Waduh! Nama Baik Pesantren di Sampang Diduga Dicemari, Mahasiswa Ini Lapor Polisi

- Wartawan

Sabtu, 27 September 2025 - 09:34 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Mapolres Sampang.

Mapolres Sampang.

SAMPANG, MADURA HARI INI | Persatuan Mahasiswa Tanwirul Islam (Permata) Tambangan Tanggumong Sampang, Madura, melaporkan dugaan pencemaran nama baik terhadap Pondok Pesantren Tanwirul Islam ke Kepolisian Resor setempat.

Laporan itu dilayangkan setelah beredar rekaman percakapan yang diduga memuat tuduhan negatif mengenai pesantren tersebut.

“Kami telah melaporkan ke Polres Sampang karena seseorang berinisial L menyebarkan narasi bohong dan pencemaran nama baik kepada Ponpes Tanwirul Islam,” ujar Ketua Umum Persatuan Mahasiswa Tanwirul Islam, Moh. Agus Efendi, pada Jumat, (26/9), dikutip dari News.9.id.

Agus menuturkan, dalam laporan itu pihaknya menyerahkan sejumlah barang bukti berupa pesan suara (voice note) dan rekaman percakapan telepon melalui aplikasi WhatsApp.

Isi percakapan tersebut, kata Agus, menyebut adanya santri yang muntah setelah makan menu MBG karena diduga basi.

BACA JUGA :  Polres Pamekasan Pasang Penutup Terpal untuk Motor Hasil Patroli Hunting System

“Sejumlah barang bukti sudah kami serahkan. Di antaranya voice note dan percakapan telepon via WhatsApp yang berisi kalimat provokatif,” kata Agus.

Ia menyayangkan adanya pernyataan yang menurutnya bisa mencoreng nama baik pondok pesantren.

BACA JUGA :  Tersangka Penipuan Travel Umrah yang Ditangkap Polres Pamekasan Terancam 4 Tahun Penjara

Karena itu, ia meminta polisi segera menindaklanjuti laporan tersebut.

“Kami berharap Polres Sampang tegak lurus dalam penanganan perkara ini dan segera menangkap terduga pelanggaran UU ITE,” ucapnya.

Hingga berita ini diturunkan, pihak Polres Sampang maupun terlapor berinisial L belum memberikan keterangan resmi terkait laporan tersebut.

Penulis : Al

Berita Terkait

Waketum PP GP Ansor Soroti Maraknya Demo di Pamekasan: Dinilai Hambat Investor dan Peluang Kerja
Dugaan Pemalsuan Tanah Kas Desa Majungan, Notaris, Perantara dan Pegawai Kejaksaan Jadi Tersangka
Harta Kekayaan Bupati Pamekasan Kholilurrahman Naik Turun, Pernah Rp785 Juta hingga Tembus Rp3,89 Miliar
Terima Aduan Ulama dan Tokoh Masyarakat, Hotel Putri dan 5 Tempat Karaoke di Pamekasan Disegel Paksa
Pemilik Warung Seblak Kembali Dilaporkan, Kini Istri TNI di Pamekasan Ditipu Ratusan Juta
DPRD Pamekasan Gelar Paripurna Pandangan Umum Fraksi atas Raperda APBD 2027
Djavaloka Bistro Padukan Daging Asap, Minuman Khas, dan Pengalaman Meracik Tembakau
Dilaporkan atas Dugaan Tuduhan LGBT dan Pemalsuan, Kuasa Hukum 3 Purna Paskibraka Pamekasan Buka Suara

Berita Terkait

Rabu, 21 Oktober 2026 - 14:59 WIB

Waketum PP GP Ansor Soroti Maraknya Demo di Pamekasan: Dinilai Hambat Investor dan Peluang Kerja

Rabu, 21 Oktober 2026 - 11:20 WIB

Dugaan Pemalsuan Tanah Kas Desa Majungan, Notaris, Perantara dan Pegawai Kejaksaan Jadi Tersangka

Selasa, 20 Oktober 2026 - 18:07 WIB

Harta Kekayaan Bupati Pamekasan Kholilurrahman Naik Turun, Pernah Rp785 Juta hingga Tembus Rp3,89 Miliar

Minggu, 18 Oktober 2026 - 01:07 WIB

Terima Aduan Ulama dan Tokoh Masyarakat, Hotel Putri dan 5 Tempat Karaoke di Pamekasan Disegel Paksa

Kamis, 15 Oktober 2026 - 18:50 WIB

Pemilik Warung Seblak Kembali Dilaporkan, Kini Istri TNI di Pamekasan Ditipu Ratusan Juta

Berita Terbaru