Berkas Bolak-balik 3 Kali ke Penyidik, Keluarga Korban Desak Kepastian Hukum Kasus Pencurian Mesin Penggilingan Padi

- Wartawan

Sabtu, 13 Juni 2026 - 18:15 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

And Sukur Kakak korban pencurian mesin giling padi sedang di kantor Kejaksaan Negeri Pamekasan.

And Sukur Kakak korban pencurian mesin giling padi sedang di kantor Kejaksaan Negeri Pamekasan.

MADURA HARI INI | PAMEKASAN – Keluarga korban kasus dugaan pencurian mesin penggilingan padi di Desa Dasok, Kecamatan Pademawu, berharap penanganan perkara yang telah berlangsung berbulan-bulan segera memperoleh kepastian hukum.

Kakak korban, Abd. Sukur, menegaskan bahwa keluarganya tidak bermaksud mencampuri proses hukum yang sedang berjalan. Namun, mereka berharap aparat penegak hukum dapat menuntaskan perkara tersebut tanpa terus mengalami penundaan.

Menurutnya, pihak keluarga terus memantau perkembangan kasus karena hingga saat ini perkara belum memasuki tahapan berikutnya. Padahal, status tersangka telah ditetapkan dan telah melalui proses praperadilan.

“Kami hanya ingin kasus ini segera selesai. Sudah terlalu lama prosesnya. Yang kami harapkan ada kepastian. Kalau memang dilanjutkan, segera dilanjutkan. Kalau ada yang perlu dilengkapi, segera dilengkapi,” ujar Abd. Sukur.

Di tengah penantian keluarga korban, Kejaksaan pada Rabu (11/6) menggelar pembahasan perkara dengan menghadirkan seorang ahli pidana.

Langkah tersebut dilakukan untuk memperdalam analisis hukum terhadap kasus yang saat ini masih berada dalam tahap penelitian berkas.

Ahli pidana yang dihadirkan adalah Muhammad, dosen Universitas Madura (Unira). Ia mengaku diundang untuk memberikan pandangan akademis terkait proses pelimpahan berkas perkara dari penyidik kepada kejaksaan.

BACA JUGA :  Polisi Kejar Penyalahguna Narkoba yang Bacok Anggota Ditresnarkoba Polda Jatim di Bangkalan

“Saya diundang untuk memberi pencerahan dan pandangan terkait pelimpahan berita acara pemeriksaan (BAP) ke kejaksaan dalam kasus ini,” kata Muhammad usai gelar perkara.

Menurutnya, hasil penyidikan yang telah dilakukan sejauh ini sudah memberikan gambaran mengenai perkara yang ditangani. Meski demikian, masih diperlukan pendalaman agar proses penegakan hukum dapat berjalan lebih optimal dan memenuhi unsur-unsur yang dibutuhkan.

BACA JUGA :  Terungkap! Sang Paman di Sampang Nodai Keponakan Sendiri

Diketahui, Kejaksaan telah mengembalikan berkas perkara dugaan pencurian dengan pemberatan (curat) tersebut sebanyak tiga kali kepada penyidik. Jaksa Penuntut Umum (JPU) menilai masih terdapat sejumlah unsur yang perlu dipastikan sebelum perkara dapat dilanjutkan ke tahap berikutnya.

Kasus ini bermula dari hilangnya mesin selep padi milik Saifullah di gudangnya yang berada di Dusun Briga, Desa Dasok, Kecamatan Pademawu. Mesin senilai Rp4 juta itu dilaporkan hilang pada 1 November 2025 dan hingga kini proses hukumnya masih terus bergulir.

Berita Terkait

Korban Buka Sayembara Rp20 Juta yang Bisa Serahkan Mantan Pegawai BRI Pamekasan 6 Tahun Buron
Sapu Bersih 27 Pelaku Asusila, Iptu Nur Fajri Alim Kasatreskrim Polres Sampang Diganjar Penghargaan
Eks Pegawai BRI Jadi DPO 6 Tahun, 17 Korban Datangi Polres Pamekasan Minta Tangkap
Maling Motor Asal Sampang Diringkus Polres Pamekasan
Kasus yang Menyeret Oknum LSM, Korban Hamilah Desak Kepastian Hukum Polres Pamekasan
Baru 9 Hari Menjabat, AKP Suyanto Kasatresnarkoba Bekuk 3 Penyalahguna Narkoba
2 Tahun Bidik Mafia Perusak Mangrove Ambat, Polres Pamekasan Akhirnya Siap Gelar Perkara
Diduga Curi Uang di Hotel, Wanita Asal Pamekasan Ditangkap Polres Sampang

Berita Terkait

Kamis, 16 Juli 2026 - 14:28 WIB

Korban Buka Sayembara Rp20 Juta yang Bisa Serahkan Mantan Pegawai BRI Pamekasan 6 Tahun Buron

Rabu, 15 Juli 2026 - 16:13 WIB

Sapu Bersih 27 Pelaku Asusila, Iptu Nur Fajri Alim Kasatreskrim Polres Sampang Diganjar Penghargaan

Senin, 13 Juli 2026 - 13:49 WIB

Eks Pegawai BRI Jadi DPO 6 Tahun, 17 Korban Datangi Polres Pamekasan Minta Tangkap

Senin, 22 Juni 2026 - 12:43 WIB

Maling Motor Asal Sampang Diringkus Polres Pamekasan

Minggu, 21 Juni 2026 - 14:50 WIB

Kasus yang Menyeret Oknum LSM, Korban Hamilah Desak Kepastian Hukum Polres Pamekasan

Berita Terbaru

Fahrur Rozi - CO Div. Litbang Dewan Pengurus Pusat FKMSB Nasional.

Karya

Harga Sebuah Persatuan

Rabu, 15 Jul 2026 - 20:18 WIB