Hj. Ansari Dukung Program Sekolah Rakyat: Pendidikan Gratis untuk Putus Rantai Kemiskinan di Madura

- Wartawan

Sabtu, 27 September 2025 - 17:32 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bangkalan, Madura Hari ini – Anggota Komisi VIII DPR RI Fraksi PDI Perjuangan Dapil Jatim XI Madura, Hj. Ansari menghadiri forum koordinasi penyelenggaraan Sekolah Rakyat dan Kesejahteraan Sosial se-Madura di Pendopo Kabupaten Bangkalan. Sabtu (27/09/2025) pagi.

Dalam kegiatan yang juga dihadiri oleh Menteri Sosial Saifullah Yusuf tersebut, anggota dewan perempuan asal Kabupaten Pamekasan ini memberikan dorongan agar Kementerian Sosial (Kemensos) bisa mengentaskan kemiskinan dengan berbagai program yang dijalankan termasuk Program Sekolah Rakyat.

“Terimakasih kepada Kemensos yang telah menjalankan programnya dengan baik dan kami akan terus mendorong agar program-program Kemensos berjalan dengan maksimal di seluruh Indonesia, khususnya di Madura,” katanya di Bangkalan.

Legislator perempuan asal Madura ini, juga mendukung beroperasinya Sekolah Rakyat di Madura, sebagai rangkaian upaya memutus rantai kemiskinan di seluruh Indonesia.

“Program Sekolah Rakyat ini merupakan bagian dari program Kemensos untuk mengentaskan kemiskinan di Indonesia, termasuk di Madura,” tegasnya.

Tetapi, ia mengingatkan agar program Sekolah Rakyat di Madura memasukkan materi pelajaran muatan lokal dalam kurikulumnya, khususnya materi pelajaran keagamaan mengingat Madura adalah wilayah dengan basis pesantren.

Dasar dalam pelaksanaan program Sekolah Rakyat adalah Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 8 Tahun 2025, yang menugaskan pembentukan Sekolah Rakyat berasrama, untuk memastikan pendidikan berkualitas, gratis bagi siswa dari keluarga miskin.

BACA JUGA :  Wisuda VI STISA Pamekasan, Bupati Kholilurrahman Apresiasi Iklim Akademik Kampus

Sementara itu, Menteri Sosial Saifullah Yusuf mengungkapkan terima kasih kepada Hj. Ansari, Anggota Komisi VIII DPR RI yang merupakan mitra Kementerian Sosial atas dukungan dan dorongan program yang dijalankan oleh Kemensos.

“Terima kasih kepada Ibu Ansari yang berkenan hadir dan selalu memberikan dukungan kepada kami Kementerian Sosial. Beliau (Hj. Ansari) adalah mitra kami di DPR RI. Sekali lagi terima kasih,” ucapnya yang disambut tepuk tangan.

Gus Ipul, sapaan akrabnya menegaskan bahwa pelaksanaan Sekolah Rakyat di Madura sebagai bentuk kepedulian pemerintah yang dipimpin oleh Presiden Prabowo Subianto dalam upaya mengantaskan kemiskinan dan memberikan pendidikan gratis kepada masyarakat Madura.

BACA JUGA :  Heboh! Sumbangan Berkedok Masjid, Faktanya Mushola: Wali Murid MTsN 3 Sumber Bungur Keberatan

“Sekolah rakyat ini istimewa, programnya Pak presiden. Untuk memuliakan orang kecil termasuk di Madura, memberikan pendidikan gratis, menjangkau yang belum terjangkau, dan memungkinkan yang tidak mungkin,” kata Gus Ipul. Sabtu (27/9/2025).

Sebelumnya, Gus Ipul menegaskan, pada tahun 2025 sebanyak 165 Sekolah Rakyat telah beroperasi, dengan rincian 100 titik Sekolah Rakyat telah beroperasi pada Juli dan Agustus 2025. Sementara 65 titik tambahan akan beroperasi pada akhir September ini.

Sementara untuk jumlah guru yang bertugas sebanyak 2.407 guru, ditambah 4.442 tenaga pendidik telah ditugaskan untuk menunjang terlaksananya Sekolah Rakyat ini.

Berita Terkait

Wisuda VI STISA Pamekasan, Bupati Kholilurrahman Apresiasi Iklim Akademik Kampus
Bawa Harum Sekolah! MTsN 3 Pamekasan Kembali Sabet Juara Lomba Peringatan HGN 2025
Heboh! Sumbangan Berkedok Masjid, Faktanya Mushola: Wali Murid MTsN 3 Sumber Bungur Keberatan
Wali Murid Keluhkan MBG yang Disediakan Dapur SPPG Yayasan Ibnu Bachir Banyupelle Pamekasan
Kurang Modal, SPPG As Salman Pamekasan Stop Penyaluran MBG Ribuan Siswa
Viral! Gegara Tegur Anak Pejabat, Tangis Siswa Usai Kepsek SMPN 1 Prabumulih Dicopot
Was-was usai Kasus Siswa Keracunan, SPPG Launching 14 Dapur MBG di Pamekasan
Dialog Pendidikan Bersama Guru KB-TK Khadijah, Anggota DPD RI Lia Istifhama Bicara Mental Resiliensi Anak

Berita Terkait

Sabtu, 20 Desember 2025 - 10:04 WIB

Wisuda VI STISA Pamekasan, Bupati Kholilurrahman Apresiasi Iklim Akademik Kampus

Kamis, 18 Desember 2025 - 17:42 WIB

Bawa Harum Sekolah! MTsN 3 Pamekasan Kembali Sabet Juara Lomba Peringatan HGN 2025

Rabu, 10 Desember 2025 - 14:48 WIB

Heboh! Sumbangan Berkedok Masjid, Faktanya Mushola: Wali Murid MTsN 3 Sumber Bungur Keberatan

Senin, 1 Desember 2025 - 14:48 WIB

Wali Murid Keluhkan MBG yang Disediakan Dapur SPPG Yayasan Ibnu Bachir Banyupelle Pamekasan

Senin, 17 November 2025 - 22:27 WIB

Kurang Modal, SPPG As Salman Pamekasan Stop Penyaluran MBG Ribuan Siswa

Berita Terbaru

Ach Suhairi, sebagai pengusul membenarkan kalau dirinya sudah dimintai keterangan terkait usulan pemakzulan bupati, namun masih menunggu proses verifikasi dan hasilnya.

Politik dan Pemerintahan

Memanas, Komisi I DPRD Pamekasan Mulai Bahas Usulan Pemakzulan Bupati Pamekasan

Selasa, 13 Jan 2026 - 16:19 WIB