

GEMPAR Desak Inspektorat Audit Keuangan Desa Pasanggar, Soroti Hasil Sewa Dapur MBG

Selasa, 4 Agustus 2026 - 17:24 WIB

Kejari Geledah Kantor Dinas PUPR Pamekasan, Akankah Ada Tersangka Kasus Dugaan Korupsi Proyek Jalan?

Berita Terbaru