SPMP Akan Kepung Bea Cukai! Dugaan Permainan Pita Cukai di PR Jalluh yang Meledak ke Publik!

- Wartawan

Kamis, 28 Agustus 2025 - 21:25 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pamekasan, Madura Hari ini – Aroma skandal besar tercium di Pamekasan! Suara Pemuda & Mahasiswa Pamekasan (SPMP) siap mengguncang Kantor Bea dan Cukai Madura dengan aksi demonstrasi besar-besaran, Kamis (4/9/2025).

Aksi ini meledak setelah mencuat dugaan permainan kotor dalam penebusan pita cukai yang melibatkan perusahaan rokok ternama, PR Jalluh.

Dalam surat resminya, Ketua SPMP, Abd Rohim, menegaskan aksi ini bukan main-main. “Kami turun untuk menegakkan keterbukaan informasi sesuai UU No.14 Tahun 2008. Negara tidak boleh dirugikan hanya karena permainan cukai!” tegasnya.

SPMP mencium aroma penyalahgunaan pita cukai sejak awal beroperasinya PR Jalluh.

Mereka mendesak Bea Cukai buka-bukaan soal berapa banyak pita cukai yang sudah ditebus perusahaan ini setiap bulannya.

Tak hanya itu, SPMP juga menyiapkan 6 tuntutan keras:

1. Transparansi terkait jumlah pita cukai yang ditebus oleh PR Jalluh setiap bulan.

BACA JUGA :  Haduh! Makin Tak Karuan Jenis Rokok Ilegal di Pamekasan, Tokoh Ini Bikin Merek "Papi Mami"

2. Proses hukum terhadap dugaan transaksi jual beli pita cukai ilegal.

3. Pemblokiran izin operasional PR Jalluh oleh pihak Bea Cukai.

4. Tindakan tegas dari Satgas Bea Cukai terkait permainan pita cukai yang merugikan negara.

5. Penerapan sanksi sesuai peraturan perundang-undangan.

6. Pemeriksaan aset pemilik PR dan pihak yang terlibat dalam dugaan permainan pita cukai.

Aksi panas ini akan dimulai pukul 10.00 WIB, titik kumpul Arek Lancor Pamekasan, dengan kekuatan massa sekitar 50 orang.

BACA JUGA :  Langgar HET, Ketua Poktan Mawar Desa Ambat Diduga Jual Pupuk Subsidi Antar Desa

“Jika Bea Cukai diam, berarti ada yang disembunyikan! Kami tidak akan berhenti sampai kebenaran terbongkar!” ancam SPMP dalam pernyataannya.

Isu ini dipastikan akan jadi sorotan publik. Apakah Bea Cukai berani buka data? Atau ada “permainan besar” di balik kasus pita cukai ini? Kita tunggu panasnya aksi 4 September!

 

Berita Terkait

Kebal Hukum? Lingkar Melati Bersatu Setorkan Data Diduga Pengendali Rokok Bodong di Pamekasan
Polres Sumenep Awasi Ketat Penjualan Mercon
Polres Pamekasan Pasang Penutup Terpal untuk Motor Hasil Patroli Hunting System
Kejari Sumenep Diminta Panggil Pokmas Setia Budi Kasus Dugaan Pemalsuan Tanda Tangan
Aktivis Kritik Pedas Polres Pamekasan Soal Fasilitas Penyimpanan Motor Hasil Razia
Direktur CV Dzarrin Putra Utama 2 Kali Mangkir, Polres Pamekasan Diminta Naikkan ke Penyidikan Kasus Perusakan Lahan
Pelaku yang Aniaya Janda Pakai Botol Miras Diringkus Polres Pamekasan
Ini Syarat Pengambilan Motor yang Terjaring Razia Polres Pamekasan

Berita Terkait

Senin, 23 Februari 2026 - 18:54 WIB

Kebal Hukum? Lingkar Melati Bersatu Setorkan Data Diduga Pengendali Rokok Bodong di Pamekasan

Kamis, 19 Februari 2026 - 17:40 WIB

Polres Pamekasan Pasang Penutup Terpal untuk Motor Hasil Patroli Hunting System

Rabu, 18 Februari 2026 - 16:26 WIB

Kejari Sumenep Diminta Panggil Pokmas Setia Budi Kasus Dugaan Pemalsuan Tanda Tangan

Senin, 16 Februari 2026 - 21:03 WIB

Aktivis Kritik Pedas Polres Pamekasan Soal Fasilitas Penyimpanan Motor Hasil Razia

Senin, 16 Februari 2026 - 18:25 WIB

Direktur CV Dzarrin Putra Utama 2 Kali Mangkir, Polres Pamekasan Diminta Naikkan ke Penyidikan Kasus Perusakan Lahan

Berita Terbaru

Wabendum Bidang Politik & Demokrasi Badko HMI Jawa Timur (Hasbullah).

Karya

Menjaga Amanat Konstitusi di Tengah Gejolak Global

Senin, 2 Mar 2026 - 19:16 WIB