Waduh, Warga Bulangan Barat akan Datangi Mapolres Pamekasan, Akan Beri Rapot Merah untuk Kapolres

- Wartawan

Senin, 9 Februari 2026 - 10:29 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PAMEKASAN, MADURA HARI INI. Pelapor, Samsuri dan Jamaludin warga Bulangan Barat, Kecamatan Pegantenan, Kabupaten Pamekasan yang lahan dan pohonnya ditebang tanpa izin mengaku geram dengan proses hukum yang ditangani Polres Pamekasan.

Sebelumnya, dua warga Bulangan Barat itu telah melapor ke Polres Pamekasan pada bulan Oktober 2025 lalu. Hingga kini, dinilai belum ada keseriusan untuk mengungkap status perusaknya.

Keduanya merasa dirugikan atas adanya pelebaran jalan yang dilakukan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Pamekasan sewaktu dijabat Amin Jabir sebagai Kepala Dinas. Akibatnya, mereka mengaku mengalami kerugian hingga Ratusan Juta.

“Kami akan mendatangi Mapolres Pamekasan. akan mempertanyakan keseriusan Kapolres dan Satreskrim Polres Pamekasan dalam mengusut perusak lahan kami,” ucapnya, di Pamekasan, Senin (9/2/2026).

Pihaknya, mengaku akan memberikan rapot merah untuk Kapolres Pamekasan yang dinilai telah gagal melaksanakan tugasnya.

BACA JUGA :  Kasus Penggelapan Mobil, Wahyu Anak Bos Rokok Ayunda Penuhi Panggilan Polres Pamekasan

“Ini bentuk pengawasan kami sebagai warga terdampak proyek pemerintah. Siapa yang terlibat harus dijerat dengan undang-undang yang berlaku,” ungkapnya.

Sebelumnya, berdasarkan informasi yang diterima dari kuasa hukum Samsuri dan Jamaludin, Erfan mengungkapkan bahwa penanganan laporan di Polres Pamekasan masih tahap klarifikasi biasa.

Ia juga menyayangkan sikap Polres Pamekasan yang terkesan tidak serius di dalam menangani perkara pengerusakan lahan milik kliennya tersebut.

“Sudah hampir setengah tahun berjalan, tapi kabarnya masih tetap proses klarifikasi. Tidak ada kepastian. Ini membuat masyarakat bertanya-tanya, sebenarnya kasus ini serius ditangani atau tidak,” kata Erfan.

BACA JUGA :  Haduh! Makin Tak Karuan Jenis Rokok Ilegal di Pamekasan, Tokoh Ini Bikin Merek "Papi Mami"

Tak hanya itu, saat dikonfirmasi terkait lambannya penanganan kasus tersebut, Kasat Reskrim Polres Pamekasan maupun Kapolres Pamekasan hingga kini juga belum memberikan tanggapan atau respon resmi.

Kondisi ini semakin memperkuat anggapan masyarakat bahwa aparat penegak hukum kurang menunjukkan keseriusan dalam menangani laporan tersebut.

Berita Terkait

Kalah Kasasi Lalu Kabur, Mantan Kades Panden Pamekasan Ditangkap Kasus Sewa Tanah Percaton, Desa Rugi Rp1,5 Miliar
Viralnya Susu MBG Berulat di Pamekasan, Yayasan SPPG Kemala Bhayangkari Belum Beri Klarifikasi
Gempar! Video Asusila Dua Sejoli Diduga Pelajar SMP di Pamekasan
Viral MBG Susu Berulat di SDN Sentol 2 Pamekasan, Satgas Kapan Akan Tindak Tegas?
Sopir Berhasil Kabur, 936 Ribu Batang Rokok Ilegal Dilimpahkan ke Bea Cukai Madura
Pelaku Gendam Tipu Lansia Modus Jual Sapi dan Kambing Diringkus Polres Pamekasan
Gawat! Aktivis Pamekasan Teriak Adanya Dugaan Suap Saat Demo di Kantor Bea Cukai Madura
Tega! Pria di Pamekasan Perkosa Iparnya Sendiri yang Memiliki Ganguan Mental Disabilitas

Berita Terkait

Jumat, 17 April 2026 - 10:19 WIB

Kalah Kasasi Lalu Kabur, Mantan Kades Panden Pamekasan Ditangkap Kasus Sewa Tanah Percaton, Desa Rugi Rp1,5 Miliar

Jumat, 17 April 2026 - 02:04 WIB

Viralnya Susu MBG Berulat di Pamekasan, Yayasan SPPG Kemala Bhayangkari Belum Beri Klarifikasi

Jumat, 17 April 2026 - 00:52 WIB

Gempar! Video Asusila Dua Sejoli Diduga Pelajar SMP di Pamekasan

Kamis, 16 April 2026 - 19:27 WIB

Viral MBG Susu Berulat di SDN Sentol 2 Pamekasan, Satgas Kapan Akan Tindak Tegas?

Kamis, 16 April 2026 - 03:05 WIB

Pelaku Gendam Tipu Lansia Modus Jual Sapi dan Kambing Diringkus Polres Pamekasan

Berita Terbaru

PWI Beri Catatan: Demo DPD NasDem Pamekasan Dinilai Bukan Langkah Efektif .

Politik dan Pemerintahan

PWI Beri Catatan: Demo DPD NasDem Pamekasan Dinilai Bukan Langkah Efektif 

Kamis, 16 Apr 2026 - 18:23 WIB