Jumat Depan, Famas Mahardika Serahkan Sampel Rokok PR Subur Jaya HJS ke Kantor Kemenkeu RI

- Wartawan

Minggu, 10 Mei 2026 - 18:43 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kantor Kemenkeu RI (Foto : dok Kemenkeu).

Kantor Kemenkeu RI (Foto : dok Kemenkeu).

PAMEKASAN, MADURA HARI INI| Setelah menggelar aksi demonstrasi di Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Bea dan Cukai Jawa Timur I, Sidoarjo, Rabu (29/4/2026), Lembaga Front Aksi Massa (Famas) bersama Mahardika akan melakukan aksi lanjutan.

Aksi lanjutan itu akan dilakukan ke Direktorat Jenderal Bea & Cukai RI dan Kementrian Keuangan (Kemenkeu) RI pada jumat tanggal 15 Mei 2026, pukul 13.00 WIB.

Dalam poster seruan yang beredar luas, massa menargetkan pengerahan sekitar 250 orang ke jakarta pusat.

ADVERTISEMENT

ads.

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ketua Mahardika, Iwan CH menegaskan bahwa pihaknya akan membawa tiga tuntutan.

BACA JUGA :  Viral Video Mobil Kopdes Digunakan Angkut Tembakau di Madura

“Pertama meminta tutup penuh gudang PR Subur Jaya di Pamekasan yang diduga memproduksi rokok ilegal. Kedua, copot Kepala Kanwil Bea Cukai Jatim I dan Kepala Bea Cukai Madura yang dituding gagal bertindak tegas. Ketiga, Cabut izin NPPBKC PR Subur Jaya,” ujar Iwan CH di Pamekasan, Minggu (10/5/2026).

Sebelumnya, Mahardika dan Famas menyoroti dugaan maraknya pelanggaran pita cukai rokok dan peredaran rokok ilegal PR Subur Jaya HJS yang lepas landas dikirim ke luar daerah.

BACA JUGA :  JMP Beri Kado Istimewa untuk Ketua PWI Pamekasan usai Jadi Asesor Dewan Pers

Mereka juga sempat mendesak pihak Bea Cukai Jatim I untuk segera melakukan inspeksi mendadak (sidak) terhadap gudang rokok milik PR Subur Jaya HJS yang berkantor di Pamekasan, Madura.

Mereka mengklaim menemukan indikasi pelanggaran berupa produksi rokok dengan pita cukai yang tidak sesuai ketentuan, hingga produk yang beredar tanpa dilekati pita cukai.

“Rokok HJS Mild jenis SKM isi 20 ditempeli pita SKT, itu jelas masuk kategori ilegal karena salah tempel. Selain itu, ada juga produk Just Mild dan Just Full jenis SKM isi 20 yang beredar tanpa pita cukai,” jelasnya.

BACA JUGA :  Terancam Ditutup, Yayasan SPPG Nurul Haromain Lakukan Blunder, Tanpa Ahli Gizi Sajikan MBG Berulat

Iwan menuding pegawai Bea Cukai di wilayah Madura diduga sengaja melakukan pembiaran. Namun, dalam aksi tersebut, massa  tidak ditemui oleh pihak Kanwil Bea Cukai Jatim I.

Tidak hanya itu, mereka juga berencana akan mendatangi langsung kantor KPK RI agar memeriksa pemilik rokok HJS Mild terkait dugaan TPPU dan pelanggaran Cukai.

“Kami juga meminta agar KPK memeriksa adanya dugaan Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU) dan pelanggaran Cukai rokok yang diproduksi PR Subur Jaya tersebut,” tandasnya.

Berita Terkait

Pelarian Terduga Pelaku Investasi Seblak Moms Iphiie Berakhir, Polres Pamekasan Berhasil Meringkus
Kades di Sampang Ikut Demo Penolakan Indomaret Berujung Perusakan di Pamekasan
Polres Pamekasan Akan Panggil Pelaku Perusakan Indomaret di Desa Panaan
Ibu di Pamekasan Dapat Pengancaman dan Perusakan Tempat Usaha, Polisi Tahap Penyelidikan
Polres Pamekasan Atensi Kasus Kekerasan Terhadap Santri di Batumarmar
Praperadilan Ditolak Hakim PN Pamekasan, Kubu Tersangka Siapkan Langkah ke DPR RI
Jenazah Ibu di Pamekasan Sempat Tertahan, Gegara Tak Sanggup Bayar 9 Juta
Usai Didatangi Pengacara dan Keluarga Tersangka, Polres Pamekasan Perjelas Duduk Perkara Dugaan Pemerkosaan

Berita Terkait

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 17:55 WIB

Pelarian Terduga Pelaku Investasi Seblak Moms Iphiie Berakhir, Polres Pamekasan Berhasil Meringkus

Jumat, 9 Oktober 2026 - 15:37 WIB

Kades di Sampang Ikut Demo Penolakan Indomaret Berujung Perusakan di Pamekasan

Jumat, 9 Oktober 2026 - 13:25 WIB

Polres Pamekasan Akan Panggil Pelaku Perusakan Indomaret di Desa Panaan

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:43 WIB

Ibu di Pamekasan Dapat Pengancaman dan Perusakan Tempat Usaha, Polisi Tahap Penyelidikan

Selasa, 6 Oktober 2026 - 11:04 WIB

Polres Pamekasan Atensi Kasus Kekerasan Terhadap Santri di Batumarmar

Berita Terbaru