Usai Demo “Nang Ning Nung”, Orang Dekat Bupati Pamekasan Dikabarkan Laporkan Aktivis NGO 

- Wartawan

Sabtu, 6 September 2025 - 14:08 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi.

Ilustrasi.

PAMEKASAN, MADURA HARI INI| Aksi demo yang digelar Forum Non-Government Organization (NGO) bersama masyarakat di depan Kantor Pemkab Pamekasan pada Rabu (3/9/2025) kini berbuntut panjang.

Para aktivis yang menyuarakan kritik atas dugaan penyimpangan kebijakan pemerintah daerah dikabarkan telah dilaporkan oleh salah satu oknum dekat dengan Bupati Pamekasan.

Dalam aksi tersebut, para orator menyoroti sejumlah persoalan, mulai dari kucuran dana Rp4 miliar ke Dinas Koperasi, Usaha Kecil Menengah dan Tenaga Kerja, dana pokir dewan, hingga dugaan pembiaran terhadap temuan KPK.

ADVERTISEMENT

ads.

SCROLL TO RESUME CONTENT

Tidak hanya itu, ketimpangan pembangunan juga menjadi titik sorotan pedas para aktivis.

“Masyarakat dipaksa bayar pajak, tapi jalan umum diperbaiki secara swadaya. Beda dengan akses jalan menuju rumah istri keduanya Bupati yang justru dibiayai Pemkab,” teriak salah satu orator dalam aksinya.

Isu pelaporan terhadap sejumlah aktivis ini memicu reaksi keras dari pembina Forum NGO, Zaini Wer-Wer.

BACA JUGA :  Korwil BGN Pamekasan Klaim Semua SPPG Adalah Kantornya

Kepada media, ia menilai langkah tersebut jika benar dilakukan adalah bentuk kemunduran demokrasi.

“Kalau aspirasi masyarakat disampaikan lalu malah dilaporkan, itu potret buram demokrasi. Bahkan melukai hati rakyat yang berharap Pamekasan menjadi kabupaten Baldatun Thayyibatun Warobbun Ghafur,” tegas Wer-Wer, Jum’at (05/09/2025).

Menurutnya, pemerintah semestinya membuka diri terhadap kritik, bukan justru membungkam suara rakyat.

“Kalau tidak siap dikritik, berarti pemerintah tidak siap membawa Pamekasan menuju kesejahteraan yang berkeadilan,” sambungnya dengan nada sinis.

Ia menegaskan, rakyat memiliki hak untuk menyampaikan aspirasi, melakukan kontrol, dan mengawasi jalannya pemerintahan.

“Jangan jadi pelayan masyarakat kalau tidak siap melayani. Jangan jadi abdi negara kalau tidak siap mengabdi lillahitaala demi kepentingan rakyat,” ujarnya tegas.

Informasi yang beredar, sedikitnya empat aktivis yang menjadi orator dalam aksi tersebut turut dilaporkan, yakni Abuya, Abdussalam Marhaen, Abd Rahem, dan Zainal Erdogan.

BACA JUGA :  Pejabat Mistik Pamekasan

Salah satunya, Abuya, menegaskan bahwa kritik mereka murni untuk kepentingan masyarakat dan tidak ada tendensi lain.

“Kami hanya menyoroti kebijakan yang tidak berpihak kepada rakyat. Jika kritik ini dianggap salah, berarti ada yang keliru dalam cara pemerintah melihat aspirasi publik,” ucapnya.

Selain soal anggaran, aksi demo itu juga diselimuti isu kontroversial terkait keberadaan seorang perempuan berinisial T.N yang diduga merupakan istri kedua Bupati Pamekasan.

BACA JUGA :  Terus Berlanjut! KPK Periksa 7 Ketua Pokmas Kasus Dana Hibah Jatim, Ini Daftarnya

Sosok yang dijuluki “Nang Ning Nung” ini dipertanyakan kapasitas dan legalitasnya di tubuh birokrasi Pemkab.

“Tanpa legalitas formal, kehadiran inisial T.N dianggap bodong. Ini yang harus dijawab secara terbuka, jangan malah rakyat yang bersuara dijadikan musuh,” tegas salah satu aktivis.

Isu ini kini menjadi perbincangan hangat di Pamekasan. Publik menanti klarifikasi resmi dari pihak Pemkab maupun Bupati terkait laporan terhadap aktivis serta keberadaan “Nang Ning Nung” di lingkaran pemerintahan.

Penulis : Al

Berita Terkait

Anggaran Kurban Pemkab Pamekasan Picu Perdebatan, Rp392 Juta Dinilai Berlebihan
Kabag Umum Pemkab Pamekasan Terancam Dipolisikan, Formatur Bawa Temuan BPK
Duduk Perkara 9 Tersangka Kejahatan Jalanan Ditangkap Satreskrim Polres Pamekasan
H. Badri Khumaini, Calon Ketua PC GP Ansor Pamekasan Bawa Visi Kemandirian
Tak Jelas, Ratusan Dapur MBG di Pamekasan Tak Ada Izin IPAL
Musancab PDI Perjuangan Kabupaten Sumenep
Korwil BGN Pamekasan Klaim Semua SPPG Adalah Kantornya
Tunanetra Ibu Muslimah Asal Baturasang Sampang Belum Tersentuh Bantuan Sosial

Berita Terkait

Rabu, 27 Mei 2026 - 17:33 WIB

Anggaran Kurban Pemkab Pamekasan Picu Perdebatan, Rp392 Juta Dinilai Berlebihan

Senin, 25 Mei 2026 - 12:22 WIB

Kabag Umum Pemkab Pamekasan Terancam Dipolisikan, Formatur Bawa Temuan BPK

Senin, 4 Mei 2026 - 20:00 WIB

Duduk Perkara 9 Tersangka Kejahatan Jalanan Ditangkap Satreskrim Polres Pamekasan

Rabu, 29 April 2026 - 09:38 WIB

H. Badri Khumaini, Calon Ketua PC GP Ansor Pamekasan Bawa Visi Kemandirian

Rabu, 29 April 2026 - 08:54 WIB

Tak Jelas, Ratusan Dapur MBG di Pamekasan Tak Ada Izin IPAL

Berita Terbaru

Borgol.

Hukum Dan Kriminal

Polres Pamekasan Tangkap Warga Sampang Kasus Narkoba

Sabtu, 30 Mei 2026 - 14:23 WIB