Mohammad Ghazali Dibacok Orang Angkuh di Wilayah Plakpak Pamekasan

- Wartawan

Jumat, 17 April 2026 - 23:16 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi.

Ilustrasi.

PAMEKASAN, Madura Hari Ini. Seorang pria bernama Mohammad Ghazali menjadi korban dugaan tindak pidana penganiayaan yang terjadi di wilayah Desa Plakpak, Kecamatan Pegantenan, Kabupaten Pamekasan, Jawa Timur, pada Selasa malam (14/4/2026).

Peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 19.30 WIB di area pemakaman umum Dusun Bunut. Berdasarkan laporan resmi yang diterima oleh pihak kepolisian, korban diduga diserang oleh seorang pria bernama Mustofa (55).

BACA JUGA :  Laris Seperti Miras, Rokok Bodong Merek SH Produksi Pamekasan Punya Jalan Tikus untuk Kelabui Petugas

Dalam keterangannya kepada polisi, Ghazali menjelaskan bahwa pelaku melakukan penyerangan menggunakan senjata tajam jenis pisau dan mengarahkannya ke bagian perut. Namun, korban secara refleks menangkis serangan tersebut menggunakan tangan kirinya.

ADVERTISEMENT

ads.

SCROLL TO RESUME CONTENT

Akibat kejadian itu, korban mengalami luka sobek di bagian tangan kiri, tepatnya di bawah ibu jari hingga kelingking.

BACA JUGA :  Heboh "Halo Matahari" Muncul di Langit Pamekasan

“Waktu itu saya tidak menyangka akan diserang. Pisau diarahkan ke perut saya, tapi saya langsung menangkis pakai tangan kiri. Akhirnya tangan saya yang kena luka,” ujar Ghazali saat memberikan keterangan.

Setelah kejadian, korban langsung melaporkan insiden tersebut ke Polres Pamekasan guna mendapatkan penanganan lebih lanjut. Laporan tersebut telah diterima dan saat ini masih dalam tahap penyelidikan oleh pihak kepolisian.

BACA JUGA :  Luar Biasa! Prabowo: Polisi Terluka Saat Ricuh Akan Dapat Kenaikan Pangkat Luar Biasa

Korban berharap agar kasus ini dapat segera ditindaklanjuti dan pelaku mempertanggungjawabkan perbuatannya.

“Saya berharap pelaku diproses sesuai hukum yang berlaku, supaya tidak terjadi lagi hal seperti ini ke orang lain,” tandasnya.

Hingga saat ini, belum ada keterangan resmi lebih lanjut terkait motif di balik dugaan penganiayaan tersebut.

Berita Terkait

Aneh Bin Ajaib! Kasus Dugaan Kekerasan Oknum Polisi pada Jurnalis Surabaya, 3 Kali Berganti Penyelidik
Demo Mabes Polri, Desak Usut Dugaan Setoran Uang Pengamanan Rokok Ilegal ke Oknum Polisi Pamekasan
Serahkan Dokumen ke polisi, korwil BGN pamekasan bantah dugaan yang dilaporkan
Diduga Jadi Sarang Jual Beli Pita Cukai, PR MTN Jaya di Guluk-Guluk Didesak Diaudit Total dan Ditutup Permanen
Ragukan Status Operator, Polres Pamekasan Didesak Naikkan Perkara Kasus PAW Kades Gugul
Polres Pamekasan Tangkap Warga Sampang Kasus Narkoba
Tersangka Penipuan Travel Umrah di Pamekasan Dijebloskan ke Penjara
2 Pelapor Korwil BGN Pamekasan Diperiksa Polisi, Penyidik Tanyakan 4 Poin Krusial

Berita Terkait

Jumat, 12 Juni 2026 - 08:15 WIB

Aneh Bin Ajaib! Kasus Dugaan Kekerasan Oknum Polisi pada Jurnalis Surabaya, 3 Kali Berganti Penyelidik

Selasa, 9 Juni 2026 - 19:11 WIB

Demo Mabes Polri, Desak Usut Dugaan Setoran Uang Pengamanan Rokok Ilegal ke Oknum Polisi Pamekasan

Minggu, 7 Juni 2026 - 11:26 WIB

Serahkan Dokumen ke polisi, korwil BGN pamekasan bantah dugaan yang dilaporkan

Rabu, 3 Juni 2026 - 22:10 WIB

Diduga Jadi Sarang Jual Beli Pita Cukai, PR MTN Jaya di Guluk-Guluk Didesak Diaudit Total dan Ditutup Permanen

Rabu, 3 Juni 2026 - 10:19 WIB

Ragukan Status Operator, Polres Pamekasan Didesak Naikkan Perkara Kasus PAW Kades Gugul

Berita Terbaru

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sampang, Jawa Timur membentuk Tim Pembinaan dan Pengawasan (Binwas) Program Makan Bergizi Gratis (MBG) agar upaya pelaksanaan program prioritas Presiden Prabowo Subianto itu berjalan efektif dan sesuai ketentuan. (Foto/ANT).

Politik dan Pemerintahan

Pemkab Sampang Resmi Bentuk Binwas MBG

Jumat, 12 Jun 2026 - 07:49 WIB