Terungkap! Sang Paman di Sampang Nodai Keponakan Sendiri

- Wartawan

Kamis, 30 April 2026 - 20:52 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Polisi Sampang.

Polisi Sampang.

SAMPANG, Madura Hari Ini. Seorang pria berinisial S (36) warga Kecamatan Kedungdung, Kabupaten Sampang, ditangkap aparat kepolisian lantaran diduga melakukan tindakan asusila terhadap anak yang masih bawah umur.

Korban berinisial IPS (14), yang juga merupakan keponakan terduga pelaku.

Kasi Humas Polres Sampang, AKP Eko Puji Waluyo, menyampaikan bahwa Peristiwa ini dilaporkan ke Polres Sampang pada Senin, 27 April 2026 sekitar pukul 16.15 WIB.

“Terduga pelaku sudah kami amankan di Rutan Polres Sampang, saat ini masih menjalani proses penyidikan lebih lanjut,” ujar AKP Eko, Kamis (30/4/2026).

Berdasarkan laporan, peristiwa memilukan itu diduga terjadi dalam rentang waktu sejak tahun 2023 hingga Minggu, 26 April 2026.

“Korban IPS ini merupakan keponakan pelaku, sehingga hubungan keduanya masih dalam lingkup keluarga dekat,” jelas AKP Eko.

Kata dia, kejadian bermula saat korban sedang berada di dalam kamar bersama adik sepupunya yang masih berusia 4 tahun.

BACA JUGA :  Periksa Sana-Sini, Polres Pamekasan Belum Juga Tetapkan Tersangka Kasus Perusakan Lahan

Kemudian pelaku masuk ke dalam kamar dan menutup pintu, sebelum akhirnya melakukan tindakan kekerasan seksual terhadap korban.

“Korban sempat melakukan perlawanan dan meminta pelaku menghentikan perbuatannya, namun tidak diindahkan. Bahkan, korban juga sempat berusaha berteriak, tetapi mulutnya ditutup oleh pelaku,” bebernya.

“Akibat kejadian tersebut, korban mengalami trauma mendalam. Selain merasakan sakit di area intimnya, korban juga dilaporkan mengalami ketakutan, terutama saat berinteraksi dengan laki -laki,” imbuhnya.

BACA JUGA :  ARPG Dukung Revisi UU BUMN Yang Akan Mengatur Larangan Wakil Menteri Rangkap Komisaris

Polisi menyita satu setel baju milik korban yang di pakai saat kejadian sebagai barang bukti.

“Atas perbuatannya pelaku dijerat UU Pasal Dan Juncto Subsider Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 Tentang KUHP 473 Ayat (2) huruf b UU 1/2023 Pasal 415 huruf b KUHP,” tutup AKP Eko Puji Waluyo. (red)

Berita Terkait

Diduga Jadi Sarang Jual Beli Pita Cukai, PR MTN Jaya di Guluk-Guluk Didesak Diaudit Total dan Ditutup Permanen
Ragukan Status Operator, Polres Pamekasan Didesak Naikkan Perkara Kasus PAW Kades Gugul
Polres Pamekasan Tangkap Warga Sampang Kasus Narkoba
Tersangka Penipuan Travel Umrah di Pamekasan Dijebloskan ke Penjara
2 Pelapor Korwil BGN Pamekasan Diperiksa Polisi, Penyidik Tanyakan 4 Poin Krusial
Berkali-kali Lolos, Polres Pamekasan Akhiri Aksi Pencurian Ibu dan Anak Asal Pontianak
Gawat! KPK Periksa 16 Saksi Kasus Dana Hibah di Polres Sumenep
Gegara Unggahan Akun Tiktok @Janda yang Tersakiti 3 Kali, Warga Proppo Pamekasan Lapor Polisi

Berita Terkait

Rabu, 3 Juni 2026 - 22:10 WIB

Diduga Jadi Sarang Jual Beli Pita Cukai, PR MTN Jaya di Guluk-Guluk Didesak Diaudit Total dan Ditutup Permanen

Rabu, 3 Juni 2026 - 10:19 WIB

Ragukan Status Operator, Polres Pamekasan Didesak Naikkan Perkara Kasus PAW Kades Gugul

Sabtu, 30 Mei 2026 - 14:23 WIB

Polres Pamekasan Tangkap Warga Sampang Kasus Narkoba

Senin, 25 Mei 2026 - 09:41 WIB

Tersangka Penipuan Travel Umrah di Pamekasan Dijebloskan ke Penjara

Sabtu, 23 Mei 2026 - 17:19 WIB

2 Pelapor Korwil BGN Pamekasan Diperiksa Polisi, Penyidik Tanyakan 4 Poin Krusial

Berita Terbaru