MADURA HARI INI | PAMEKASAN – Bimbingan Teknis (Bimtek) Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Dispendukcapil) Pamekasan yang digelar di Kota Batu Malang, terus melebar, meski sudah dibantah.
Ketua Aktivis Forum Mahasiswa dan Masyarakat Revolusi (Formaasi) Iklal menuding bahwa acara itu hanya taktik atau akal-akalan Dispendukcapil Pamekasan untuk pungut uang.
“Perwakilan Desa dan Puskesmas wajib bayar Rp2.6 juta, dari 150 peserta, maka uang Rp390 juta masuk, dan di tf ke rekening pribadi itu,” kata Iklal di Pamekasan, Kamis (14/5/2026).
ADVERTISEMENT
.
SCROLL TO RESUME CONTENT
Lebih lanjut, Iklal mengatakan, jika dalih Capil karena di Pamekasan tempat tidak memadai, maka alasan tersebut sangat tidak masuk akal.
“Banyak hotel, dan tempat lainnya di Pamekasan yang mampu menampung hingga seribu orang,” katanya, Kamis (14/5/2026).
Kata dia, kasus ini harusnya menjadi atensi serius Pemkab Pamekasan karena ditengah efisiensi anggaran dinas menggelar kegiatan diluar pulau.
“Kasus ini harusnya menjadi atensi serius, apalagi omon-omon pemerintah daerah selalu efesiensi,” ujarnya.
Sementara itu, diberitakan sebelumnya, Kepala Dispendukcapil Pamekasan menyampaikan, gelaran kegiatan ini sudah kesekian kalinya di Malang.
“Jadi kami sudah kedua kali menggelar Malang, bukan di Pamekasan,” katanya,
Menurutnya, ia sudah melakukan survei tempat di Pamekasan. Namun, dengan jumlah peserta yang ada, Dispendukcapil tidak menemukan tempat yang memadai.
“Kemarin pesertanya 80 Desa, sekarang 179 Desa, dan kami sudah survei, dengan orang sebanyak itu ternyata disini tidak ada tempat yang bisa menampung orang sebanyak itu,” paparnya.
Kata Agus, setelah dilakukan pendataan, delegasi Desa dan Puskesmas mencapai 150 orang. Kemudian, hotel tetap mau bersedia.
“Ternyata yang ikut hanya 150, tetapi disana tetap mau dengan kita,” terangnya.
Ia juga membenarkan nominal pembayaran tersebut. Tujuannya, untuk akomodasi dan fasilitas peserta selama bimtek.
“Jadi nominal Rp2.6 untuk peserta. Mulai penginapan, konsumsi. Kami berangkat bersama dan pulang bersama. Bukan untuk kami. Bimtek dua hari tiga malan di hotel itu,” tandasnya.











