APTMA Tegas! Aksi Buruh di Pamekasan Bukan Tanpa Sebab, Bantah Isu Hoaks Tanpa Surat Pemberitahuan

- Wartawan

Rabu, 28 Januari 2026 - 21:13 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pamekasan, Madura Hari ini– Aksi protes buruh yang sempat memanas di Pamekasan disebut bukan terjadi tanpa alasan. Asosiasi Pengusaha Tembakau Muda Madura (APTMA) menegaskan, reaksi buruh merupakan akumulasi dari keresahan atas aktivitas sejumlah oknum lembaga swadaya masyarakat (LSM) yang dinilai mengganggu jalannya produksi industri hasil tembakau (IHT).

 

Perwakilan APTMA menyampaikan, dalam konteks sosial Madura yang menjunjung tinggi adab dan budaya, gesekan tidak akan terjadi apabila semua pihak menghormati nilai-nilai lokal. “Tidak akan ada asap kalau tidak ada api. Jika keberadaan LSM benar-benar menjunjung tinggi adab dan kultur Madura yang baik, reaksi seperti ini tidak akan muncul,” ujarnya.

 

APTMA juga membantah isu yang beredar terkait tidak adanya surat pemberitahuan aksi. Menurutnya, kabar tersebut tidak benar atau hoaks. Secara prosedural, kepolisian tidak mungkin melakukan pengamanan tanpa adanya pemberitahuan resmi. “Secara logika dan SOP kepolisian, pengamanan tidak akan dilakukan tanpa adanya surat pemberitahuan yang jelas,” tegasnya.

 

Lebih lanjut, APTMA menilai keberadaan oknum LSM tertentu yang datang ke kawasan industri justru mengganggu aktivitas buruh pabrik. Hal tersebut dinilai berpotensi mengancam keberlangsungan kerja ribuan buruh tembakau. “Kami bukan mencari pembenaran, tapi berharap oknum LSM yang datang dan mengganggu aktivitas pekerja buruh pabrik IHT perlu diberi peringatan agar tidak bertindak semena-mena,” katanya.

BACA JUGA :  Waduh! Gegara Gadaikan Motor Tak Izin, Warga Sampang Dibekuk Polisi

 

Menanggapi isu dugaan pelanggaran Pasal 307 KUHP baru terkait buruh yang membawa kayu dan besi saat aksi, APTMA menilai hal tersebut lebih bersifat simbol perlawanan. Benda-benda tersebut, menurutnya, tidak digunakan untuk melukai orang maupun merusak fasilitas umum. “Itu simbol ekspresi perlawanan, bukan dalam konteks niat membunuh atau melakukan perusakan,” jelasnya.

BACA JUGA :  "Marbol Group" Abaikan Peringatan Keras Kapolres Pamekasan Soal Konsekuensi Terbangkan Balon Udara Api

 

APTMA pun mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama menjaga iklim tata niaga tembakau di Pamekasan agar tetap kondusif. Industri hasil tembakau dinilai sebagai penopang utama hajat hidup ribuan buruh dan keluarganya. “Mari kita jaga iklim tata niaga Pamekasan dari oknum LSM yang nakal. Kepentingan hidup buruh IHT harus menjadi prioritas bersama,” pungkasnya.

Berita Terkait

Polres Pamekasan Tangkap Warga Sampang Kasus Narkoba
Tersangka Penipuan Travel Umrah di Pamekasan Dijebloskan ke Penjara
2 Pelapor Korwil BGN Pamekasan Diperiksa Polisi, Penyidik Tanyakan 4 Poin Krusial
Berkali-kali Lolos, Polres Pamekasan Akhiri Aksi Pencurian Ibu dan Anak Asal Pontianak
Gawat! KPK Periksa 16 Saksi Kasus Dana Hibah di Polres Sumenep
Gegara Unggahan Akun Tiktok @Janda yang Tersakiti 3 Kali, Warga Proppo Pamekasan Lapor Polisi
Polisi Bakal Periksa Korwil BGN Pamekasan Buntut Laporan Dugaan Pungli
Dikejar ke NTB, Pencuri Emas di Toko Emas Jakarta Pamekasan Akhirnya Tertangkap
Tag :

Berita Terkait

Sabtu, 30 Mei 2026 - 14:23 WIB

Polres Pamekasan Tangkap Warga Sampang Kasus Narkoba

Senin, 25 Mei 2026 - 09:41 WIB

Tersangka Penipuan Travel Umrah di Pamekasan Dijebloskan ke Penjara

Sabtu, 23 Mei 2026 - 17:19 WIB

2 Pelapor Korwil BGN Pamekasan Diperiksa Polisi, Penyidik Tanyakan 4 Poin Krusial

Rabu, 20 Mei 2026 - 21:54 WIB

Berkali-kali Lolos, Polres Pamekasan Akhiri Aksi Pencurian Ibu dan Anak Asal Pontianak

Selasa, 19 Mei 2026 - 21:54 WIB

Gawat! KPK Periksa 16 Saksi Kasus Dana Hibah di Polres Sumenep

Berita Terbaru

Borgol.

Hukum Dan Kriminal

Polres Pamekasan Tangkap Warga Sampang Kasus Narkoba

Sabtu, 30 Mei 2026 - 14:23 WIB