Waduh! Sebuah Penampakan Bangunan Rumah di Perumahan Royal Nyalaran Gunakan Galvalum diatas Fasilitas Umum. Bagaimana Menurut DPRKP?

- Wartawan

Jumat, 7 November 2025 - 20:12 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pamekasan, Madura Hari ini — Sebuah bangunan rumah di Perumahan Royal Nyalaran nampak menggunakan galvalum tepat di atas fasilitas umum (fasum), yakni akses jalan utama perumahan.

Menanggapi hal tersebut media mencoba mengkonfirmasi kepada pihak pengembang Royal Nyalaran, pihaknya mengaku telah memberikan teguran kepada pemilik bangunan dan menyatakan kesiapannya untuk membongkar.

BACA JUGA :  Jambret yang Ditangkap Polisi hingga Tewaskan Nenek Lansia di Pamekasan Diduga Menjabat Kepala Dusun

“Wa alaikum salam… sudah kami tegur mas, dan orangnya siap membongkar langsung seketika itu kami tegur,” ujar H. Mukit, selaku pihak pengembang Royal Nyalaran, saat dikonfirmasi melalui pesan WhatsApp.

ADVERTISEMENT

ads.

SCROLL TO RESUME CONTENT

Sementara itu, Kepala Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (PRKP) Pamekasan, Muharram, ST, menyatakan akan menindaklanjuti laporan tersebut dengan melakukan pengecekan langsung ke lokasi.

BACA JUGA :  Usai Demo "Nang Ning Nung", Orang Dekat Bupati Pamekasan Dikabarkan Laporkan Aktivis NGO 

Beberapa waktu kemudian, Muharram kembali memberikan tanggapan bahwa pihaknya telah menginstruksikan agar galvalum tersebut segera dilepas.

“Biar suruh lepas ssma teman2” ujarnya singkat.

Dalam pesan lanjutan yang diteruskan ke media, Muharram menyebut telah menghubungi pihak terkait di lapangan.

BACA JUGA :  KPK Periksa 2 Anggota Dewan Munaji dan Rokib, Jaka Jatim Desak Pusaran Dana Hibah Pokmas Dituntaskan

“Barusan saya telepon Hendra, Pak. Katanya sudah diingatkan dan mau dibongkar hari ini,” tulisnya.

Namun hingga berita ini diterbitkan, galvalum yang berdiri di atas fasilitas umum tersebut masih belum dilepas.

 

Berita Terkait

Waketum PP GP Ansor Soroti Maraknya Demo di Pamekasan: Dinilai Hambat Investor dan Peluang Kerja
Dugaan Pemalsuan Tanah Kas Desa Majungan, Notaris, Perantara dan Pegawai Kejaksaan Jadi Tersangka
Harta Kekayaan Bupati Pamekasan Kholilurrahman Naik Turun, Pernah Rp785 Juta hingga Tembus Rp3,89 Miliar
Terima Aduan Ulama dan Tokoh Masyarakat, Hotel Putri dan 5 Tempat Karaoke di Pamekasan Disegel Paksa
Pemilik Warung Seblak Kembali Dilaporkan, Kini Istri TNI di Pamekasan Ditipu Ratusan Juta
DPRD Pamekasan Gelar Paripurna Pandangan Umum Fraksi atas Raperda APBD 2027
Djavaloka Bistro Padukan Daging Asap, Minuman Khas, dan Pengalaman Meracik Tembakau
Dilaporkan atas Dugaan Tuduhan LGBT dan Pemalsuan, Kuasa Hukum 3 Purna Paskibraka Pamekasan Buka Suara

Berita Terkait

Rabu, 21 Oktober 2026 - 14:59 WIB

Waketum PP GP Ansor Soroti Maraknya Demo di Pamekasan: Dinilai Hambat Investor dan Peluang Kerja

Rabu, 21 Oktober 2026 - 11:20 WIB

Dugaan Pemalsuan Tanah Kas Desa Majungan, Notaris, Perantara dan Pegawai Kejaksaan Jadi Tersangka

Selasa, 20 Oktober 2026 - 18:07 WIB

Harta Kekayaan Bupati Pamekasan Kholilurrahman Naik Turun, Pernah Rp785 Juta hingga Tembus Rp3,89 Miliar

Minggu, 18 Oktober 2026 - 01:07 WIB

Terima Aduan Ulama dan Tokoh Masyarakat, Hotel Putri dan 5 Tempat Karaoke di Pamekasan Disegel Paksa

Kamis, 15 Oktober 2026 - 18:50 WIB

Pemilik Warung Seblak Kembali Dilaporkan, Kini Istri TNI di Pamekasan Ditipu Ratusan Juta

Berita Terbaru