PAMEKASAN, Madura Hari ini. Dua figur resmi mendaftarkan diri sebagai bakal calon Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Golongan Karya (Golkar) Kabupaten Pamekasan untuk periode 2025–2030. Keduanya adalah Djohan Susanto dan Imam Syafii Yahya.
Pendaftaran bakal calon ketua DPD Golkar Pamekasan ditutup pada Senin, 12 Januari 2026, pukul 16.00 WIB.
Ketua DPD Partai Golkar Pamekasan, Rize Ikhwan Muttaqin, mengatakan bahwa seluruh berkas yang telah diserahkan para bakal calon masih akan melalui proses verifikasi oleh panitia Steering Committee (SC).
ADVERTISEMENT
.
SCROLL TO RESUME CONTENT
“Saat ini kami masih menunggu hasil verifikasi dokumen yang disampaikan para bakal calon. Panitia SC akan memastikan apakah seluruh berkas telah sah dan sesuai dengan persyaratan yang ditetapkan dalam petunjuk pelaksanaan,” ujar Rize.
Menurut Rize, Musyawarah Daerah (Musda) XI Partai Golkar Pamekasan diharapkan menjadi momentum penting untuk memperkuat soliditas internal partai sekaligus meningkatkan peran Golkar di tengah masyarakat.
“Kami berharap ke depan Partai Golkar Pamekasan semakin solid, lebih bermanfaat bagi masyarakat, perolehan suara dan jumlah anggota fraksi meningkat, bahkan jika memungkinkan bisa menjadi pemenang pada pemilu mendatang,” tegasnya.
Diketahui, Djohan Susanto menjadi pendaftar pertama. Pihaknya optimis menang dalam pemilihan ketua Golkar Pamekasan. Ia mengklaim mengantongi lebih dari target yaitu 11 dukungan Pimpinan Kecamatan (PK). Sementara jumlah PK yang punya hak memilih ketua Golkar ada 13 PK.
“Saya menjadi orang pertama yang mendaftarkan diri sebagai bakal calon ketua DPD Golkar Pamekasan. Saya optimis pasti menang,”ungkap Djohan Susanto, usai mendaftar di kantor Golkar Pamekasan.
Sementara itu, pendaftar kedua, Imam Syafii Yahya saat dihubungi media ini belum memberikan komentar apapun terkait pendaftaran dirinya.
Ketua SC Musda XI Golkar Pamekasan, Syaiful Anam menjelaskan, bahwa setelah pendaftaran ditutup pihaknya masih akan melanjutkan proses verifikasi berkas untuk memastikan segala tahapan sesuai dengan prosedur
“Setelah pendaftaran, Partai Golkar akan melanjutkan dengan proses verifikasi berkas apakah sudah memenuhi syarat apa belum,” tutup Syaiful Anam.











