Dasar Monyet Tetangga, Bocah 5 Tahun di Sotabar Pamekasan Tewas Usai Diserang

- Wartawan

Rabu, 1 April 2026 - 23:57 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi Monyet. Foto : Detik.com

Ilustrasi Monyet. Foto : Detik.com

PAMEKASAN, Madura Hari Ini. Peristiwa tragis terjadi di Dusun Togur Laok, Desa Sotabar, Kecamatan Pasean, Kabupaten Pamekasan, pada Rabu (1/4/2026) sekitar pukul 11.00 WIB.

Seorang anak berusia lima tahun bernama Muhammad Kenzi dilaporkan meninggal dunia setelah diserang seekor monyet peliharaan milik warga.

Kejadian bermula saat korban bersama dua temannya, Wanda (6) dan Kanza (7), tengah bermain di halaman rumah pamannya, Bapak Sali. Suasana yang awalnya ceria mendadak berubah menjadi kepanikan ketika seekor monyet milik seorang warga bernama Siful tiba-tiba terlepas dan mendatangi ketiga anak tersebut dalam kondisi agresif.

Melihat situasi berbahaya itu, Wanda dan Kanza berhasil melarikan diri untuk menyelamatkan diri. Namun nahas, korban Muhammad Kenzi tidak sempat menghindar dan menjadi sasaran serangan monyet tersebut.

Akibat serangan itu, korban mengalami luka serius berupa luka robek pada paha kanan dan tangan kanan. Dalam kondisi kritis, pihak keluarga segera membawa korban ke RSUD Waru untuk mendapatkan penanganan medis. Namun, setibanya di rumah sakit, korban dinyatakan telah meninggal dunia.

BACA JUGA :  Diguyur Hujan Selama 3 Jam, 17 Desa di Waru Sidoarjo Terendam Banjir

Tindakan Kepolisian

Menindaklanjuti kejadian tersebut, jajaran Polsek Pasean yang dipimpin oleh Kapolsek Pasean AKP Gunarto, S.H., langsung bergerak cepat melakukan penanganan di lokasi.

Kapolres Pamekasan AKBP Hendra Ekotriyulianto melalui Kasi Humas IPDA Yoni Evan Pratama mengatakan, petugas mendatangi tempat kejadian perkara (TKP) untuk melakukan olah TKP sekaligus mengamankan area.

“Polisi juga melakukan pendataan terhadap pemilik monyet, yakni Siful, serta memastikan keberadaan hewan tersebut guna mencegah adanya korban tambahan,” kata Ipda Evan.

BACA JUGA :  Catat! 3 Tuntutan Krusial Demo Turunkan Gubernur Jatim 3 September 2025

Selain itu, kata Evan, aparat kepolisian mengumpulkan barang bukti di lokasi kejadian serta meminta keterangan dari sejumlah saksi yang berada di sekitar tempat kejadian saat insiden berlangsung. Koordinasi dengan pihak RSUD Waru juga dilakukan untuk memastikan kondisi korban.

“Saat ini, pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan lebih lanjut guna mendalami kasus tersebut serta menentukan langkah hukum yang akan diambil terkait peristiwa ini,” tandasnya.

Berita Terkait

Mobil Ambulans Terparkir, Puskesmas Teja Pamekasan Tetap Tolak Antarkan Jenazah Bayi
Heboh “Halo Matahari” Muncul di Langit Pamekasan
Polisi Telusuri Mobil MBG di Pamekasan yang Nyaris Lindas Bocah TK hingga Dijahit 14 Bagian Kepala
Pasca Putusan PN Pamekasan, Bangunan Toko yang Berdiri di Tanah Milik Siti Sri Faidah Dibongkar
Seorang Ibu di Pademawu Barat Hilang Bersama Dua Anaknya, Keluarga Minta Bantuan Polisi
Kerap Dibuang dan Jadi Pakan Sapi, Guru dan Wali Murid Keluhkan Kualitas MBG Dapur SPPG Bunga Batumarmar
Hasil Investigasi Polisi, Ternyata Ada 8 Siswa yang Diduga Keracunan Menu MBG di Pegantenan
Waduh, Sebanyak Lima Siswa di Pegantenan Pamekasan Diduga Keracunan usai Santap MBG

Berita Terkait

Selasa, 7 April 2026 - 17:57 WIB

Mobil Ambulans Terparkir, Puskesmas Teja Pamekasan Tetap Tolak Antarkan Jenazah Bayi

Jumat, 3 April 2026 - 16:22 WIB

Heboh “Halo Matahari” Muncul di Langit Pamekasan

Rabu, 1 April 2026 - 23:57 WIB

Dasar Monyet Tetangga, Bocah 5 Tahun di Sotabar Pamekasan Tewas Usai Diserang

Sabtu, 31 Januari 2026 - 20:13 WIB

Polisi Telusuri Mobil MBG di Pamekasan yang Nyaris Lindas Bocah TK hingga Dijahit 14 Bagian Kepala

Jumat, 16 Januari 2026 - 13:34 WIB

Pasca Putusan PN Pamekasan, Bangunan Toko yang Berdiri di Tanah Milik Siti Sri Faidah Dibongkar

Berita Terbaru