MDW Kritik Polisi dalam Kasus Pelecehan Siswa Magang di Bank Jatim Sampang

- Wartawan

Jumat, 17 Oktober 2025 - 17:38 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Farida

Farida

SAMPANG, MADURA HARI INI – Perkara dugaan pelecehan terhadap siswi SMK Negeri 1 Sampang yang sedang menjalani magang di Bank Jatim Cabang Sampang terus menyita perhatian publik.

Kali ini, Farida, perwakilan dari MDW, angkat bicara dan mendesak aparat kepolisian agar segera menindak tegas pelaku.

Informasi yang beredar menyebutkan, oknum pegawai Bank Jatim yang diduga sebagai pelaku pernah tersandung kasus serupa pada tahun 2023 saat bertugas di Bank Jatim Cabang Sumenep. Bahkan, oknum tersebut disebut memiliki istri seorang anggota Polri berpangkat AKP.

Farida menilai, kepolisian harus bersikap tegas dan profesional dalam menangani kasus ini.
“Jika memang sudah cukup bukti, kenapa tidak segera dilakukan penangkapan? Jangan-jangan pak polisi sudah masuk angin?” ujarnya dengan nada kecewa.

BACA JUGA :  Terancam Ditutup, Yayasan SPPG Nurul Haromain Lakukan Blunder, Tanpa Ahli Gizi Sajikan MBG Berulat

Ia menegaskan, lambannya penindakan dapat menimbulkan keresahan dan menurunkan kepercayaan masyarakat terhadap aparat penegak hukum.

“Kalau kasus seperti ini tidak segera diselesaikan, polisi yang katanya bisa memberikan rasa aman justru akan membuat masyarakat merasa tidak aman,” tegas Farida.

Menurutnya, Bank Jatim sebagai lembaga pelayanan publik seharusnya menciptakan lingkungan kerja yang aman dan nyaman, terlebih bagi para siswa yang sedang menjalani praktik kerja lapangan.

BACA JUGA :  Laporkan, Pemkab Siap Rekomendasikan Penutupan SPPG Bermasalah di Sampang ke BGN

“Bank Jatim harus bertanggung jawab memastikan kejadian seperti ini tidak terulang lagi,” tambahnya.

Kasus ini kini menjadi perhatian serius masyarakat Sampang. Warga berharap aparat kepolisian segera mengambil langkah konkret agar keadilan benar-benar ditegakkan dan korban mendapat perlindungan yang layak.

Penulis : Al

Berita Terkait

Waketum PP GP Ansor Soroti Maraknya Demo di Pamekasan: Dinilai Hambat Investor dan Peluang Kerja
Dugaan Pemalsuan Tanah Kas Desa Majungan, Notaris, Perantara dan Pegawai Kejaksaan Jadi Tersangka
Harta Kekayaan Bupati Pamekasan Kholilurrahman Naik Turun, Pernah Rp785 Juta hingga Tembus Rp3,89 Miliar
Terima Aduan Ulama dan Tokoh Masyarakat, Hotel Putri dan 5 Tempat Karaoke di Pamekasan Disegel Paksa
Pemilik Warung Seblak Kembali Dilaporkan, Kini Istri TNI di Pamekasan Ditipu Ratusan Juta
DPRD Pamekasan Gelar Paripurna Pandangan Umum Fraksi atas Raperda APBD 2027
Djavaloka Bistro Padukan Daging Asap, Minuman Khas, dan Pengalaman Meracik Tembakau
Dilaporkan atas Dugaan Tuduhan LGBT dan Pemalsuan, Kuasa Hukum 3 Purna Paskibraka Pamekasan Buka Suara

Berita Terkait

Rabu, 21 Oktober 2026 - 14:59 WIB

Waketum PP GP Ansor Soroti Maraknya Demo di Pamekasan: Dinilai Hambat Investor dan Peluang Kerja

Rabu, 21 Oktober 2026 - 11:20 WIB

Dugaan Pemalsuan Tanah Kas Desa Majungan, Notaris, Perantara dan Pegawai Kejaksaan Jadi Tersangka

Selasa, 20 Oktober 2026 - 18:07 WIB

Harta Kekayaan Bupati Pamekasan Kholilurrahman Naik Turun, Pernah Rp785 Juta hingga Tembus Rp3,89 Miliar

Minggu, 18 Oktober 2026 - 01:07 WIB

Terima Aduan Ulama dan Tokoh Masyarakat, Hotel Putri dan 5 Tempat Karaoke di Pamekasan Disegel Paksa

Kamis, 15 Oktober 2026 - 18:50 WIB

Pemilik Warung Seblak Kembali Dilaporkan, Kini Istri TNI di Pamekasan Ditipu Ratusan Juta

Berita Terbaru