Waduh! MBG Buah Naga di Lesong Daya Pamekasan Ditemukan Berulat

- Wartawan

Rabu, 29 April 2026 - 20:49 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Waduh! MBG Buah Naga di Yayasan Al-Ikhwan Lesong Daya Pamekasan Ditemukan Berulat.

Waduh! MBG Buah Naga di Yayasan Al-Ikhwan Lesong Daya Pamekasan Ditemukan Berulat.

PAMEKASAN, Madura Hari Ini. Program Makanan Bergizi (MBG) di Desa Lesong Daya, Kabupaten Pamekasan kembali menuai kritik.

Pasalnya, menu yang diduga disediakan oleh Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Yayasan Rumah Inovasi Sejahtera diduga tidak layak dikonsumsi, termasuk temuan buah yang berulat.

Keluhan tersebut disampaikan oleh salah satu wali murid yang enggan disebutkan namanya.

ADVERTISEMENT

ads.

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menurutnya, makanan yang didistribusikan kerap dinilai kurang layak dikonsumsi, baik dari segi wadah, aroma, hingga kondisi menu.

BACA JUGA :  Dasar Monyet Tetangga, Bocah 5 Tahun di Sotabar Pamekasan Tewas Usai Diserang

“Keluhan dari pihak sekolah sudah sering terjadi karena makanan yang disediakan kurang layak dikonsumsi. Ini bukan kejadian pertama, sebelumnya juga pernah terjadi,” ujarnya, Rabu (29/4/25).

Kekecewaannya semakin memuncak karena persoalan tersebut dinilai berulang.
Ia menjelaskan bahwa menu sebelumnya hanya menyisakan tulang pada lauk ikan lele, hingga temuan buah yang diduga terdapat ulat.

BACA JUGA :  Waduh! Gegara Gadaikan Motor Tak Izin, Warga Sampang Dibekuk Polisi

Keluhan serupa juga disampaikan seorang guru di desa setempat. Ia menilai program MBG kerap tidak diminati siswa karena kualitas dan variasi menu yang kurang memadai. Beberapa siswa bahkan memilih tidak mengonsumsi makanan yang diberikan.

Menurut dia, porsi dan jenis lauk yang disajikan sering tidak sesuai harapan.
Selain itu, menu yang disajikan dinilai kurang bervariasi dan cenderung berulang.

Dalam beberapa kesempatan, siswa hanya mendapatkan kombinasi telur, sayur, dan nasi, atau makanan ringan seperti roti, susu, dan buah.

BACA JUGA :  7 Hari Usai Penggeledahan Tak Muncul Tersangka, Masyarakat Akan Bawa Kotoran Sapi ke Kantor Kejari Pamekasan

Menanggapi keluhan tersebut, Kepala SPPG, Novan, menyampaikan permohonan maaf. Ia mengaku akan menelusuri permasalahan tersebut kepada pihak mitra penyedia bahan baku.

“Nanti saya mau ngurus ke suplayer nya kok bisa bahan bakunya jelek bisa di antarkan ke sini dan di sini saya kurang teliti atas bahan baku yang datang,” tandasnya.

Berita Terkait

Bea Cukai Madura Memburu Topan, DPO Diterbitkan 19 Agustus 2026
GSM-P Soroti Penanganan Kasus Rokok Bodong, Desak Bea Cukai Tindak Sosok ATK atau T
Yayasan Cendekia Pemerhati Cukai Indonesia Soroti Kontruksi Penanganan Kasus di BC Madura
Aktivis FAMAS Desak Bea Cukai Madura Tangkap ATK yang Diduga Dalang Peredaran Rokok Ilegal
Jadi DPO, Pria Asal Sampang Tersangka Dugaan Pencurian Rp55 Juta Diburu Polres Pamekasan
7 Hari Usai Penggeledahan Tak Muncul Tersangka, Masyarakat Akan Bawa Kotoran Sapi ke Kantor Kejari Pamekasan
Asik Geledah Tanpa Adanya Tersangka, Masyarakat Mulai Ragukan Langkah Kepala Kejari Pamekasan
Korban Buka Sayembara Rp20 Juta yang Bisa Serahkan Mantan Pegawai BRI Pamekasan 6 Tahun Buron

Berita Terkait

Jumat, 21 Agustus 2026 - 18:49 WIB

Bea Cukai Madura Memburu Topan, DPO Diterbitkan 19 Agustus 2026

Selasa, 18 Agustus 2026 - 11:35 WIB

GSM-P Soroti Penanganan Kasus Rokok Bodong, Desak Bea Cukai Tindak Sosok ATK atau T

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 19:22 WIB

Yayasan Cendekia Pemerhati Cukai Indonesia Soroti Kontruksi Penanganan Kasus di BC Madura

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 08:16 WIB

Aktivis FAMAS Desak Bea Cukai Madura Tangkap ATK yang Diduga Dalang Peredaran Rokok Ilegal

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 08:58 WIB

Jadi DPO, Pria Asal Sampang Tersangka Dugaan Pencurian Rp55 Juta Diburu Polres Pamekasan

Berita Terbaru

Hukum Dan Kriminal

Bea Cukai Madura Memburu Topan, DPO Diterbitkan 19 Agustus 2026

Jumat, 21 Agu 2026 - 18:49 WIB