Tak Jelas, Ratusan Dapur MBG di Pamekasan Tak Ada Izin IPAL

- Wartawan

Rabu, 29 April 2026 - 08:54 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Hariyanto Korwil BGN Pamekasan.

Hariyanto Korwil BGN Pamekasan.

PAMEKASAN, Madura Hari Ini- Pengurus Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Pamekasan gelar audiensi pada pemangku program Makan Bergizi Gratis (MBG) setempat, di Ruang Wahana Wicaksana Praja, Selasa (28/4/2026).

Kedatangan KNPI ini, untuk menanyakan Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) anaerob-aerob dapur SPPG se-Pamekasan.

Ketua KNPI, Haidar Ansori mengatakan, semestinya dapur bisa beroperasi jika telah memiliki IPAL.

“Secara aturan, seharusnya IPAL itu diurus terlebih dahulu lalu Sertifikat Laik Higiene Sanitasi (SLHS), baru bisa beroperasi,” katanya.

Sambung Haidar, yang terjadi di Pamekasan saat ini, dapur tidak memiliki IPAL hanya SLHS namun tetap maksa beroperasi.

“Dari 120 dapur yang beroperasi, hanya tujuh yang memiliki IPAL, sisanya tidak ada. Ini kan lucu,” tambahnya.

BACA JUGA :  Dipanggil KPK Kasus Dana Hibah Jatim, Harta Munaji Anggota DPRD Pamekasan Tembus Rp 2,5 Miliar

Keterangan Haidar, ia meminta Korwil MBG Pamekasan agar segera melakukan tindakan kebawah agar dapur di Pamekasan mengurus IPAL tersebut.

“Kalau tetap tidak terselesaikan lebih baik ditutup saja, karena ini menyangkut siswa dan hak orang banyak,” terangnya.

Sementara itu menemui audiensi KNPI, Korwil MBG Pamekasan, Hariyanto Rahmansyah Tri Arif menyampaikan, dari total 128 dapur, telah memiliki IPAL konvensional.

BACA JUGA :  Usai Demo Bupati Sampang, Warganya Sendiri Terancam Dipenjara, Ini Penyebabnya!

“Cuma terjadi perubahan dapur harus memiliki IPAL anaerob-aerob, itu lagi proses,” tuturnya.

Kata Hariyanto, perubahan IPAL konvensional ke IPAL anaerob-aerob atas permintaan Badan Gizi Nasional (BGN).

“Dengan adanya perubahan itu kami akan melakukan sosialisasi pada hari kamis, ditunggu saja progresnya,” tutupnya.

Berita Terkait

Waketum PP GP Ansor Soroti Maraknya Demo di Pamekasan: Dinilai Hambat Investor dan Peluang Kerja
Dugaan Pemalsuan Tanah Kas Desa Majungan, Notaris, Perantara dan Pegawai Kejaksaan Jadi Tersangka
Harta Kekayaan Bupati Pamekasan Kholilurrahman Naik Turun, Pernah Rp785 Juta hingga Tembus Rp3,89 Miliar
Terima Aduan Ulama dan Tokoh Masyarakat, Hotel Putri dan 5 Tempat Karaoke di Pamekasan Disegel Paksa
Pemilik Warung Seblak Kembali Dilaporkan, Kini Istri TNI di Pamekasan Ditipu Ratusan Juta
DPRD Pamekasan Gelar Paripurna Pandangan Umum Fraksi atas Raperda APBD 2027
Djavaloka Bistro Padukan Daging Asap, Minuman Khas, dan Pengalaman Meracik Tembakau
Dilaporkan atas Dugaan Tuduhan LGBT dan Pemalsuan, Kuasa Hukum 3 Purna Paskibraka Pamekasan Buka Suara

Berita Terkait

Rabu, 21 Oktober 2026 - 14:59 WIB

Waketum PP GP Ansor Soroti Maraknya Demo di Pamekasan: Dinilai Hambat Investor dan Peluang Kerja

Rabu, 21 Oktober 2026 - 11:20 WIB

Dugaan Pemalsuan Tanah Kas Desa Majungan, Notaris, Perantara dan Pegawai Kejaksaan Jadi Tersangka

Selasa, 20 Oktober 2026 - 18:07 WIB

Harta Kekayaan Bupati Pamekasan Kholilurrahman Naik Turun, Pernah Rp785 Juta hingga Tembus Rp3,89 Miliar

Minggu, 18 Oktober 2026 - 01:07 WIB

Terima Aduan Ulama dan Tokoh Masyarakat, Hotel Putri dan 5 Tempat Karaoke di Pamekasan Disegel Paksa

Kamis, 15 Oktober 2026 - 18:50 WIB

Pemilik Warung Seblak Kembali Dilaporkan, Kini Istri TNI di Pamekasan Ditipu Ratusan Juta

Berita Terbaru