Minta Warganya Sendiri Ditangkap, Ini Profil Bupati Sampang dengan Harta Tajir Melintir

- Wartawan

Sabtu, 1 November 2025 - 21:02 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bupati Sampang H Idi.

Bupati Sampang H Idi.

SAMPANG, MADURA HARI INI. Bupati Sampang H. Slamet Junaidi, kembali menjadi sorotan publik usai warganya sendiri diminta untuk segera ditangkap.

Permintaan penangkapan tersebut disampaikan ia sendiri kepada Kapolres Sampang di salah satu acara.

Menurutnya, sebab warganya sendiri telah melakukan pengerusakan fasilitas umum alun-alun kota Sampang saat gelar aksi pada 28 Oktober 2025 mendesak Pilkades segera digelar.

ADVERTISEMENT

ads.

SCROLL TO RESUME CONTENT

H. Idi sebutan akrabnya, sempat menjadi sorotan karena pada saat aksi tidak menemui warganya langsung.

Namun, baru-baru ini justru muncul di media meminta agar Kapolres Sampang segera menangkap pelaku, yang tidak lain warganya sendiri.

BACA JUGA :  Gempur Rokok Ilegal! 981 Bungkus Disita di Jantung Kota Surabaya

Lalu, Siapa H. Slamet Junaidi? Dalam catatan Laporan Harta Kekayaan Pejabat Negara (LHKPN) yang dikirim ke Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) RI per 21 September 2024, memiliki total harta kekayaan senilai hampir 10M atau tepatnya Rp9.805.950.000.

Kekayaan terbesar dari Slamet Junaidi bukan berasal dari aset tanah dan bangunan, melainkan dari alat transportasi, dia banyak mengoleksi mobil mewah dengan total hampir 6M.

Tercatat bahwa bupati terpilih Kabupaten Sampang memiliki 6 bidang tanah yang berlokasi Bogor dengan total senilai Rp3.205.000.000.

Sedangkan untuk alat transportasi yang dilaporkan totalnya senilai Rp5.765.000.000 yang terdiri dari 9 mobil dengan rincian:

1. Mobil Rubicon Jeep tahun 2011 senilai Rp800 juta

BACA JUGA :  Lo! Bupati Sampang Haji Idi Desak Kapolres Tangkap Warganya Sendiri

 

2. Mobil Hummer H3L RHD A/T tahun 2010 senilai Rp1 miliar

 

3. Mobil Hummer H3 tahun 2009 senilai Rp925 juta

 

4. Mobil Toyota FJ45 tahun 1978 senilai Rp100 juta

 

5. Mobil Suzuki SJ410 Katana 2WD tahun 1995 senilai Rp80 juta

 

6. Mobil Toyota Kijang KF60 tahun 1997 senilai Rp50 juta

 

7. Mobil Honda HR-V RU5 1.8 tahun 2017 senilai Rp210 juta

 

8. Mobil Jeep Wrangler 3.6 AT Sport tahun 2013 senilai Rp700 juta

 

9. Mobil Lexus LX570 A/T tahun 2016 senilai Rp1,9 miliar

BACA JUGA :  Buntut Kasus Ternak Pita Cukai PR Subur Sejahtera Disebut Libatkan Pihak Lain

 

Sementara, Sampang dijuluki sebagai kabupaten termiskin di Jawa Timur.

Bukan tanpa sebab, kabupaten ini selalu menjadi daerah termiskin nomor 1 di Jatim dalam kurun waktu 3 tahun terakhir, data diperoleh Minggu, 19/01/2025.

Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), persentase penduduk miskin di Kabupaten Sampang sebesar 21,76 persen dan menjadi daerah dengan persentase kemiskinan tertinggi di tahun 2024.

Begitu juga di tahun 2023, Sampang juga menjadi kabupaten termiskin dengan persentase penduduk miskin sebesar 21,61 persen.

Adapun di tahun 2022, persentase penduduk miskin di Kabupaten Sampang bahkan tercatat dalam data BPS sebesar 23,76 persen.

Penulis : Ali

Berita Terkait

Tega! Pria di Pamekasan Perkosa Iparnya Sendiri yang Memiliki Ganguan Mental Disabilitas
Polres Pamekasan Periksa Maraton Kasus Perusakan Lahan, CV Dzarrin dan PR Paku Alam Mangkir
Mobil Ambulans Terparkir, Puskesmas Teja Pamekasan Tetap Tolak Antarkan Jenazah Bayi
Warga Pamekasan Tertipu! Pelaku Catut Nama Satuan TNI, Modus Pesanan Pelumas Senjata dan Headset Taktis Militer
Berkas Tersangka Oknum Lora Kasus TPKS di Pamekasan Dilimpahkan, Polisi Tak Lakukan Penahanan
Pemilik Monyet Diperiksa Dugaan Unsur Kelalaian, Buntut Tewaskan Bocah
Periksa 4 Saksi, Dua Oknum Eksekutor Proyek Perusakan Lahan di Bulangan Barat Pamekasan Dipanggil Polisi
Polsek Tlanakan Gulung Dua Pedagang Miras

Berita Terkait

Rabu, 8 April 2026 - 20:27 WIB

Tega! Pria di Pamekasan Perkosa Iparnya Sendiri yang Memiliki Ganguan Mental Disabilitas

Rabu, 8 April 2026 - 13:17 WIB

Polres Pamekasan Periksa Maraton Kasus Perusakan Lahan, CV Dzarrin dan PR Paku Alam Mangkir

Selasa, 7 April 2026 - 17:57 WIB

Mobil Ambulans Terparkir, Puskesmas Teja Pamekasan Tetap Tolak Antarkan Jenazah Bayi

Selasa, 7 April 2026 - 01:42 WIB

Warga Pamekasan Tertipu! Pelaku Catut Nama Satuan TNI, Modus Pesanan Pelumas Senjata dan Headset Taktis Militer

Sabtu, 4 April 2026 - 20:20 WIB

Berkas Tersangka Oknum Lora Kasus TPKS di Pamekasan Dilimpahkan, Polisi Tak Lakukan Penahanan

Berita Terbaru