Waduh! Menu Ikan Bakar dari Yayasan Al-Humaira Sejahtera Waru Pamekasan Ditemukan Berulat

- Wartawan

Kamis, 23 April 2026 - 22:51 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tangkapan layar dari video viral.

Tangkapan layar dari video viral.

PAMEKASAN, Madura Hari Ini. Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Yayasan Alhumaira Sejahtera, Kecamatan Waru, menuai sorotan publik setelah makanan yang disajikan pada Kamis (23/4/2026) dilaporkan ditemukan berulat.

Menu ikan bakar yang dibagikan kepada siswa diduga dalam kondisi tidak layak konsumsi karena terdapat ulat dan mengeluarkan bau tidak sedap. Temuan tersebut disampaikan oleh salah satu wali murid di sekolah tersebut.

BACA JUGA :  Akhirnya Kejari Sumenep Tahan Kades Pragaan Daya, Kasus Dugaan Korupsi ADD 2023

Salah satu wali Murid, yang tidak mau disebutkan namanya mengungkapkan bahwa banyak ulat ditemukan pada ikan bakar yang disajikan, sehingga menimbulkan kekhawatiran terkait kualitas makanan dalam program tersebut.

ADVERTISEMENT

ads.

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Sangat disayangkan kejadian seperti ini. Seharusnya program prioritas pemerintah dijalankan sesuai standar dan prosedur yang tepat, bukan justru menimbulkan persoalan baru,” ujarnya.

Wali murid tersebut juga mengaku khawatir terhadap kondisi siswa yang sempat mengonsumsi makanan tersebut.

BACA JUGA :  Kasus Perusakan Lahan di Bulangan Barat Naik Sidik, Polres Pamekasan Susun Tahapan Pemanggilan, PR Paku Alam Jadi Sorotan

“Kami khawatir anak-anak yang sudah mengonsumsi akan mengalami mual atau sakit perut. Program ini seharusnya meningkatkan gizi, bukan malah berpotensi membahayakan kesehatan,” tambahnya.

Sementara itu, Ketua SPPG Yayasan Alhumaira Sejahtera Waru, Asiyah Handayanti, membenarkan bahwa menu tersebut berasal dari dapur yang dikelolanya. Ia menyampaikan permohonan maaf atas kejadian tersebut.

“Kami mohon maaf. Ini murni kesalahan dari pihak dapur kami,” ujarnya kepada media.

BACA JUGA :  Viral! Gegara Tegur Anak Pejabat, Tangis Siswa Usai Kepsek SMPN 1 Prabumulih Dicopot

Ia juga menjelaskan bahwa makanan dalam program MBG seharusnya dikonsumsi sebelum pukul 09.00 WIB untuk menjaga kualitasnya. Menurutnya, penurunan kualitas makanan kemungkinan terjadi karena makanan dibawa pulang oleh penerima manfaat.

“Berdasarkan berita acara distribusi, makanan seharusnya dikonsumsi sebelum pukul 09.00. Namun karena dibawa pulang, kemungkinan terjadi penurunan kualitas,” pungkasnya.

Berita Terkait

Berkas P21, Tersangka Lora Pamekasan Kasus TPKS Dilimpahkan ke Kejaksaan
Akhirnya Kejari Sumenep Tahan Kades Pragaan Daya, Kasus Dugaan Korupsi ADD 2023
Setelah 5 Tahun Terbongkar, Oknum Guru Ngaji Cabuli 2 Anak di Waru Pamekasan Diringkus
Kasus Eks Dewan Sumenep Dibui, Supriyono : Tak Sekadar Laporan Pidana, Juga Diuji di Perdata
Tokoh Pantura Pamekasan Terancam Laporkan Adik Tersangka Eks Dewan Sumenep yang Ditahan Penggelapan Uang Rp 1 Miliar
Mantan Anggota DPRD Sumenep Diringkus Polres Pamekasan
Buron! Sopir Truk yang Angkut Rokok Bodong di Sampang Lagi Dikejar Polisi
Mohammad Ghazali Dibacok Orang Angkuh di Wilayah Plakpak Pamekasan

Berita Terkait

Kamis, 23 April 2026 - 22:51 WIB

Waduh! Menu Ikan Bakar dari Yayasan Al-Humaira Sejahtera Waru Pamekasan Ditemukan Berulat

Kamis, 23 April 2026 - 20:09 WIB

Berkas P21, Tersangka Lora Pamekasan Kasus TPKS Dilimpahkan ke Kejaksaan

Kamis, 23 April 2026 - 19:00 WIB

Akhirnya Kejari Sumenep Tahan Kades Pragaan Daya, Kasus Dugaan Korupsi ADD 2023

Rabu, 22 April 2026 - 20:23 WIB

Setelah 5 Tahun Terbongkar, Oknum Guru Ngaji Cabuli 2 Anak di Waru Pamekasan Diringkus

Senin, 20 April 2026 - 10:45 WIB

Tokoh Pantura Pamekasan Terancam Laporkan Adik Tersangka Eks Dewan Sumenep yang Ditahan Penggelapan Uang Rp 1 Miliar

Berita Terbaru