Mobil Ambulans Terparkir, Puskesmas Teja Pamekasan Tetap Tolak Antarkan Jenazah Bayi

- Wartawan

Selasa, 7 April 2026 - 17:57 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi.

Ilustrasi.

PAMEKASAN, Madura Hari Ini- Layanan ambulans di Puskesmas Teja menjadi sorotan setelah tidak dapat digunakan untuk mengantar jenazah seorang bayi berusia dua bulan yang meninggal dunia, Senin, (6/4/2026). Pihak keluarga sangat kecewa atas kebijakan Puskesmas setempat.

Orang tua bayi, M. Roziki menjelaskan bahwa anak keduanya yang baru berusia dua bulan dibawa ke Puskesmas Teja dalam kondisi lemas. Namun sekitar lima menit setelah mendapatkan penanganan medis, bayi tersebut dinyatakan meninggal dunia. Pihak keluarga meminta agar jenazah diantar menggunakan ambulans puskesmas.

BACA JUGA :  Ulah Perbuatannya, Kini Pelaku Penusukan di Plakpak Pamekasan Ditahan Polisi

Hal tak terduga terjadi, permintaan tersebut ditolak. Penolakan terjadi meskipun keluarga menyatakan kesediaannya untuk membayar biaya ambulans. Bahkan ambulans puskesmas terlihat terparkir dan tidak sedang digunakan.

ADVERTISEMENT

ads.

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Ambulansnya ada, terlihat terparkir, tapi tidak bisa dipakai untuk membawa jenazah anak saya. Kalau memang tidak ada, mungkin kami bisa maklum. Terkpaksa kami menggunakan mobil cahaya ummat,” katanya.

BACA JUGA :  Kasus Pencurian Mesin Giling Minta Direkonstruksi Terbuka dan Gelar Perkara Khusus

Pelaksana Harian (Plh) Kepala Puskesmas Teja, dr. Henny Setyowati, menjelaskan bahwa keputusan tersebut diambil karena keterbatasan armada. Ia menyebutkan bahwa Puskesmas Teja hanya memiliki satu unit ambulans yang diprioritaskan untuk pasien hidup dan kondisi gawat darurat.

BACA JUGA :  Samhari Disebut Terlibat Kasus Pembunuhan di Batumarmar Pamekasan

“Permintaan keluarga adalah mengantar jenazah ke Sumenep. Jika ambulans digunakan ke luar daerah, maka kami tidak memiliki kendaraan cadangan apabila sewaktu-waktu ada pasien emergency yang membutuhkan rujukan,” ucapnya.

dr. Henny mengaku bahwa pihak Puskesmas mengaku telah memberikan alternatif dengan membantu mencarikan mobil jenazah.

“Kami membantu menghubungi pihak lain, termasuk Cahaya Ummat, untuk peminjaman mobil jenazah.” Tandasnya.

Berita Terkait

Gerebek Sarang Narkoba di Proppo, Polres Pamekasan Kejar Terduga Pelaku
Kasus Tambang Ilegal Mencuat, PC PMII Kecam Polres Pamekasan
Bea Cukai Madura Memburu Topan, DPO Diterbitkan 19 Agustus 2026
GSM-P Soroti Penanganan Kasus Rokok Bodong, Desak Bea Cukai Tindak Sosok ATK atau T
Yayasan Cendekia Pemerhati Cukai Indonesia Soroti Kontruksi Penanganan Kasus di BC Madura
Aktivis FAMAS Desak Bea Cukai Madura Tangkap ATK yang Diduga Dalang Peredaran Rokok Ilegal
Jadi DPO, Pria Asal Sampang Tersangka Dugaan Pencurian Rp55 Juta Diburu Polres Pamekasan
7 Hari Usai Penggeledahan Tak Muncul Tersangka, Masyarakat Akan Bawa Kotoran Sapi ke Kantor Kejari Pamekasan

Berita Terkait

Kamis, 1 Oktober 2026 - 15:30 WIB

Gerebek Sarang Narkoba di Proppo, Polres Pamekasan Kejar Terduga Pelaku

Rabu, 30 September 2026 - 14:25 WIB

Kasus Tambang Ilegal Mencuat, PC PMII Kecam Polres Pamekasan

Jumat, 21 Agustus 2026 - 18:49 WIB

Bea Cukai Madura Memburu Topan, DPO Diterbitkan 19 Agustus 2026

Selasa, 18 Agustus 2026 - 11:35 WIB

GSM-P Soroti Penanganan Kasus Rokok Bodong, Desak Bea Cukai Tindak Sosok ATK atau T

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 19:22 WIB

Yayasan Cendekia Pemerhati Cukai Indonesia Soroti Kontruksi Penanganan Kasus di BC Madura

Berita Terbaru