DPRD Pamekasan Diminta Jangan Lelet usai Siswa Keracunan Massal Akibat MBG

- Wartawan

Rabu, 10 September 2025 - 16:01 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua DPRD Pamekasan saat sidak.

Ketua DPRD Pamekasan saat sidak.

PAMEKASAN, MADURA HARI INI | Aktivis Penegak Keadilan (APK) Madura, meminta DPRD Pamekasan mengusut tuntas kasus siswa yang keracunan akibat makan bergizi gratis (MBG) di Tlanakan Pamekasan.

Ketua APK, Ahmad Dhani menegaskan, tugas Dewan bukan hanya sidak, tapi harus kongkret memanggil pihak-pihak tertentu untuk memastikan penyebab yang ditimbulkan.

“Dewan harusnya sigap bukan hanya sidak, tapi harus kongkret memanggil dan mengevaluasi total,” ucapnya.

ADVERTISEMENT

ads.

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kata dia, hal serupa tidak boleh terjadi di tempat lain di Pamekasan, karena jelas sangat membahayakan siswa.

BACA JUGA :  Darurat! Anggota Komisi C DPRD Jatim Desak Pemerintah Atasi Peredaran Rokok Ilegal di Madura

Sebelumnya, Ketua DPRD Pamekasan Ali Masykur melakukan Inspeksi Mendadak (Sidak) melihat langsung kondisi 20 siswa yang dirawat di Puskesmas Tlanakan Pamekasan. Rabu (10/9/2025).

Siswa yang dirawat tersebut diduga keracunan usai konsumsi Makan Gizi Gratis (MBG).

Sejumlah siswa yang alami keracunan tersebut menjalani rawat jalan dengan keluhan mual, muntah, dan pusing. Semua siswa tersebut saat ini sedang dirawat di Puskesmas Tlanakan, RSUD Smart Pamekasan dan di Puskesmas Bandaran. Kejadian terjadi pada Selasa (09/9/2015).

“Bedasarkan keterangan dokter siswa yang mengalami keracunan sudah ada yang dipulangkan. Alasannya karena tidak terlalu parah,”ungkap Ketua DPRD Pamekasan, Ali Maskur.

Sementara siswa yang agak parah, kata Ali Masykur saat ini dirawat jalan ada yang di Puskesmas dan ada juga yang di rawat di RSUD Smart Pamekasan.

“Sebagian siswa yang keracunan agak parah karena Makanan Gizi Gratis (MBG) yang dimakan sampai habis,” Ungkapnya.

Politisi PPP tersebut berharap bagi penyedia MBG agar harus hati-hati dan ahli gizinya harus betul-betul mendampingi pul di dapur setempat.

BACA JUGA :  Harta Slamet Ariyadi DPR RI dari Madura Tembus Rp9,9 Miliar

Berdasarkan keterangan yang dihimpun dari beberapa sumber, kata Ali Masykur bahwa yang menyebabkan MBG beracun karena nasi, tumis, ayam dalam posisi keadaan panas kemudian membeku dan keluar kayak air. Artinya tanpa didinginkan terlebih dahulu.

BACA JUGA :  Semua Isi Rumah di Kangenan Pamekasan Raib Dicuri Maling, Ahli Waris Lapor Polres

Ketua DPRD Pamekasan akan memanggil semua pihak yang terlibat seperti ahli gizi, pemilik dapur dan dinas terkait. Agar penyaluran MBG tidak sembarangan diserahkan kepada siswa.

“Jadi kedepannya kami meminta kepada pemilik dapur agar lebih hati-hati dalam memberikan Makan Gizi Gratis. Karena kejadian ini benar-benar ada kelalaian dari pemilik dapur dan ahli gizi,” Katanya.

Penulis : Al

Berita Terkait

Polres Pamekasan Ungkap Kasus Jambret hingga Tewaskan Nenek Lansia
Wakil Ketua DPRD Pamekasan Apresiasi Kinerja Kapolres Pamekasan Cepat Ungkap Pelaku Jembret Nenek Lansia
Jambret yang Ditangkap Polisi hingga Tewaskan Nenek Lansia di Pamekasan Diduga Menjabat Kepala Dusun
Dugaan Korupsi Pokir DPRD Sumenep Masuk Tahap Audit Investigatif
BK Dewan Akan Panggil Oknum Komisi II DPRD Pamekasan, Buntut Dugaan Pesta Miras hingga Boking Wanita
Di Tengah Penyidikan Kasus Kurir SPX, Laporan Balik Mendadak Dilayangkan
Waduh! Oknum ASN Pemkab Pamekasan Terciduk Diduga Indehoy dengan Perempuan di Kost
Kasus Bisnis Pita Cukai Memanas, BC Madura Didesak Sidak PR Putri Dina Diana dan PR Aing Bening Jaya

Berita Terkait

Senin, 12 Januari 2026 - 22:03 WIB

Polres Pamekasan Ungkap Kasus Jambret hingga Tewaskan Nenek Lansia

Senin, 12 Januari 2026 - 17:29 WIB

Wakil Ketua DPRD Pamekasan Apresiasi Kinerja Kapolres Pamekasan Cepat Ungkap Pelaku Jembret Nenek Lansia

Sabtu, 3 Januari 2026 - 10:54 WIB

Dugaan Korupsi Pokir DPRD Sumenep Masuk Tahap Audit Investigatif

Jumat, 19 Desember 2025 - 15:34 WIB

BK Dewan Akan Panggil Oknum Komisi II DPRD Pamekasan, Buntut Dugaan Pesta Miras hingga Boking Wanita

Jumat, 19 Desember 2025 - 14:19 WIB

Di Tengah Penyidikan Kasus Kurir SPX, Laporan Balik Mendadak Dilayangkan

Berita Terbaru

Tim Resmob Satreskrim Polres Pamekasan berhasil mengungkap kasus pencurian dengan kekerasan yang terjadi di Jalan Raya Belltok, Desa Plakpak, Kecamatan Pegantenan, Kabupaten Pamekasan.

Hukum Dan Kriminal

Polres Pamekasan Ungkap Kasus Jambret hingga Tewaskan Nenek Lansia

Senin, 12 Jan 2026 - 22:03 WIB