Pamekasan, Madura Hari ini – Anggota DPR RI Komisi VIII dari Fraksi PDI Perjuangan, Hj. Ansari, menggelar dialog bersama sejumlah jurnalis di Kabupaten Pamekasan. Kegiatan tersebut berlangsung di kediamannya di Kelurahan Lawangan Daya, Kecamatan Pademawu, Kamis (12/3/2026) malam.
Dalam pertemuan yang berlangsung santai dan penuh keakraban itu, Hj. Ansari didampingi sang suami, Hj. Taufadi, yang juga menjabat sebagai Ketua DPC PDI Perjuangan Pamekasan.
ADVERTISEMENT
.
SCROLL TO RESUME CONTENT
Dialog tersebut menjadi ruang terbuka bagi para wartawan untuk menyampaikan berbagai pandangan, masukan, hingga kritik terkait pembangunan di daerah, khususnya di Kabupaten Pamekasan dan wilayah Madura secara umum.
Hj. Ansari mengatakan, peran jurnalis sangat penting sebagai penyampai informasi sekaligus pengawas sosial yang dekat dengan realitas masyarakat. Karena itu, ia sengaja mengundang para jurnalis untuk berdiskusi secara langsung.
“Pertemuan ini untuk meminta masukan dan kritik pembangunan kepada wartawan. Teman-teman media tentu banyak melihat kondisi di lapangan,” ujar Hj. Ansari.
Menurutnya, masukan dari insan pers sangat dibutuhkan agar program pembangunan dapat berjalan lebih baik dan tepat sasaran, terutama dalam menyerap aspirasi masyarakat.
Sementara itu, Hj. Taufadi menambahkan, komunikasi yang baik antara tokoh publik dan jurnalis menjadi bagian penting dalam membangun keterbukaan informasi serta memperkuat demokrasi di daerah.
Kegiatan dialog tersebut berlangsung hangat, diselingi diskusi ringan mengenai berbagai isu pembangunan daerah, peran media, serta harapan masyarakat ke depan. Para jurnalis yang hadir pun memanfaatkan kesempatan itu untuk menyampaikan sejumlah pandangan dan pengalaman mereka di lapangan.
Kegiatan dialog tersebut berlangsung hangat, diselingi diskusi ringan mengenai berbagai isu pembangunan daerah, peran media, serta harapan masyarakat ke depan. Para jurnalis yang hadir pun memanfaatkan kesempatan itu untuk menyampaikan sejumlah pandangan dan pengalaman mereka di lapangan.
Melalui dialog tersebut, Hj. Ansari berharap hubungan antara wakil rakyat dan insan pers dapat terus terjalin dengan baik, sehingga bersama-sama dapat mendorong pembangunan yang lebih berpihak kepada masyarakat.
Menariknya, pertemuan tersebut tidak hanya diisi dengan dialog dan diskusi, tetapi juga ditutup dengan tausiyah yang disampaikan oleh wartawan senior, KH. Ghozi Mujtaba. Dalam tausiyahnya, ia mengingatkan pentingnya menjaga, kejujuran, amanah, akhlak, dan berhati-hati dalam makanan dalam menjalankan profesi, baik sebagai jurnalis maupun sebagai pemimpin











